KESEHATAN
22 Oktober 2019

Susah Tidur? Mungkin 6 Hal Ini Salah Satu Penyebabnya

Untuk menyembuhkannya, Moms perlu tahu dulu apa penyebab susah tidur yang Moms alami
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Susah tidur mungkin menjadi salah satu hal yang paling umum terjadi pada sebagian besar orang. Moms juga tentu pernah mengalaminya bukan?

Namun, jika susah tidur terjadi hampir setiap hari, hal itu bukan hanya sekedar menyebalkan tapi juga membahayakan.

“Tidur diperlukan agar kita berfungsi dengan sebaik-baiknya, dan jika kita tidak mendapatkan kuantitas dan kualitas tidur yang memadai, kinerja dan fungsi kita pun tidak akan memuaskan. Suasana hati menjadi lebih tertekan, konsentrasi menurun, dan dalam jangka panjang akan ada pengaruh dalam kesehatan kita,” ungkap William Kohler, Direktur Medis dari Florida Sleep Institute. Jadi sebenarnya, apa saja penyebab susah tidur?

Baca Juga: Waspada! 5 Hal Ini Bisa Terjadi Akibat Susah Tidur

1. Terlalu Banyak Stimulasi Sebelum Tidur

penyebab susah tidur

Seperti dikutip dari Alaska Sleep Clinic, otak menciptakan hormon yang disebut melatonin yang mengatur siklus tidur dan bangun seseorang.

Jika kita terlalu banyak melakukan stimulasi yang berhubungan dengan cahaya, seperti menonton televisi atau bermain handphone sebelum tidur, hal itu dapat memengaruhi produksi melatonin dan menipu otak untuk berpikir bahwa tubuh tidak siap untuk tidur.

Maka dari itu jauhi segala jenis kegiatan yang menstimulasi otak sesaat sebelum tidur.

Jika Moms sering bermain handphone sebelum tidur, coba untuk menguranginya dan lihat apakah ada perubahan dengan siklus tidur Moms.

2. Gaya Hidup Tidak Sehat

penyebab susah tidur

Terlalu banyak mengonsumsi kafein dan sering merokok juga dapat menjadi penyebab susah tidur.

"Kafein adalah stimulan dan karenanya menghambat tidur," kata David C. Brodner, MD, direktur medis dari Center for Sleep, Allergy, dan Sinus Wellness di Boynton Beach, USA.

Kandungan kafein akan tetap di dalam tubuh untuk jangka waktu yang relatif lama, kurang lebih 6 jam untuk menghilangkan hanya setengah dari kafein yang dikonsumsi.

Jumlah konsumsi kafein yang normal adalah sekitar 250 miligram per hari, atau setara dengan tiga cangkir kopi. Jika seseorang mengonsumsi lebih dari takaran normal tersebut, maka tubuh akan sulit untuk rileks, karena kerja jantung yang cepat efek dari kafein tersebut.

Nikotin juga merupakan stimulan, dan memiliki efek samping yang mirip dengan kafein.

Penelitian telah menunjukkan bahwa perokok lebih sulit untuk tidur nyenyak dibandingkan yang bukan perokok. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan gangguan tidur lainnya.

Baca Juga: 6 Penyakit Bisa Bikin Balita Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

3. Faktor Lingkungan

penyebab susah tidur

Beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab susah tidur adalah faktor lingkungan tempat kita tidur. Faktor lingkungan dapat berupa gangguan kebisingan atau kamar tidur yang tidak nyaman.

Jika rumah kita berada di pinggir jalan raya yang selalu aktif, akan ada kemungkinan kita menjadi susah tidur karena terlalu bising dengan suara mobil atau motor yang lewat.

Sebagian orang memang memiliki kesensitifan terhadap suara, dan bagi mereka hal seperti itu sangat mengganggu.

Selain itu kondisi kamar yang panas, pengap, atau justru sebaliknya, juga bisa membuat seseorang tidak nyaman dan membuatnya menjadi susah tidur.

4. Stres, Khawatir, Depresi

penyebab susah tidur

Jika seseorang memiliki kondisi kekhawatiran yang berlebih, mereka tidak bisa tidur karena otak mereka terus bekerja. Sedangkan jika seseorang kurang tidur hal itu dapat menyebabkan stres lebih lanjut.

Menurut survei National Sleep Foundation, seperti dikutip pada medicalnewstoday.com, 43 persen orang berusia 13-64 tahun melaporkan terbangun di malam hari karena stres setidaknya sekali dalam sebulan terakhir.

5. Jadwal Kerja Tidak Teratur

penyebab susah tidur

Ada beberapa profesi pekerjaan yang memiliki jam kerja tidak teratur, sebut saja seperti pilot, pramugari, pekerja hotel atau bangunan yang memiliki kerja shifting, dan beberapa pekerjaan lainnya.

Ketidakteraturan jam kerja dapat menjadi penyebab susah tidur atau insomnia, karena tubuh menjadi tidak memiliki jam tidur yang jelas.

Data baru dari survei terbaru tentang pramugari yang bekerja untuk maskapai Irlandia Aer Lingus mengungkapkan bahwa sebanyak sepertiga dari awak melaporkan menggunakan beberapa jenis obat tidur setidaknya sekali seminggu untuk membantu mereka tertidur dengan lelap.

6. Gangguan Tidur Seperti Insomnia atau Sleep Apnea

penyebab susah tidur

Insomnia adalah gangguan tidur yang biasanya meliputi susah untuk tertidur, sering terbangun di malam hari dan kesulitan tidur kembali, bangun tidur terlalu pagi, sering merasa lelah saat bangun tidur.

Sedangkan sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi serius di mana pernapasan berulang kali berhenti saat tertidur.

Jika Moms mendengkur keras dan merasa lelah bahkan setelah tidur semalaman, Moms mungkin menderita sleep apnea.

Baca Juga: Sering Mengalami Susah Tidur, Ini Dia 6 Makanan untuk Mengatasinya

Penyebab susah tidur memang banyak, mulai dari yang ringan hingga membutuhkan perawatan medis. Jangan sampai gangguan yang Moms rasakan saat ini dapat menjadi kondisi gangguan tidur berat ya.

Silakan konsultasikan ke dokter apabila gangguan tidur yang Moms alami sudah parah. Selamat beristirahat.

(DH)

Artikel Terkait