PROGRAM HAMIL
23 Juli 2020

Susu untuk Program Hamil, Mana yang Terbaik?

Minum susu juga bisa membantu meningkatkan kesehatan ibu dan janin
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, simak penjelasan tentang susu untuk program hamil secara alami berikut ini.

Sudah lama menikah, namun belum dikaruniai anak, Moms mungkin berpikir untuk mengikuti program hamil. Salah satu promil awal yang bisa dilakukan adalah program hamil alami.

Moms mungkin tertarik untuk hamil secara alami karena alasan filosofis atau agama, masalah kesehatan, atau hanya karena Moms memang ingin memilih untuk tidak melakukan program hamil dengan intervensi tindakan medis.

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan Sebelum Memulai Program Hamil

Salah satu cara untuk bisa hamil melalui program alami adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, salah satunya adalah susu. Susu apa yang kira-kira baik dikonsumsi untuk membantu suksesnya program hamil secara alami?

Susu untuk Program Hamil

program hamil

Foto: michiganfarmtofamily.com

Tenyata ada susu untuk program hamil yang bisa membantu Moms untuk cepat dikaruniai buah hati.

“Sekitar 40 persen infertilitas pada wanita disebabkan oleh anovulasi (tidak terjadi proses ovulasi sama sekali) atau karena tidak cukup ovulasi. Ovulasi adalah proses bertemunya sel telur dan sperma yang akan menjadi calon janin. Dengan meminum susu murni, dapat membuat wanita dengan masalah ini menjadi lebih subur.” ujar Dr. Jamil Abdur-Rahman, OB-GYN dan blogger perjalanan medis.

Menurut American Pregnancy Association (APA), wanita yang minum tiga gelas atau lebih susu murni per hari memiliki kemungkinan 70 persen lebih kecil untuk mengalami infertilitas karena “kegagalan ovulasi.”

Susu murni dapat membantu program hamil karena mengandung lemak yang seharusnya dapat “merangsang” ovulasi.

Dr. Jamil Abdur-Rahman menambahkan bahwa makanan yang mengandung lemak hewani tingkat tinggi juga mengandung kadar estrogen yang tinggi.

"Misalnya, satu gelas atau 8 ons susu murni penuh mengandung 2,2 nanogram estrogen, sedangkan 8 ons susu skim hanya mengandung 0,8 nanogram estrogen," jelas Dr. Abdur-Rahman.

Baca Juga: 2 Kebiasaan Tidur Ini Ternyata Mempengaruhi Kesuburan!

Menurutnya, peningkatan kadar estrogen akibat konsumsi susu murni, dapat menurunkan kadar hormon Insulin-Like Growth Factor 1 (IGF-1). Penurunan level IGF-1 inilah yang membantu meningkatkan ovulasi.

Jadi untuk Moms yang sedang ingin mencoba program hamil alami, jangan lupa untuk minum susu murni ya. Jangan lupa untuk dibarengi dengan makan makanan yang membantu juga, seperti ubi, sayuran berdaun hijau dan biji-bijian utuh, juga akan banyak membantu.

Fungsi Susu untuk Kehamilan

susu program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Mencoba untuk hamil bukanlah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan ada proses rumit yang bergantung pada akses ke berbagai nutrisi yang bisa Moms dapatkan dengan minum susu selama kehamilan.

Ada banyak pendapat tentang minum susu selama hamil, tetapi susu berkualitas tinggi bisa sangat bermanfaat bagi Moms dan bayi yang sedang berkembang lho.

Susu memasok kalsium, vitamin D, asam lemak omega-3 dan protein, yang bekerja sama untuk membuat Moms tetap kuat selama kehamilan dan memungkinkan bayi di dalam kandungan untuk tumbuh hingga berat lahir yang sehat.

Meskipun mungkin bertentangan dengan apa yang diajarkan secara konvensional, memilih susu yang mengandung lemak penuh, lebih dari varietas konvensional rendah lemak dapat memberikan manfaat lebih.

Tentu saja, selalu pastikan untuk mendiskusikan setiap makanan yang Moms konsumsi dengan dokter terlebih dahulu ya. Untuk lebih jelasnya, berikut fungsi susu untuk kehamilan Moms.

1. Memberikan Protein

Protein adalah nutrisi penting di setiap tahap kehidupan, terutama sangat penting selama kehamilan.

Janin yang sedang berkembang sangat bergantung pada protein untuk membangun sel-sel baru yang sehat.

Karena janin tumbuh paling cepat selama trimester kedua dan ketiga, kebutuhan protein paling tinggi ada pada tahap akhir kehamilan.

Menurut Journal of Health, Population and Nutrition, asupan protein yang tidak mencukupi selama tahap akhir kehamilan ini dapat secara negatif mempengaruhi pertumbuhan janin dan menghasilkan berat badan lahir yang lebih rendah.

Hal ini dihubungkan dengan peningkatan risiko kematian neonatal dan perkembangan tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2 pada usia dewasa.

Baca Juga: Inilah 6 Hormon Kehamilan Utama yang Ibu Hamil Wajib Tahu

Tetapi ini bukan hanya tentang jumlah protein yang didapatkan, tetapi juga tentang kualitasnya.

Protein dalam susu diklasifikasikan sebagai protein lengkap, yang berarti mengandung semua asam amino yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh berfungsi secara optimal.

Protein susu juga sangat mudah dicerna dan diserap, sehingga tubuh dapat benar-benar memanfaatkan semua protein yang dikonsumsi.

Rekomendasi protein dalam susu untuk kehamilan adalah 0,8 gram per kilogram berat badan, tetapi selama kehamilan, kebutuhan protein melonjak menjadi 1,1 gram per kilogram berat.

Itu artinya, jika Moms memiliki berat sekitar 80 kilo, akan membutuhkan sekitar 88 gram protein per hari, dan saat bertambah berat badan selama kehamilan, kebutuhan akan meningkat. Satu cangkir susu penuh setara dengan 8 gram protein.

2. Menyediakan Banyak Kalsium

Susu untuk kehamilan mengandung banyak kalsium. Selain protein, penting juga untuk mendapatkan kalsium yang cukup selama kehamilan.

Tubuh Moms menggunakan kalsium untuk membantu membangun tulang, gigi, jantung, otot, dan saraf bayi yang sedang berkembang.

Jika Moms tidak memiliki cukup kalsium yang beredar dalam darah, tubuh akan menarik kalsium dari tulang untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Ini dapat meningkatkan risiko Moms terkena osteoporosis, atau tulang tipis dan rapuh yang rentan patah, di kemudian hari.

Selama kehamilan, kebutuhan kalsium akan melonjak hingga 1.000 miligram per hari. Satu cangkir susu menyediakan sekitar 275 miligram, atau lebih dari 25 persen dari kebutuhan sehari kita.

Tetapi susu bukan satu-satunya sumber mineral, Moms juga dapat memenuhi kebutuhan dengan meningkatkan asupan makanan kaya kalsium seperti:

  • Produk dairy lainnya (keju dan yogurt)
  • Kubis
  • Kale
  • Brokoli
  • Bok choy
  • Jeruk
  • Sarden
  • Salmon
  • Kacang merah dan kacang tanah
  • Buncis

Baca Juga: Pentingnya Peran Kalsium dalam Masa Kehamilan

3. Menawarkan Vitamin D

Vitamin D berkaitan dengan kalsium, karena tanpa kalsium, Moms tidak akan dapat menyerap mineral dalam jumlah yang memadai. Bersama-sama, kedua nutrisi ini berfungsi untuk menjaga tulang kuat, terutama selama kehamilan.

Vitamin D juga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh kita, yang dapat membantu menangkal infeksi dan menjaga Moms dan bayi aman.

Mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup juga akan menyumbang berat lahir yang sehat.`

Selama kehamilan, Moms membutuhkan 600 IU vitamin D setiap hari, tetapi tidak banyak makanan yang mengandung vitamin itu.

Karena itu, susu biasanya diperkaya dengan vitamin D untuk membantu kita memenuhi kebutuhan tubuh.

Satu cangkir susu murni menyediakan sekitar 125 IU vitamin D, yang merupakan lebih dari 20 persen kebutuhan harian kita.

4. Susu Baik dari Sapi yang Makan Rumput

DHA, atau asam docosahexaenoic, adalah asam lemak omega-3 yang berkontribusi pada kesehatan dan perkembangan mata dan otak bayi kita.

Ketika hamil, Moms membutuhkan setidaknya 200 miligram DHA setiap hari yang sering kali tidak mengandung vitamin prenatal.

Menurut jurnal di Nutrients, varietas susu konvensional (dan bahkan organik) tidak mengandung jumlah DHA yang signifikan, tetapi susu yang berasal dari sapi yang diberi makan rumput tidak.

Susu dari sapi yang diberi makan rumput juga lebih tinggi kandungan asam lemak omega-3 lainnya (147 persen lebih tinggi, menurut University of Minnesota Extension) dan lebih rendah pada asam lemak omega-6, yang dapat meningkatkan peradangan bila dikonsumsi berlebihan.

Minum susu dengan lebih banyak asam lemak omega-3 daripada asam lemak omega-6 juga mengurangi risiko penyakit jantung dan penyakit metabolisme lainnya, seperti diabetes Tipe 2.

Lemak lain yang ditemukan dalam jumlah yang lebih tinggi dalam susu yang diberi makan rumput adalah CLA, atau asam linoleat terkonjugasi, yang secara alami dibuat dalam perut hewan ruminansia yang diberi makanan alami mereka.

Jurnal Lipids in Health and Disease mencatat bahwa ketika CLA dikombinasikan dengan kalsium, itu mungkin dapat mengurangi tekanan darah tinggi terkait kehamilan.

Baca Juga: Sering Mengonsumsi Olahan Susu Saat Hamil, Amankah?

Rekomendasi Produk Susu untuk Hamil

Untuk Moms yang mencoba mencari produk susu yang baik untuk kehamilan, coba beberapa produk di bawah ini yuk, Moms.

1. Frisian Flag Mama Choco 200gr (Rp23.800)

susu program hamil

Brand yang telah berdiri sejak tahun 1871 selain dipercaya para Moms untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil, juga menghadirkan susu bagi para ibu lho!

Bahan susu ini menghadirkan dua manfaat sekaligus dalam satu produk, yaitu dapat dikonsumsi oleh ibu hamil maupun menyusui.

Selain dilengkapi dengan kalsium, zat besi, asam folat dan inulin, susu yang juga bagus untuk Moms yang sedang program hamil ini mengandung 29 multivitamin dan mineral yang dapat membantu metabolisme tubuh. Ditambah lagi dengan rasa cokelatnya yang nikmat, Moms pasti akan suka.

2. SGM Bunda Hamil Coklat 300gr (Rp36.000)

susu program hamil

Mungkin mendengar merek SGM, Moms akan langsung terpikir susu untuk batita dan balita.

Namun, sekarang SGM juga menyediakan susu bagi ibu hamil yang diberi nama SGM Bunda. Susu ini memiliki zat mikronutrisi yang penting baik bagi ibu dan janin.

SGM Bunda Hamil mengandung minyak ikan, tinggi zat besi, tinggi asam folat, kalsium & vitamin D, juga membantu penuhi kebutuhan nutrisi Moms di masa hamil hingga menyusui.

Dengan rasa cokelatnya yang lezat, SGM Bunda juga bantu mengurangi rasa mual pada Moms yang hamil. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam satu produk kan Moms.

Baca Juga: 5 Manfaat Susu Kunyit untuk Ibu Hamil, Sudah Tahu?

3. Lactamil Pregnasis 200 gr (Rp39.000)

susu program hamil

Lactamil bisa dibilang sebagai salah satu merek susu hamil yang dipercayai para ibu.

Lactamil Pregnasis merupakan produk susu hamil yang menawarkan susu rendah gula dan lemak sehingga lebih sehat bagi ibu yang sedang hamil dan janin dalam kandungan.

Lactamil Pregnasis dengan Acti Duobio+ diformulasikan khusus untuk bantu penuhi nutrisi yang dibutuhkan Moms di masa kehamilan dan dukung perkembangan janin.

Varian susu ini telah dilengkapi dengan formula asam folat, vitamin D, zat besi, dan kalsium.

4. Lovamil 175 gr (Rp22.000)

susu program hamil

Dari namanya saja, Moms pasti sudah tahu bahwa susu ini memang dikhususkan untuk ibu hamil.

Lovamil ini dilengkapi dengan formula CINTA yang tidak kalah dengan susu ibu hamil lainnya. CINTA merupakan singkatan dari “Cerna, Impian, Nutrisi tambahan, Tumbuh dan Aktivitas.

Di mana ketiga hal ini hanya dapat tercapai dengan mengkonsumsi kandungan serat pangan (inulin), asam folat, omega 3, omega 6, vitamin, kalsium fosfor serta zat besi yang semuanya bisa didapatkan hanya dengan minum satu gelas Lovamil.

5. Prenagen Mommy 400 gr (Rp75.000)

susu program hamil

Bagi Moms yang tidak ingin repot, susu yang satu ini tersedia dalam bentuk UHT, sehingga Moms dapat dengan mudah mengkonsumsi susu ini dimana pun dan kapan pun.

Susu hamil ini dilengkapi dengan nutrisi mikro seperti vitmin B6, mineral, asam folat dan zat besi, serta nutrisi makro yang terdiri atas karbohidrat, protein dan lemak, susu ini mampu menyediakan kebutuhan gizi bagi ibu dan janin secara lengkap.

Itu dia Moms penjelasan tentang susu untuk program hamil untuk Moms. Semoga membantu dan sehat selalu ya Moms!


Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Ayuwidia

Artikel Terkait