KESEHATAN
12 Oktober 2019

Tahukah Moms tentang Mandi Sitz?

Mandi sitz bisa membantu meringankan berbagai masalah organ kewanitaan
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mandi sitz adalah mandi hangat dan dangkal yang membersihkan perineum, yang merupakan ruang antara rektum dan vulva atau skrotum. Mandi sitz juga bisa menghilangkan rasa sakit atau gatal di area genital.

Dilansir dari Health Line, Moms bisa mandi sitz di bak mandi atau dengan peralatan plastik yang pas di toilet kita. Alat plastik ini biasanya berupa wadah bundar, dangkal, yang seringkali dilengkapi dengan kantong plastik yang ujungnya panjang.

Baca Juga: 5 Manfaat Mandi Air Hangat

Wadah ini sedikit lebih besar ukurannya dari mangkuk toilet standar sehingga dapat dengan mudah dan aman diletakkan di bawah dudukan toilet untuk memungkinkan kita tetap duduk saat mandi sitz. Moms bisa membelinya di berbagai toko dan apotek.

Apa lagi informasi yang harus diketahui mengenai mandi sitz? Simak di bawah ini yuk.

Kapan Harus Mandi Sitz?

mandi sitz

Berendam dalam air pada suhu panas yang sedang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dengan meningkatkan aliran darah. Mandi sitz tidak menyembuhkan masalah kesehatan yang kita alam, namun akan menenangkan iritasi yang terjadi.

Mandi sitz biasanya digunakan sebagai perawatan di rumah jika Moms mengalami beberapa hal, seperti:

  • Fisura anus, atau robekan kecil pada kulit yang melapisi pembukaan anus
  • Sembelit atau diare
  • Wasir
  • Suatu kondisi yang mempengaruhi kelenjar prostat yang disebut prostatitis
  • Setelah persalinan

Mandi sitz akan memberikan kelegaan dari rasa sakit, terbakar, dan peradangan, tetapi Moms mungkin memerlukan perawatan lain juga.

Baca Juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Herpes Genital

Dokter anak mungkin menyarankan mandi sitz untuk anak yang mengalami gerakan usus yang tidak nyaman, reaksi kulit, atau cedera di area genital.

Mandi Sitz di Bathtub

mandi sitz

Foto: mamanatural.com

Mandi sitz tidak membutuhkan banyak air, hanya beberapa inci. Jangan tambahkan shower gel, mandi busa, atau sabun jenis apa pun. Suhu air haruslah hangat dan nyaman saat disentuh.

Menurut Nivin Todd, dokter kandungan yang praktik di Advanced Women's Health Specialists, rendam hingga tiga kali sehari selama 10 hingga 15 menit. Tergantung pada kondisi kita, dokter mungkin menyarankan lebih sering.

Jika Moms melakukan mandi sitz di bak mandi,

  • isi bak mandi dengan sekitar 2 hingga 3 inci air hangat.
  • duduk di bak mandi, pastikan area intim kita tertutup.

Baca Juga: Cegah Tumbuhnya Jamur Pada Handuk dan Keset Dengan 4 Cara Mudah Ini

Setelah itu, tepuk-tepuk area kering dengan pelan menggunakan handuk lembut. Moms juga bisa mengeringkannya dengan menggunakan pengering rambut dengan suhu sejuk atau rendah dan sedikit hangat.

Toko peralatan medis, serta apotek, menjual bak plastik kecil atau wastafel yang sesuai dengan kursi toilet toilet kita juga.

Tidak sulit kan Moms melakukan mandi sitz?

Artikel Terkait