NEWBORN
7 Juni 2019

Susah Dibangunkan untuk Menyusu Karena Bayi Tidur Seharian, Normalkah?

Pastikan jadwal menyusui bayi tetap normal meski banyak tidur.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

https://www.shutterstock.com/image-photo/cute-asian-seven-month-baby-white-1369893242?src=XbAOEe7mM6wzWy_6c4SOWg-1-0

https://www.shutterstock.com/image-photo/portrait-sleeping-cute-caucasian-little-baby-684007453

Setelah kehadiran Si Kecil, rutinitas dan jam tidur Moms tentu akan berubah. Ada sebagian Moms yang mengalami kekurangan waktu tidur, karena bayi tidur terbangun terus menerus untuk menyusui.

Tapi ada juga sebagian bayi yang lebih banyak tidur, sehingga tidak jarang memunculkan pertanyaan di benak Moms: bagaimana Si Kecil mau menyusui atau diberi stimulasi jika bayi tidur seharian?

Temukan jawabannya berikut ini.

Periode Bayi Tidur

Periode Bayi Tidur Seharian.jpg

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), total waktu bayi tidur biasanya berkisar antara 16-18 jam sehari.

Pola tidur bayi baru lahir juga tidak menentu, karena bayi belum memiliki jam biologis internal atau ritme sirkadian.

Sangat penting untuk dicatat bahwa kebutuhan masing-masing bayi berbeda, sehingga periode bayi tidur juga berbeda.

Sebagai contoh, bayi yang prematur biasanya akan lebih banyak tidur. Sebaliknya periode bayi tidur dengan masalah kolik akan lebih sedikit.

Hanya karena pola bayi tidur seharian sehingga berbeda dari pola normal, tidak berarti hal ini mengkhawatirkan.

“Jika bayi makan dengan baik dan popoknya terus terisi (setidaknya 8 kali mengganti popok per hari untuk bayi baru lahir dan empat popok untuk bayi lebih besar yang tidur sepanjang malam), maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang apakah bayi tidur seharian terlalu banyak atau tidak,” ungkap penulis buku Primer for Fathers – What to Expect During Pregnancy and Baby’s First Year, Jennifer White.

Baca Juga: Tak Disangka, 5 Hal Ini Bisa Menyabotase Waktu Tidur Balita

Perlukah Membangunkan Bayi Tidur Untuk Menyusui?

Perlukah Membangunkan Bayi Tidur Seharian Untuk Menyusui.jpg

Untuk bayi yang menyusui eksklusif, maka bayi memerlukan delapan hingga 12 kali menyusui dalam sehari.

Sedangkan bayi baru lahir yang menyusui dengan botol atau bayi yang sudah lebih besar, biasanya menyusui sekitar lima hingga delapan kali per hari.

“Jika usia bayi di atas satu minggu, sudah mendapatkan kembali berat lahirnya dan bertambah berat badannya secara sehat, maka tidak masalah jika bayi tidur seharian,” ungkap konsultan laktasi di La Leche League International, Diana West.

Bahkan menurut AAP, bayi yang sehat tidak perlu dibangunkan saat bayi tidur. Namun jika di usia satu hingga dua minggu, bayi tidur lebih dari tiga jam dalam satu waktu dan memperlihatkan kegagalan menambah berat badan secara sehat, maka Moms bisa membangunkan bayi tidur seharian untuk menyusui dan memberikannya nutrisi yang tepat.

Baca Juga: 5 Tips Membiasakan Anak Untuk Membereskan Kamar Tidurnya

Cara Membangunkan Bayi Tidur Untuk Menyusui

Cara Membangunkan Bayi Tidur Seharian Untuk Menyusui.jpg

Ada beberapa cara yang bisa Moms terapkan untuk membangunkan bayi tidur agar menyusui. Salah satunya adalah dengan membuka bedong bayi tidur.

Moms bisa sedikit membuka bajunya untuk membiarkan angin sejuk menyentuh kulitnya, yang akan membantu bayi tidur untuk bangun dan menyusui.

Mengusap-usap bagian punggung Si Kecil hingga bayi tidur dapat terbangun untuk menyusui juga dapat Moms terapkan pada Si Kecil. Untuk bayi tidur seharian yang sulit dibangunkan, Moms bisa mencoba waslap basah yang dingin dan usapkan di kaki bayi untuk membangunkannya.

Baca Juga: Normalkah Jika Anak Mendengkur saat Tidur?

Jadi, tidak usah khawatir bila bayi tidur seharian ya Moms.

(GS)

Artikel Terkait