3-5 TAHUN
26 Maret 2020

Ini Tanda Anak Cacingan, Wajib Tahu!

Kenali tandanya pada anak yuk, Moms
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Mungkin Moms sering mendengar cacingan pada anak. Cacingan tidak akan menyakiti anak Moms dan Moms dapat mengobatinya dengan mudah. Tapi menyebar dengan sangat mudah juga.

Berdasarkan American Academy of Pediatrics, infeksi cacing dianggap salah satu penyakit paling umum pada anak-anak yang hidup dalam kemiskinan ekstrem di negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Cacingan merupakan ancaman kesehatan global utama terhadap anak-anak.

Anak dapat memperoleh cacing ketika mereka secara tidak sengaja mendapatkan telur cacing di tangan dan menelannya. Ini mungkin terjadi jika anak bersentuhan dengan orang-orang yang menderita cacingan atau dengan debu, mainan, bisa juga sprei yang terinfeksi cacing.

Jika anak-anak menyentuh benda-benda di sekitar rumah tanpa mencuci tangan, telur-telur cacing itu mungkin menular ke orang lain di rumah juga.

Baca Juga: Penyebab Balita Cacingan dan Cara Mencegahnya

Tanda Anak Cacingan

cacingan pada anak, tanda cacingan

Foto: Orami Photo Stock

Sebagian besar cacingan pada anak bisa tidak menunjukkan tanda yang berarti. Namun pada beberapa kondisi, ada beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa Si Kecil tertular cacingan, yaitu:

Pada wanita, cacingan ditandai juga dengan kemerahan dan gatal di sekitar area vagina. Cacing kremi menyebabkan atau memperburuk vulvovaginitis pada anak perempuan.

Moms mungkin melihat cacing jika memeriksa anak di malam hari. Ambil senter, coba buka celana anak dan lihat dengan seksama di sekitar anus dan lubang ke vagina pada anak perempuan. Moms mungkin melihat seperti tali putih kecil yang mungkin bergerak.

Baca Juga: Bukan Cuma Cuci Tangan, Lakukan 5 Cara Ini untuk Mencegah Cacingan pada Balita

Bagaimana Cacingan pada Anak Menyebar?

cacingan pada anak, tanda cacingan

Foto: Orami Photo Stock

Cacing pada anak terlihat seperti benang putih, yang panjangnya sekitar 1 cm. Cacing-cacing ini hidup di usus bagian bawah, tetapi mereka keluar dari anus pada malam hari untuk bertelur di area antara bokong, yang menyebabkan pantat anak terasa sangat gatal.

Diperkirakan satu cacing betina dapat bertelur hingga 16.000 telur.

Cacing menyebar ketika anak-anak menggaruk bagian bawahnya, menyebabkan telur berkumpul di bawah kuku. Anak kemudian membawa telur cacing kembali ke mulut mereka dengan tangan.

Telur juga dapat disebarkan secara tidak langsung, dalam makanan, debu, atau barang lainnya. Telur bisa bertahan hingga dua minggu di luar tubuh.

Setelah anak menelan telur cacing, telur-telur itu menetas di usus kecil anak dan cacing-cacing bergerak ke anusnya.

Baca Juga: Seperti Apa Gejala Cacingan Pada Anak?

Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?

cacingan pada anak, tanda cacingan

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms melihat tanda-tanda anak cacingan, harus segera mengobatinya.

Bila Moms telah mencoba menggunakan obat cacing untuk anak dan gejalanya belum membaik, bawalah Si Kecil ke dokter anak. Dokter akan memeriksa anak dan mungkin ingin melakukan tes darah atau kotoran.

Segera bawa anak ke dokter juga jika Si Kecil mengalami sakit perut, mual, muntah atau tingkat energi yang rendah.

Artikel Terkait