KESEHATAN
7 Februari 2019

Stres dan Trauma Berkelanjutan? Atasi dengan Metode TRE!

Stres dan trauma yang tidak tersalurkan akan berdampak pada kehidupan sehari-hari
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Apakah Moms atau keluarga pernah mengalami stres berat atau trauma sampai tidak bisa beraktivitas secara normal?

Trauma ini bisa terjadi karena peristiwa di masa lalu, pernah mengalami bencana, peceraian orang tua, masalah dengan pasangan, konflik di kantor, dan lain sebagainya. Bahkan hal pola pikir negatif pun bisa memicu stres, lho.

“Kita stres karena melihat teman kita lebih kaya, lebih baik, membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita juga sering melihat nilai barang dari harganya, hedonisme pun jadi tinggi,” ujar psikolog Elizabeth Santosa, MPsi, Psi, SFP, ACC, saat ditemui di acara Workshop TRE: Model Pelatihan Menghilangkan Stres Berbasis Kecerdasan Tubuh.

Setiap orang punya cara yang berbeda dalam mengelola stres dan trauma. Ada yang memilih untuk curhat ke teman atau mengunjungi psikolog. 

Nah, ada satu lagi cara mengelola stres dan trauma yang cukup efektif dibanding metode lain, yakni TRE alias Tension, Stress and Trauma Release Exercise. Mari kita kenali lebih lanjut tentang TRE pada ulasan di bawah ini!

Perlunya Mengatasi Trauma dan Stres

Sadarkah Moms, jika memiliki orang tua yang sering memarahi Moms, nantinya Moms juga akan bersikap serupa pada anak.

Hal itu diakibatkan trauma masa lalu yang masih membekas pada diri Moms dan belum bisa dilepaskan sepenuhnya.

“Kalau kita tidak mengintervensi trauma, nanti akan berakibat jangka panjang dan terpendam di dalam. Hal itu akan menyebar luas dan memengaruhi orang lain,” jelas perempuan yang akrab disapa Lizzie ini.

Lizzie juga menerangkan bahwa gangguan stres memberikan pengaruh besar pada aspek kehidupan, seperti pada karir, hubungan dengan pasangan, dan pola asuh pada anak.

“Bayangkan, kalau ada bos yang memarahi karyawannya, karyawannya pun stres dan balik memarahi anggota timnya. Setelah pulang ke rumah, anggota timnya melampiaskan stresnya pada anaknya, lalu anaknya akan bertengkar dengan temannya di sekolah untuk meluapkan amarahnya. Pengaruhnya bisa panjang sekali,” ujar Lizzie.

Baca Juga: 5 Tahapan Berduka yang Pasti Dialami Ketika Kehilangan Orang Tersayang

Oleh sebab itu, ahli penanganan trauma dan penyelesaian konflik, David Berceli, Ph.D menemukan metode TRE untuk mengatasi trauma.

TRE adalah sebuah teknik yang mengunggulkan getaran untuk melepaskan stres dan ketegangan pada tubuh.

Saat stres dan mengalami trauma, tubuh menjadi tegang karena otot kerangka dirancang untuk berkontraksi pada saat berbahaya dan akan rileks saat aman.

Makanya Moms seringkali merasa badan yang sakit dan tegang ketika sedang mengalami suatu masalah atau tekanan.

TRE terdiri dari enam latihan sederhana yang membuat lelah otot kerangka tersebut. Respon TRE pada tubuh akan berbentuk tremor neurogenic, yakni getaran kuat pada beberapa bagian tubuh tertentu.

Tidak usah khawatir jika otot bergetar kencang, karena getaran tersebut terjadi secara otomatis dan alami.

TRE terbukti bisa melepaskan trauma, masalah kepanikan, kecemasan, maupun stres yang timbul akibat tekanan hidup sehari-hari.

Namun, pelatihan TRE tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada serangkaian pelatihan yang harus Moms jalani bersama para profesional. Dari situ, barulah Moms bisa mencobanya sendiri.

Baca Juga: Orang Tua Jadi Korban Kecelakaan, Ini 4 Cara Jelaskan Kematian Pada Balita

Sadari Penyebab Stres

Untuk mengurangi stres dan trauma, Moms juga harus menyelidiki dari mana sumber tekanan tersebut berasal. Beberapa penyebab stres di antaranya:

- Kondisi biologis: sakit, kecelakaan

- Lingkungan: kemiskinan, tinggal di lingkungan bising, polusi, dan tidak sehat, kurang pendidikan, penuh kekerasan, tingkat ekonomi rendah

- Pola pikir: membandingkan diri dengan orang lain, merasa diri lebih rendah dari orang lain

- Kebiasaan negatif: gaya hidup tidak sehat, merokok, alkohol, kurang olahraga

- Dinamika kehidupan: perceraian, kematian, pemecatan, konflik dengan kolega atau pasangan, banyak utang

Bagi Moms yang sudah melakukan berbagai cara untuk meredakan stres dan trauma, mungkin TRE adalah cara yang bisa dicoba.

Di Indonesia sendiri, TRE Indonesia adalah lembaga resmi yang telah melakukan banyak seminar TRE keliling Indonesia bersama para pakar. Apakah Moms tertarik mencoba?

(INT)

Artikel Terkait