KEHAMILAN
16 Juli 2020

Berapa Takaran Kopi yang Aman untuk Ibu Hamil?

Terlalu banyak kopi bisa memengaruhi kecepatan detak jantung Moms lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, dengan maraknya penjualan kopi serta menjadikannya sebagai gaya hidup tentu membuat Anda tertarik mencobanya. Akan tetapi, Anda mungkin akan takut memikirkan untuk mengonsumsi kopi setelah keadaan berubah yaitu hamil.

American College of Obstetricians and Gynecologists mengungkapkan kopi yang seyogyanya mengandung kafein ternyata aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu 200 miligram kafein sehari, atau sekitar satu cangkir kopi setiap hari.

Baca Juga:DIY Masker Kopi untuk Dapatkan Wajah Awet Muda

Namun, Moms mesti ingat bahwa sumber-sumber lain seperti cokelat, teh, dan kola berkarbonasi juga berkontribusi terhadap asupan kafein ibu hamil, yang mungkin merupakan total harian sehingga bisa memberikan efek samping.

Takaran Minum Kopi yang Aman untuk Ibu Hamil

Lalu, selain jumlah takaran kopi yang aman, menurut American Pregnancy Association, jenis pun harus dipikirkan untuk menentukan takaran minum kopi yang aman untuk ibu hamil, yaitu :

  • Brewed, 8 ons atau 95 - 165 mg
  • Brewed, tanpa kafein, 8 ons atau 2 - 5 mg
  • Espresso, 1 ons atau 47 - 64 mg
  • Latte, 8 ons atau 63 - 126 mg

Jumlah tersebut merupakan perkiraan karena jumlah kafein dalam kopi khususnya, sangat bervariasi. Dilansir dari artikel NSW Medications in Pregnancy dan Breastfeeding Service, lebih baik untuk menghindari suntikan ganda kopi espresso.

Bahkan, secara umum minuman tanpa kafein adalah alternatif yang baik.

Doms disarankan untuk lebih banyak meminum air putih, susu, dan jus. selama hamil Demikian juga jika Moms meminum obat yang mengandung kafein. Moms harus mempertimbangkan hal tersebut sebagai total asupan kafein dan batas yang disarankan.

Bila tidak dapat menentukan, maka Moms harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga:Minum Kopi Instan Setiap Hari, Apa Bahayanya?

Efek Kafein pada Ibu Hamil

Ibu hamil

Bukan tanpa alasan ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi kafein dalam jumlah besar. Kafein diketahui punya efek kurang baik untuk ibu hamil. berikut ulasannya.

  • Moms, kafein adalah stimulan, dan terlalu banyak meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, menyebabkan kecemasan, insomnia, dan masalah tidur.
  • Kafein yang berlebih mampu meningkatkan frekuensi buang air kecil Anda, dan mengeluarkan air dari tubuh sehingga membuat dehidrasi sesuai dengan artikel yang dikeluarkan oleh University of Michigan.
  • Konsumsi kafein secara teratur dapat membuat Anda ketagihan. Ketika Anda menghentikannya tiba-tiba, Anda kemungkinan besar akan mengalami gejala mudah tersinggung, kelelahan, dan sakit kepala.

Efek Kafein pada janin

USG Janin

Bukan hanya pada ibu hamil, kafein juga ternyata punya efek pada janin lho Moms. Apa saja? Berikut daftarnya.

  • Kafein juga dapat melewati plasenta dan memengaruhi organ yang berkembang di janin, yang tidak dapat menangani kafein. Juga, kafein:
  • Merangsang bayi, membuatnya aktif untuk waktu yang lama.
  • Merangsang detak jantung janin, yang dapat menyebabkan gangguan tidur, dan detak jantung tidak teratur.
  • Pola tidur bayi serta gerakan normalnya terganggu, terutama pada tahap akhir kehamilan.

Baca Juga:Benarkah Bayi ikut Terpapar Kafein Jika Busui Hobi Minum Kopi?

Meskipun pemikiran untuk menstabilkan makanan pokok dalam diet Moms mungkin membuat frustrasi, ingatlah bahwa itu tidak selamanya.

Tak lama lagi, Moms akan dapat minum beberapa takaran kopi favorit tanpa khawatir saat hamil. Dan ketika bayi lahir, tentu Moms akan membutuhkannya untuk terjaga menjaga Si Kecil.

Artikel Terkait