KESEHATAN
8 Maret 2020

Merasa Risih? Ini Cara Menghilangkan Tahi Lalat!

Temui ahli bedah jika ingin menghilangkan tahi lalat
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Ada beberapa kondisi pada kulit yang sangat umum terjadi dan jinak (tidak berbahaya). Kondisi kulit yang biasa kita alami seperti tahi lalat, bintik-bintik, tanda kulit, lentigin jinak, dan keratosis seboroik.

Kali ini kita akan membahas mengenai tahi lalat. Tahi lalat yang tumbuh pada kulit kita biasanya berwarna coklat atau hitam. Tahi lalat dapat muncul di mana saja di kulit, sendirian atau dalam kelompok.

Dilansir dari Web MD, sebagian besar tahi lalat muncul pada anak usia dini dan selama 25 tahun pertama kehidupan seseorang. Merupakan kondisi normal jika memiliki10 hingga 40 tahi lalat di tubuh manusia.

Baca Juga: Mengenal Tahi Lalat yang Normal dan Berbahaya

Seiring berjalannya waktu, biasa tahi lalat ini akan berubah perlahan, lebih besar atau berubah warnanya. Bahkan pada beberapa orang, rambut bisa tumbuh di tahi lalatnya. Namun ada juga tahi lalat yang tidak berubah dan tetap seperti itu.

Bagi kita yang tahi lalatnya berubah, apalagi membesar, pasti akan merasa risih.

Menghilangkan Tahi Lalat

Ingin rasanya segera menghilangkang tahi lalat tersebut. Apa yang bisa dilakukan untuk menghilangkan tahi lalat?

1. Pemotongan Tahi Lalat tanpa Perlu Jahitan

menghilangkan tahi lalat

Foto: epiphanydermatology.com

Menurut Health Line, menghilangkan tahi lalat dengan cara ini, dokter kulit akan menggunakan alat tipis seperti pisau cukur untuk mengiris tahi lalat dengan hati-hati, setelah sebelumnya diberi obat anestesi.

Bulu-bulu membantu meminimalkan penampilan eksisi dengan memadukan tepi luka dengan kulit di sekitarnya. Jahitan tidak diperlukan setelah tahi lalat diiris. Tahi lalat biasanya diperiksa di bawah mikroskop setelah itu untuk memeriksa apakah timbul tanda-tanda kanker kulit.

2. Pemotongan Tahi Lalat dengan Jahitan

menghilangkan tahi lalat

Foto: draleticiadermatologista.com.br

Dilansir dari Emedicinehealth.com, menghilangkan tahi lalat dengan pemotongan yang memerlukan jahitan biasanya dilakukan di daerah sensitif kosmetik.

Baca Juga: 7 Jenis Essential Oil untuk Menyamarkan Bekas Luka

Dokter bedah yang melakukan pemotongan, akan memetakan tahi lalat, membersihkan daerah itu, dan mematikannya. Kemudian menggunakan pisau bedah untuk memotong tahi lalat dan perbatasan yang mengelilingi tahi lalat.

Ukuran perbatasan tergantung pada kekhawatiran ahli bedah untuk menghilangkan tahi lalat. Jika ada kekhawatiran bahwa tahi lalat bisa bersifat prekanker atau kanker, doker akan memotong batas yang besar untuk memastikan bahwa tahi lalat sepenuhnya dipotong.

Tergantung pada kedalaman tahi lalat (seberapa dalam tahi lalat menembus ke dalam kulit), jahitan ditempatkan baik dalam (diserap oleh tubuh dan tidak harus dihilangkan) atau pada permukaan atas kulit (ini tidak menyerap dan akan dihapus kemudian).

Baca Juga: Kenali Kanker Kulit, Termasuk Tanda dan Gejalanya

Menghilangkan tahi lalat, bukanlah hal mudah yang bisa kita lakukan di rumah. Banyak orang yang mencoba melakukannya sendiri, padahal cara tersebut tidak aman.

“Banyak orang mencoba berbagai cara untuk menghilangkan tahi lalat,” kata Anthony Rossi, ahli bedah di Memorial Sloan Kettering Cancer Center.

Risiko infeksi dan bekas luka memburus sangat besar. Dan jika tahi lalat itu kanker, Moms dapat meninggalkan sel-sel kanker di dalam kulit.

Artikel Terkait