BAYI
3 Juli 2020

4 Tanda Bayi Sedang Kepanasan, Waspada!

Selain kulit yang memerah, waspadai tanda lain dari bayi kepanasan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bayi mungil Moms membutuhkan perhatian dalam setiap perkembangannya. Bukan hanya itu, cuaca yang menentu akhir-akhir ini juga menjadi alasan Moms harus mengecek kondisi Si Kecil lebih sering.

Hal ini salah satunya untuk melihat jika ada tanda bayi kepanasan atau kedinginan.

Apa pun musimnya, selalu ada kemungkinan bayi akan merasa kepanasan. Hal-hal seperti jenis pakaian yang digunakan, aktif atau tidaknya Si Kecil, pemanas ruangan yang terlalu tinggi juga bisa jadi penyebab bayi kepanasan bahkan ketika cuaca dingin di luar.

Bayi dan anak-anak yang masih mengembangkan kemampuan mengatur suhu badan, membuatnya lebih rentan terhadap rasa panas daripada orang dewasa.

Ivy Pointer, M.D., seorang dokter di unit perawatan intensif anak di Wake Med di North Carolina mengatakan, dari sudut pandang fisiologi bayi dan anak-anak memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi, yang berarti bahwa bayi secara fisik menciptakan lebih banyak panas per kilogram berat badan.

“Mereka memiliki penyerapan panas yang lebih tinggi karena fakta bahwa mereka memiliki luas permukaan yang lebih tinggi untuk rasio massa. Dan mereka memiliki tingkat keringat yang lebih rendah,” jelasnya.

Baca Juga: Tidak Selalu Demam, Ini 5 Penyebab Kepala dan Tubuh Bayi Terasa Panas

Tanda Bayi Kepanasan

Berikut adalah beberapa tanda lain saat bayi kepanasan yang harus Moms tahu.

1. Hangat saat Disentuh

Hati-Hati Jika Menemukan 4 Tanda Ini Berarti Bayi Sedang Kepanasan -1.jpg

Foto: Masandpas.com

Tanda pertama bayi kepanasan adalah kulitnya terasa hangat saat disentuh. Giuseppe Aragona, M.D. seorang dokter keluarga mengatakan, ada cara mudah lainnya yang bisa dilakukan.

“Anda harus menyentuh telinga dan leher bayi. Jika warnanya merah dan panas, bayimu sedang kepanasan,” kata Giuseppe.

Giuseppe mengatakan, suhu bayi bervariasi di siang hari. Jadi Moms harus memastikan bayi berada pada suhu yang nyaman saat tidur dan sepanjang hari. Saat bayi tidur, penting juga untuk memastikan bayi tidak mengenakan terlalu banyak pakaian dan tidak menggunakan baju yang terlalu tebal.

2. Kulit yang Memerah dan Detak Jantung Meningkat

Hati-Hati Jika Menemukan 4 Tanda Ini Berarti Bayi Sedang Kepanasan -2.jpg

Foto: Romper.com

Beberapa bayi secara alami terlihat memiliki kulit yang memerah daripada yang lain ketika merasa panas. Akan tetapi, kulit yang memerah juga bisa menjadi tanda umum saat bayi kepanasan.

“Bahayanya terletak pada memiliki kulit yang memerah yang dikombinasikan dengan gejala-gejala lain, termasuk denyut nadi yang cepat dan mual, yang dapat menjadi tanda bayi kepanasan,” tambahnya.

Alasan mengapa detak jantung manusia meningkat saat kepanasan adalah karena tekanan yang diberikan pada tubuh menyebabkannya bekerja ekstra untuk menjadi dingin. Jika bayi mengalami detak jantung atau pernapasan yang cepat, cobalah untuk segera mendinginkannya. Misalnya dengan membuka pakaiannya, bawa ke ruang ber-AC, dan sebagainya. Dan juga jaga bayi tetap terhidrasi.

Perhatikan juga suhu tubuh Si Kecil. Suhu normal bayi adalah sekitar 36 derajat celcius. “Suhu 38 derajat Celcius adalah saat bayi kepanasan atau malah demam," katanya.

Jika bayi memiliki suhu 37,9 derajat celcius atau lebih tinggi tetapi tidak berkeringat, bayi mungkin mengalami overheat dan harus segera menelepon dokter.

Baca Juga: 4 Masalah Kulit Bayi di Musim Panas, Perhatikan Moms!

3. Lesu atau Tidak Responsif

Hati-Hati Jika Menemukan 4 Tanda Ini Berarti Bayi Sedang Kepanasan -3.jpg

Foto: Smartparenting.com.ph

Tanda lain saat bayi kepanasan adalah terlihat lesu, lemas, dan tidak responsif. Menurut Dr. Daniel Ganjian, MD seorang dokter anak di Santa Monica, jika bayi tidak menanggapi sentuhan atau tidak merespons saat digelitik dan tampak kurang bersemangat dari biasanya, pastikan untuk periksa suhunya dan segera dinginkan.

“Beri anak Anda banyak cairan, mandi hangat, dan hubungi dokter anak Anda,” saran Daniel.

Mirip dengan kelesuan, bayi yang mengalami kepanasan akan tampak kebingungan dan cenderung akan pingsan. Jika di luar, Daniel merekomendasikan untuk membawa bayi ke tempat teduh atau ruangan yang dingin, melepas lapisan baju, dan memberinya air dingin atau susui untuk membantu bayi menjadi dingin dengan cepat.

“Bayi tidak bisa mengatakan bahwa di luar terlalu panas untuknya. Aturan praktisnya adalah jika Anda tidak nyaman di luar, maka anak Anda juga tidak," jelas dia.

4. Muntah

Hati-Hati Jika Menemukan 4 Tanda Ini Berarti Bayi Sedang Kepanasan -4.jpg

Foto: Babycentre.co.uk/Istockphoto.com

American Academy of Pediatrics (AAP) mengidentifikasi mual dan muntah sebagai tanda bayi kepanasan juga. Meskipun mungkin sulit untuk mengetahui apakah bayi merasa mual jika tidak muntah dan tidak sakit, terlalu panas mungkin menjadi sumbernya.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk segera mencari bantuan medis jika bayi terlihat muntah setelah kepanasan.

Baca Juga: Demam, Perhatikan Usia Bayi Sebelum Memberinya Obat Penurun Panas

Selalu cek kondisi Si Kecil. Jika ditemukan tanda bayi kepanasan seperti di atas, segera dinginkan ya Moms.

Artikel Terkait