PASCA MELAHIRKAN
10 Januari 2020

Strategi Efektif Meningkatkan Produksi ASI: Power Pumping

Rahasia Memperlacar Produksi ASI
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Prita Apresianti
Disunting oleh Prita Apresianti

Moms sering cemas dengan produksi ASI, takut tidak mencukupi? Jangan dulu buru-buru beralih ke susu formula. Ada metode terbaru yang wajib dicoba, demi ASI tercinta, yaitu power pumping.

Kenalan dengan Power Pumping

Screen Shot 2019-07-05 at 11.12.11.png

Power Pumping, juga dikenal sebagai pemompaan kluster, adalah metode yang sudah diuji coba yang dilakukan oleh banyak ibu menyusui secara eksklusif untuk meningkatkan suplai ASI. “Strategi power pumping adalah dengan meningkatkan frekuensi memompa ASI. Dengan begitu Moms memberi sinyal ke tubuh untuk memperbanyak produksi ASI.

Metode power pumping kurang lebih sama dengan marathon menyusui saat bayi mengalami lonjakan pertumbuhan atau yang biasa dikenal dengan growth spurt. Selama masa-masa ini, bayi lebih kuat, lebih sering dan lebih lama menyusui yang memicu meningkatnya pelepasan prolaktin dari kelenjar pituitari. Hormon ini mengandung pesan untuk “memproduksi lebih banyak ASI.”

Waktu Terbaik buat Memulai

Screen Shot 2019-07-05 at 11.17.14.png

Menurut Genevieve Howland, Childbirth Educator dan Breastfeeding Advocate, sekaligus penulis buku The Mama Natural Week-by-Week Guide to Pregnancy and Childbirth, Moms disarankan memulai power pumping ketika sudah merasa persediaan ASI di payudara merosot jumlahnya. Kalau bicara soal cara terbaik buat merangsang produksi ASI, sudah pasti menyusui sesering mungkin jadi solusi, tapi jika Moms adalah wanita pekerja, sudah pasti ini tak mungkin rutin dilakukan.

Tapi ingat, jangan cemas berlebihan. Karena menurut dr. Aini, CIMI konselor laktasi dari Kemang Medical Center dalam Kuliah Whatsapp di Group Newborn Orami Community, selama kenaikan berat badan bayi normal dan buang air kecil minimal 6 kali sehari, artinya Si Kecil cukup konsumsi ASI-nya.

Cari Tahu Caranya

Screen Shot 2019-07-05 at 11.19.58.png

Intinya, Power Pumping dilakukan dan dihentikan dalam rentang waktu satu jam dalam satu hari.

Untuk melakukan metode ini, pilihlah satu jam setiap pagi atau malam hari dan lakukan teknik pemompaan berikut:

  1. Pompa selama 20 menit; istirahat 10 menit
  2. Pompa lagi 10 menit; istirahat 10 menit
  3. Pompa lagi 10 menit; selesai

Cara ini memberikan waktu 40 menit pemompaan dalam waktu 60 menit. Di lain waktu di siang hari, gunakan pemompaan ASI seperti biasa. Demikian juga ketika saatnya Moms menyusui di rumah. Beberapa Moms bisa sukses membuat produksi ASI kembali deras setelah menerapkan power pumping selama tiga hari, di pagi dan malam hari berturut-turut. Sementara ada juga yang harus berjuang keras selama tujuh hari, sampai produksi ASI-nya sukses meningkat. “Memang jangan berkecil hati jika dibutuhkan waktu sedikit lebih lama. Kuncinya adalah ketekunan, tambah Genevieve.

Baca Juga : 5 Kebiasaan Buruk Penyebab Produksi ASI Berkurang

Strategi Bikin Sesi Power Pumping Menyenangkan

Tak lain dan tak bukan, bikin diri Moms happy. Bikin playlist musik favorit, pasang video ekspresi Si Bayi mungil yang paling menggemaskan, sambil streaming nonton Film Korea di smartphone, atau sembari browsing item fashion kesukaan Moms.

Dan pastinya, Moms wajib pilih pompa ASI terbaik. Kalau mau bisa sambil multitasking melakukan hal lain, sudah pasti breast pump electric jawabannya. Moms bisa coba Madela Swing Maxi, yang hadir dengan desain ergonomis, bantalan pijat, dan pompa lembut. Proses memompa pun berlangsung nyaman!

Screen Shot 2019-07-05 at 11.24.54.png

Mau cari yang lebih ekonomis? Moms bisa coba Pigeon Breast Pump Manual. Dilengkapi dengan teknologi 2 fase yaitu mode stimulasi untuk merangsang payudara sehingga aliran ASI menjadi lancar dan mode pemerahan untuk memaksimalkan ASI yang keluar plus dilengkapi Comfort Proper Fit Soft Silicone Cushion, yang berguna untuk memberikan peletakan yang nyaman untuk proses memompa ASI yang lebih optimal dan kedap udara.

Screen Shot 2019-07-05 at 11.27.26.png

Selamat mencoba, semoga power pumping-nya sukses dan Si Kecil terus bisa mendapat asupan terbaik untuk tumbuh kembangnya.

Baca Juga : Cara Membersihkan Pompa ASI yang Benar untuk Hindari Kuman dan Jamur

Artikel Terkait