PASCA MELAHIRKAN
10 Oktober 2019

Ketahui Lebih Jauh Mengenai Tahapan-tahapan Dalam Nifas

Pascamelahirkan selain masih akan mengalami kontraksi atau kram perut Moms juga akan melalui masa nifas
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Orami

Kita mungkin berpikir pascamelahirkan semuanya akan lega dan berjalan seperti biasanya. Padahal banyak hal baru yang harus kita pelajari dan kita ketahui, selain merawat bayi baru lahir kita juga perlu memahami kondisi diri sendiri setelah melahirkan, salah satu yang perlu Moms ketahui yaitu mengenai tahapan-tahapan pada nifas.

Dilansir dari lama Mama Natural, dalam kondisi nifas para ibu memasuki apa yang disebut sebagai “Trimester Keempat”.

Masa-masa di mana Moms dan Si Kecil Bayi bersama, tidur dan menyusuinya sambil beristirahat hingga pulih.

Tapi tahukah Moms hal yang lebih menakjubkan? Memiliki periode terpanjang dalam hidup Moms, aliran darah yang lebih hebat dan lebih lama dari menstruasi ini disebut lochia atau lokia, yang berasal dari kata Yunani lokheíos, yang artinya "melahirkan anak."

Baca Juga: 5 Cara Alami Mengatasi Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Rahim kembali ke ukuran semula dalam waktu sekitar enam hingga delapan minggu. Namun, dalam enam minggu tersebut Moms membutuhkan perawatan dan kesabaran dalam setiap tahapan nifas atau lokia tersebut

Karena tahapan nifas bervariasi pada setiap wanita, hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa lochia harus meruncing dalam volume dan kecerahan.

Volume harus berubah dari berat menjadi ringan. Warna harus berubah dari merah dengan beberapa gumpalan menjadi merah muda/cokelat menjadi putih kekuningan.

Moms akan melewati beberapa tahapan nifas yang normal:

1. Lochia Rubra

tahapan dalam nifas 2.jpg

Tahapan nifas ini berlangsung selama 2-4 hari pertama setelah melahirkan. Pada tahap ini kram signifikan saat rahim akan mulai menyusut, hal ini terjadi karena Moms menjalani proses menyusui yang melepaskan oksitosin, sehingga membantu rahim berkontraksi.

Pada tahap ini darah akan berwarna merah terang dan mirip dengan aliran menstruasi yang sangat berat. Moms juga mungkin melihat gumpalan darah, lendir, dan jaringan yang keluar dari vagina.

Baca Juga: Ketahui Mengenai Kontraksi Rahim Pasca Melahirkan

2. Lochia Serosa

tahapan dalam nifas 3.jpg

Tahapan nifas ini berlangsung sekitar empat hari hingga satu atau dua minggu. Aliran darah mulai berkurang, warnanya mulai berubah dari merah muda-cokelat ke kuning selama sekitar satu minggu.

Cairan yang keluar dari vagina adalah sel darah merah dari luka plasenta dan sel darah putih yang merupakan lendir dari serviks.

3. Lochia Sanguilenta

tahapan dalam nifas 4.jpg

Tahap ini terjadi selama satu sampai dua minggu berikutnya, di mana darah yang keluar berwarna merah dan berlendir.

4. Lochia Alba

tahapan dalam nifas 5.jpg

Tahapan nifas ini berlangsung sekitar minggu 4-6 setelah melahirkan. Cairan yang keluar dari vagina berwarna kuning muda atau putih kekuningan, dengan perdarahan hampir hilang.

Seharusnya berbau seperti darah menstruasi biasa, tidak ada gumpalan. Pada tahap ini rahim telah mengering, dan keluarnya sebagian besar adalah sel darah putih dan sel-sel dari lapisan rahim.

Baca Juga: 4 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

Moms perlu khawatir dan berkonsultasi dengan dokter, apabila darah yang keluar tidak terkendali dengan gumpalan-gumpalan yang besar dengan waktu kurang dari satu jam.

Menurut Queensland Health, perdarahan ini sebenarnya adalah hal yang normal. Namun, bisa juga menandakan masalah serius lho Moms bila perdarahan yang keluar sangat banyak, kondisi ini bisa jadi merupakan pendarahan pascamelahirkan atau bagian dari plasenta yang mungkin masih menempel di rahim.

Darah yang keluar memiliki bau busuk, bukannya berbau seperti darah menstruasi normal, kondisi ini juga patut untuk kita waspadai apalagi jika disertai demam.

(PSF)

Artikel Terkait