2-3 TAHUN
22 Juli 2019

Apa Itu Alergi Susu Sapi?

Ayo jadi #MomTanggapAlergi dengan 3K!
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pernahkah Moms mendengar tentang alergi susu sapi? Atau Si Kecil pernah mengalaminya? Apakah benar hal tersebut adalah alergi susu sapi? Ataukah hanya intoleransi laktosa?

Tidak banyak Moms yang paham secara benar mengenai alergi protein susu sapi, sehingga banyak yang menyamakan alergi susu sapi dengan intoleransi laktosa.

Angka kejadian alergi makanan pada Si Kecil adalah 0,8 – 3 persen, kemudian terus berkurang seiring bertambahnya usia, yaitu 6 – 8% terjadi pada Si Kecil berusia kurang dari 2 tahun. Dari angka kejadian alergi makanan tersebut, yang terjadi pada usia 1 tahun pertama kehidupan 2 – 3 persen adalah karena alergi susu sapi.

Jika Moms mempunyai anak yang memiliki alergi susu sapi, sebaiknya lakukan penerapan 3K (Kenali, Konsultasikan, Kendalikan). Kenali gejala alergi susu sapi pada Si Kecil. Konsultasikan segera gejala alergi susu sapi Si Kecil pada tenaga medis. Lalu, kendalikan gejala alergi susu sapi Si Kecil dengan nutrisi yang tepat.

Baca Juga: Mengenal Intoleransi Laktosa dan Cara Menanganinya

Alergi Susu Sapi atau Intoleransi Laktosa

milkallergy wide 20c73a356e93d9c283dc497a42e20319b6555a90

Alergi merupakan suatu reaksi imun tubuh seseorang terhadap pemicu alergi. Alergen atau pemicu alergi umumnya merupakan suatu zat atau bahan yang memicu reaksi sistem pertahanan tubuh manusia karena dianggap sebagai suatu benda asing di dalam tubuh.

Jadi, alergi susu sapi adalah reaksi imun tubuh terhadap protein yang terdapat dalam susu sapi. Dan reaksinya bisa timbul dalam hitungan menit sampai sekitar 2 jam setelah Si Kecil mengonsumsi susu sapi.

Bentuk reaksinya mungkin muncul dalam berbagai macam bentuk, di antaranya bercak kemerahan, peradangan pada jalan napas, atau radang usus besar dan usus kecil. Gejala lain juga dapat terjadi misalnya seperti kelelahan, sariawan, dan sulit tidur.

Sedangkan intoleransi laktosa adalah suatu keadaan kurang atau tidak adanya enzim laktase yang berfungsi untuk mencerna laktosa atau gula sederhana yang terdapat dalam susu. Hal ini dapat menimbulkan gejala yang berkaitan dengan pencernaan seperti mencret atau kembung setelah minum susu.

Baca Juga: Anak Alergi Susu Sapi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa yang Perlu Moms Hindari?

susu sapi

Foto: romper.com

Ketika Si Kecil terdiagnosis alergi susu sapi, Moms harus menghindari semua bentuk makanan yang mengandung susu sapi.

Pada Si Kecil yang masih mendapat ASI, Moms harus menghindari semua produk susu sapi dan hasil olahannya. Ini karena protein penyebab alergi ini bisa ikut masuk ke ASI Moms yang mengonsumsi susu sapi. Sehingga lalu bisa menimbulkan reaksi alergi pada anak yang mengonsumsi ASI.

Diagnosis alergi dapat dilakukan dengan melihat riwayat alergi dalam keluarga, pemeriksaan fisik, tes eliminasi diet, tes cungkit kulit, dan pemeriksaan IgE spesifik.

Jika Si Kecil tidak mendapatkan ASI, segera konsultasikan kepada dokter anak untuk penanganan nutrisi tepat.

Baca Juga: Anak Alergi Susu Sapi, Apa Yang Harus Mama Lakukan?

ASI tetap sumber makanan paling baik bagi anak, yang dapat membantunya melawan infeksi, membantu mematangkan lapisan saluran cerna, mengembangkan bakteri baik dalam usus, dan tentunya tidak memiliki risiko menyebabkan alergi pada anak.

Jika anak memiliki gejala di atas sangat disarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter ya Moms. Selain itu, sebagai pendukung nutrisinya, Moms bisa memberikannya SGM Eksplor Soya.

Susu formula soya yang satu ini mengandung Isolat Protein Soya berkualitas untuk Si Kecil yang alergi protein susu sapi. Selain itu SGM Eksplor Soya diperkaya dengan Persinutri+, Minyak Ikan, Omega 3 & 6, Kalsium & Vitamin D.

Susu ini diformulasikan untuk untuk Si Kecil yang memiliki alergi susu sapi. Moms, kendalikan alergi susu sapi Si Kecil, bantu penuhi nutrisinya dengan SGM Eksplor Soya dan dukung ia jadi Generasi Maju!

(IRN)

Artikel Terkait