NEWBORN
14 Februari 2019

Susu Kedelai Bisa jadi Alternatif Pengganti Susu Sapi untuk Bayi?

Susu Kedelai Bisa jadi Alternatif Pengganti Susu Sapi untuk Bayi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Andra Nur
Disunting oleh Andra Nur

Apakah Si Kecil mengalami gejala alergi saat mengonsumsi susu sapi? JIka iya, sebaiknya Moms mulai mencari alternatif susu lain pengganti susu sapi. Susu soya yang terbuat dari kedelai salah satunya. 

Tapi apakah susu berbasis kedelai itu aman untuk dikonsumsi Si Kecil? Dikutip dari Verrywellfamily.com, American Academy Pediatrics menyatakan bahwa susu formula berbasis kedelai benar-benar aman untuk bayi. Bahkan formula susu soya juga menyediakan nutrisi yang sama dengan bubuk susu formula berbasis susu sapi biasa.

Namun, tidak demikian dengan susu kedelai yang biasa dikonsumsi oleh orang dewasa. Susu kedelai untuk orang dewasa terbuat dari pasta kedelai.

Ini adalah emulsi pasta kedelai, air, dan terkadang ditambah minyak sayur. Susu kedelai ini tidak cocok untuk bayi karena sistem pencernaan mereka sensitif dan tidak mengandung nutrisi yang mencukupi kebutuhan tubuh bayi.

Sementara itu, susu formula berbasis kedelai mengandung protein kedelai dan nutrisi penting lainnya yang memang dibutuhkan oleh bayi. Jika Moms memah berniat memberikan Si Kecil susu berbasis kedelai, pilihlan susu formula kedelai, bukan susu kedelai untuk orang dewasa.

Baca Juga: Plus Minus Susu Nabati Untuk Perkembangan Balita

Kapan Bayi Boleh Mengonsumsi Formula Susu Soya?

soybeans and soy milk 5827b45b3df78c6f6a738adf

Foto: Thespruceeats.com

Dokter anak biasanya merekomendasikan formula susu soya bagi bayi yang membutuhkannya, termasuk bayi dengan kondisi galaktosemia; defisiensi laktase primer, kondisi langka di mana bayi lahir tanpa enzim untuk mencerna gula laktosa; serta diare dan defisiensi laktase sementara.

Kapan Bayi Tidak Boleh Mengonsumsi Susu Formula Berbasis Soya?

shutterstock 213557500.0

Foto: Vox.com

Ada beberapa kondisi bayi yang tidak memungkinkan untuk pemberian susu formula berbasis soya. Apa saja? Berikut daftarnya!

  • Kolik, karena kemungkinan tidak akan membantu.
  • Alergi protein susu sapi, karena banyak dari bayi dengan kondisi ini juga mengalami alergi terhadap protein kedelai dan harus minum formula protein hidrolisat, seperti Nutamigen atau Aliimentum.
  • Risiko tinggi terhadap alergi makanan, jika tidak menyusu, bayi dengan kondisi ini seharusnya minum Nutramigen atau Alimentum dan bukan formula berbasis susu sapi atau kedelai.
  • Bayi lahir prematur, karena dapat menyebabkan penurunan mineralisasi tulang, bahkan ketika bayi diberikan kalsium tambahan.

Kecuali ada alasan khusus untuk memulai memberikan formula berbasis soya pada bayi, jika Moms berhenti menyusui langsung sebelum Si Kecil berusia 12 bulan, Moms mungkin bisa menggunakan formula berbasis susu sapi dibandingkan formula berbasis soya.

Baca Juga: Memperkenalkan Susu Sapi ke Bayi

Apakah Susu Soya Berbahaya Untuk Bayi?

dairy milk vs soy milk 1390x690

Foto: Milklife.com

Ada peringatan mengenai bahaya formula berbasis susu soya, di mana sebuah penelitian menemukan bahwa susu jenis ini dapat merusak sistem reproduksi.

Pusat Nutrisi di Children's Hospital of Philadelphia menerbitkan hasil penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Penelitian tersebut menemukan bahwa bayi yang diberi susu formula berbasis soya sejak baru lahir menunjukkan perbedaan dalam beberapa sel dan jaringan sistem reproduksi.

Kondisi ini diperkirakan terjadi karena adanya paparan senyawa mirip estrogen yang ditemukan dalam jenis susu ini.

Sementara itu, American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa tidak ada bukti konklusif dari populasi manusia dewasa atau bayi yang dapat membuktikan konsumsi susu kedelai atau susu formula berbasis soya dapat berdampak buruk pada perkembangan manusia, reproduksi, atau fungsi endokrin.

Meskipun begitu, susu formula berbasis soya bukanlah pengganti formula susu sapi. Tidak dianjurkan untuk memberikan formula susu soya secara rutin pada bayi yang berusia di bawah dua tahun. Selain itu, formula susu soya juga tidak boleh diberikan kepada bayi yang lahir prematur.

(RGW)

Artikel Terkait