BAYI
29 Juli 2020

3 Hal yang Harus Moms Tahu Tentang Sunscreen untuk Bayi

Memberikan sunscreen untuk bayi akan melindunginya saat terik matahari
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebelum mengajak bayi keluar untuk berjalan-jalan atau bepergian jauh, ada baiknya Moms memberikan perlindungan pada kulit bayi yang akan terpapar sinar matahari dengan menggunakan sunscreen.

Hal ini sangat penting, karena kulit bayi yang sensitif sangat rentan terhadap luka bakar.

Kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat, dan hanya membutuhkan satu sinar matahari terik selama masa kanak-kanak atau remaja untuk melipatgandakan peluang seseorang mengembangkan melanoma, bentuk paling mematikan dari kanker kulit.

Inilah sebabnya mengapa sangat penting, bagi orang tua untuk melindungi kulit bayi, kata ahli kulit dari American Academy of Dermatology (AAD).

"Paparan sinar matahari adalah faktor risiko yang paling dapat dicegah untuk kanker kulit, termasuk melanoma," kata dokter kulit anak bersertifikat Sheila Fallon Friedlander, yang juga profesor pediatri dan dermatologi di University of California San Diego.

Fakta Sunscreen untuk Bayi

Jadi, apa saja yang harus Moms ketahui sebelum memberikan sunscreen pada bayi?

Baca Juga: Aturan Penggunaan Sunscreen pada Anak, Jangan Disepelekan!

1. Kapan Bayi Bisa Memakai Sunscreen?

3 Hal yang Harus Moms Tahu Tentang Sunscreen untuk Bayi -1.jpg

Foto: Istockphoto.com

Untuk bayi baru lahir hingga usia di bawah 6 bulan: American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan, bahwa dengan usia ini menggunakan sunscreen secara aman dengan jumlah minimum SPF 30 hingga 50 dan tidak lebih rendah dari SPF 15 ke area kecil tubuh bayi, seperti wajah, punggung tangan, dan pangkal kaki, dimulai ketika bayi baru lahir.

Untuk bayi usia 6 bulan ke atas: Oleskan sunscreen khusus anak dengan SPF 30 hingga 50 ke semua area tubuh yang terpapar matahari.

Oleskan sedikit sunscreen pada bayi 48 jam sebelum diajak untuk memeriksa jiks ada iritasi.

Jika bayi mengalami ruam, junjungi dokter untuk mendapatkan sunscreen dengan formula khusus kulit sensitif.

Selain itu, berhati-hatilah saat mengoleskan sunscreen di sekitar wajah bayi. Jika Si Kecil menggeliat, tunggu sampai lebih tenang atau alihkan perhatiannya dengan mainan.

Jika sunscreen masuk ke matanya, bersihkan dengan lembut bersama tangannya menggunakan kain bersih dan lembab.

Baca Juga: Apa Dampak Memakai Sunscreen yang Sudah Kedaluwarsa?

2. Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Dipakai oleh Bayi?

3 Hal yang Harus Moms Tahu Tentang Sunscreen untuk Bayi -2.jpg

Foto: Familyvacationcritic.com

Untuk bayi berusia 6 bulan ke atas, oleskan sunscreen lebih banyak sekitar setengah gelas di semua kulit yang terbuka, 15 hingga 30 menit sebelum keluar dari rumah.

Ini adalah jumlah yang direkomendasikan, lebih banyak juga tidak masalah.

Berikan perhatian khusus pada hidung dan telinga, dan lindungi bibir dengan lip balm yang mengandng SPF 15 atau lebih tinggi.

Moms bisa mengoleskan kembali tabir surya setiap dua jam jika memiliki formula tahan air, dan lebih sering jika Moms dan bayi berada di luar untuk waktu yang lama, kulit bayi basah, atau sunscreen tidak tahan air.

Setelah berenang atau berkeringat, Moms perlu kembali mengoleskan sunscreen dan tunggu hingga 30 menit agar kandungannya lebih efektif.

"Perlindungan matahari penting di setiap tahap kehidupan, termasuk masa kanak-kanak. Selalu lindungi diri Anda dan keluarga dari sinar matahari, dan temui dokter kulit bersertifikat jika Anda memiliki pertanyaan tentang cara merawat kulit bayi Anda,” jelas Sheila.

3. Jenis Sunscreen Apa yang Aman untuk Bayi?

3 Hal yang Harus Moms Tahu Tentang Sunscreen untuk Bayi -3.jpg

Foto: Madeformums.com

Dilansir dari Healthychildren.Org , ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sunscreen untuk bayi, yaitu;

  • Cobalah untuk memilih formula yang khusus untuk bayi atau anak-anak dan tahan air,
  • Untuk mencegah ruam, periksa bahan sunscreen yang mengandung titanium dioksida dan zinc oksida. Bahan-bahan hypoallergenic ini biasanya akan lebih lama menyerap ke dalam kulit, berbeda dengan sunscreen yang banyak mengandung bahan kimia,
  • Harus berlabel broad spectrum atau berspektrum luas, yang berarti dapat melindungi terhadap sinar UVA dan UVB,
  • Pilih SPF 30 hingga 50 dan tidak lebih rendah dari 15. Para ahli merekomendasikannya karena mungkin tidak lebih efektif daripada yang memiliki tabir surya SPF 50, dan dapat membuat orang tua tidak harus terlalu sering mengoleskan sunscreen,
  • Hindari tabir surya yang mengandung penolak serangga, karena tidak akan efektif. Akan lebih baik jika Moms membeli dua obat tersebut secara terpisah,

Mengenalkan sunscreen untuk bayi sejak dini akan menjadi kebiasaan positif yang akan dilakukannya hingga dewasa.

Baca Juga: 4 Manfaat Titanium Dioxide sebagai Komponen Sunscreen

Artikel Terkait