BALITA DAN ANAK
21 Agustus 2020

Tanda Anak Mengalami Diabetes Tipe 2 dan Ini Jenis Makanan yang Cocok!

Simak dengan baik ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ninta
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Walaupun diabetes umumnya dialami orang dewasa, anak-anak pun dapat mengalaminya. Terdapat dua tipe diabetes yang umumnya anak alami yaitu tipe 1 dan 2. Tanda anak mengalami diabetes tipe 2 pun berbeda dengan tipe 1.

Selain itu, diketahui juga bahwa diabetes tipe 2 yang dialami anak lebih berbahaya dibandingkan tipe 1.

“Banyak anak yang mengalaminya dan beberapa menderita ketoasidosis diabetik. Oleh sebab itu, kami akan segera memberi mereka insulin pada mereka,” kata dokter Ileana Vargas, ahli endokrin pediatrik di Naomi Berrie Diabetes Center dari Columbia Presbyterian Medical Center, New York.

Baca Juga: Gejala Diabetes Pada Anak dan Pengobatannya

Tanda Anak Mengalami Diabetes Tipe 2

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: uhcstaffing.com

Diabetes tipe 2 pada anak-anak adalah penyakit kronis yang memengaruhi cara tubuh anak memproses gula (glukosa).

Tanpa pengobatan, kelainan ini menyebabkan gula menumpuk di dalam darah, yang dapat menyebabkan konsekuensi jangka panjang yang serius.

Walau dulu lebih sering terjadi pada orang dewasa, namun kini diabetes tipe 2 pada anak terus meningkat karena dipicu oleh epidemi obesitas. Lalu, apa saja tanda anak mengalami diabetes tipe 2?

1. Tingkat A1C lebih tinggi dari 6,5 Persen

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: Youtube

Dikutip dari Mayo Clinic, tanda anak mengalami diabetes tipe 2 biasanya bisa didiagnosis menggunakan tes darah A1C.

Jika tingkat A1C menunjukkan angka 6,5 persen atau lebih tinggi pada dua tes terpisah berarti anak menderita diabetes.

Selain tes darah A1C, Moms juga bisa memeriksakan kondisi anak dengan tes gula darah acak, tes gula darah puasa, dan tes toleransi glukosa oral.

Baca Juga: Mengenali Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak

2. Terus Merasa Haus

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: intermountainhealthcare.org

Anak yang mengalami diabetes tipe 2 akan terus merasa haus dan sering buang air kecil.

Kelebihan gula yang menumpuk dalam aliran darah anak dapat menarik cairan dari jaringan-jaringan di dalam tubuhnya.

Akibatnya anak menjadi mudah haus dan jadi lebih sering buang air kecil daripada biasanya.

3. Mudah Lelah

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: jooinn.com

Saat anak mengalami kekurangan gula dalam tubuhnya, maka ia akan sangat mungkin untuk mengalami kelelahan.

Kenapa? Ini terjadi karena pankreas penderita diabetes tidak menghasilkan cukup insulin, atau bahkan tubuhnya tidak menggunakan insulin secara efektif.

Padahal, sel-sel dalam tubuh mereka membutuhkan insulin untuk menyerap glukosa dari darah.

Jika sel-sel tidak dapat mengambil cukup glukosa, maka glukosa atau gula dapat menumpuk di dalam darah. Sedangkan sel-sel tubuh anak membutuhkan glukosa untuk menyediakan energi.

Obat diabetes, seperti insulin atau metformin, dapat membantu lebih banyak gula bergerak ke dalam sel dan mencegahnya dari membangun ke tingkat berbahaya dalam darah.

Baca Juga: Adakah Pengaruh Diabetes Pada Kesehatan Gigi dan Mulut Anak?

4. Penglihatan yang Kabur

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: eyesitetexas.com

Tanda anak mengalami diabetes tipe 2 yang paling umum adalah penglihatan yang kabur. Ini mengacu pada hilangnya ketajaman penglihatan anak dan ketidakmampuan anak untuk melihat detail halus.

Namun, penglihatan kabur ini tidak bersifat permanen. Penglihatan Si Kecil tetap dapat kembali normal setelah kadar glukosa darahnya kembali pada angka kisaran normal.

5. Daerah Kulit yang Gelap

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: endocrinologyadvisor.com

Apakah Moms menemukan kulit berwarna gelap di sekitar area kulit leher atau ketiak anak? Ini juga merupakan tanda anak mengalami diabetes tipe 2.

"Bercak kulit gelap di leher, di bawah lengan, dan di paha bagian dalam adalah kondisi yang disebut acanthosis nigricans.

Kondisi ini menyebabkan kulit di daerah yang terkena menjadi lebih gelap, lebih tebal, dan sering terasa lembut saat disentuh," jelas dokter Joel Schlessinger, M.D., dokter kulit bersertifikat dan presiden LovelySkin.

Acanthosis nigricans ini bisa menjadi tanda adanya resistensi insulin dalam tubuh, yang merupakan prekursor untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Baca Juga: 7 Gejala Diabetes Pada Anak yang Harus Orangtua Kenali

6. Penurunan Berat Badan

tanda anak mengalami diabetes tipe 2

Foto: plantbasedjuniors.com

Tanpa energi yang disuplai gula, jaringan otot dan simpanan lemak akan menyusut. Anak dengan diabetes mengalami kekurangan insulin yang dapat membuat tubuhnya tidak mendapatkan cukup glukosa untuk digunakan sebagai energi.

Akibatnya, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi, yang menyebabkan penurunan berat badan secara keseluruhan. Namun, penurunan berat badan lebih jarang terjadi pada anak-anak dengan diabetes tipe 2 daripada pada anak-anak dengan diabetes tipe 1.

Jangan abaikan tanda anak mengalami diabetes tipe 2 ini. Semakin cepat Moms mengetahuinya, semakin cepat pula kondisi anak dapat ditangani dengan baik.

Baca Juga:

Jenis Makanan Manis yang Cocok Dikonsumsi untuk Anak Diabetes

Jika diabetes tipe 1 lebih sulit untuk disembuhkan karena rusaknya sistem produksi insulin, anak dengan diabetes tipe 2 lebih bisa dijaga kondisinya karena pankreas. Untuk anak dengan diatebes tipe 2, dokter akan memberikan obat sekaligus menyarankan pentingnya gaya hidup sehat untuk menjaga kadar gula darah.

Akan tetapi, makanan manis adalah makanan yang sulit untuk dijauhkan dari anak-anak. Hampir semua anak-anak sangat menyukai makanan manis.

Moms tidak perlu khawatir karena ada banyak makanan manis yang aman untuk dikonsumsi anak dengan diabetes, contohnya adalah olahan buah-buahan. Berikut ini adalah beberapa ide makanan manis yang bisa Moms buat untuk Si Kecil dengan diabetes.

1. Selai Buah

3 Ide Makanan Manis yang Aman untuk Anak Diabetes

Foto: pinimg.com

Dilansir dari halaman Kids Health, Moms bisa menyiapkan ½ cup yogurt vanilla rendah lemak yang dicampur dengan topping whipped cream non-dairy dan buah yang manis, salah satunya stroberi. Selai buah bisa menjadi alternatif makanan manis untuk anak diabetes.

Blender ketiga bahan ini hingga halus dan Moms bisa menyajikannya sebagai cocolan untuk roti gandum atau biskuit. Bahan ini juga bisa menjadi menu healthy bowl untuk sarapan.

Untuk variasi isian roti, yogurt bisa diganti dengan keju rendah lemak atau bahkan tanpa lemak. Moms tinggal oleskan sedikit margarin tanpa trans-fat pada roti gandum, panggang rotinya lalu beri keju rendah lemak dan tambahkan buah-buahan.

Baca Juga: Mengenali Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak

2. Chocolate Chip Cookies dengan Pisang dan Peanut Butter

3 Ide Makanan Manis yang Aman untuk Anak Diabetes

Foto: fooddoodles.com

Anak-anak pasti suka dengan chocolate chip cookies. Akan tetapi, anak dengan diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi chocolate chip cookies yang dijual di pasaran karena biasanya kandungan gulanya tinggi.

Moms bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang aman untuk anak penderita diabetes.

Caranya dengan menggunakan oats, dark chocolate chips, kenari, peanut butter dan sedikit garam yang dicampurkan dengan sedikit minyak sayur dan pisang matang yang dihancurkan sebagai pengganti tepung.

Panggang bahan tersebut sehingga menjadi cookies. Selain lebih sehat, Si Kecil pasti akan menyukainya dan salah satu pilihan makanan manis untuk anak diabetes.

3. Olahan Ubi

3 Ide Makanan Manis yang Aman untuk Anak Diabetes

Foto: inspiredtaste.net

Moms juga bisa memberikan ubi sebagai pilihan makanan manis untuk anak diabetes. Selain rasanya manis, ubi memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga baik untuk pencernaan Si Kecil.

Moms bisa memotong ubi menjadi bentuk kentang goreng, lalu beri olive oil dan secubit garam lalu di panggang. Variasi lainnya, kukus ubi, hancurkan, dan campur dengan sedikit keju rendah lemak untuk memberi rasa gurih sehingga rasanya tidak membosankan untuk Si Kecil.

Memberi makanan manis untuk Si Kecil yang memiliki penyakit diabetes memang terkadang membuat khawatir.

Akan tetapi, jika Moms bisa mengolah makanan dengan kreatif dan mengimbangi kegiatan Si Kecil dengan aktivitas fisik, kandungan gula darah dalam tubuh Si Kecil akan terjaga dan terhindar dari tanda anak mengalami diabetes tipe 2 di atas.

Artikel Terkait