KEHAMILAN
2 Agustus 2020

Stres Saat Hamil, Ini Tanda dan Tips Menguranginya

Kehamilan adalah masa banyak perubahan. Sehingga dapat menambah tekanan baru dalam hidup Moms.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Dina Vionetta

Setelah begadang meneliti pilihan melahirkan secara online, Moms mendadak tidak bisa tidur.

Atau merasa ketinggalan di tempat kerja dan tak jarang setiap makan bertanya-tanya apa yang bisa dimakan dan tidak bisa.

Walaupun, kehamilan merupakan salah satu saat paling bahagia dalam hidup akan tetapi bagi beberapa calon ibu, ini adalah masa penuh kebingungan, ketakutan, dan stres.

Tapi, coba tebak? Hal ini normal dan biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran.

Baca Juga:Stres Saat Hamil, Hati-hati Dampaknya pada Janin

Namun, bila Moms terlalu banyak stres dapat membuat tidak nyaman. Stres dapat membuat Anda sulit tidur, sakit kepala, kehilangan selera makan atau makan berlebihan.

Tanda Stres Saat Hamil

Menurut artikel keluaran Marchofdimes.org, tingkat stres yang tinggi yang berlanjut untuk waktu yang lama dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Saat Moms hamil, jenis stres ini dapat meningkatkan kemungkinan memiliki bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu kehamilan) atau bayi berat lahir rendah (beratnya kurang dari 5½ pon).

Bayi yang lahir terlalu cepat atau terlalu kecil berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan. Lalu, apa saja tanda stres saat hamil?

1. Sakit di Beberapa Titik Tubuh

Sesak napas

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, salah satu tanda stres saat hamil adalah sakit di beberapa titik tubuh seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, sakit kepala, detak jantung cepat, masalah penglihatan, masalah perut, nyeri otot, dan meningkatnya keringat.

2. Alami Kebingungan

Alami kebingungan

Foto: Orami Photo Stocks

Stres saat hamil pun bisa menyebabkan kebingungan, mimpi buruk, kehilangan memori, perubahan pola tidur, sehingga kesulitan fokus.

Baca Juga:Kelola Stres saat Hamil dengan Cara Ini

3. Perasaan Sendu

Perasaan Sendu

Foto: Orami Photo Stocks

Moms stres saat hamil dapat membuat merasakan kesedihan, rasa bersalah, kecemasan, lekas marah, takut,penolakan, khawatir, kesepian atau frustasi.

4. Perubahan Pola Makan

Sebagai ibu hamil, Moms seharusnya makan lebih baik atau sehat akan tetapi saat stres saat hamil bisa mengalami makan yang lebih sedikit atau tidak mau makan sama sekali.

Tips Mengurangi Stres Saat Hamil

Stres saat Hamil, Ini Cara Mengurangi

Foto: Orami Photo Stocks

Namun, ada sejumlah cara untuk mengobati stres saat hamil secara alami, tanpa menggunakan anxiolytics dilansir dari American Pregnancy Association:

1. Temukan Pemicu

Apakah ada sesuatu yang spesifik membuat Moms cemas? Perhatikan apa yang terjadi ketika Moms merasa paling stres.

Stres saat hamil bisa dikurangi dengan melakukan sikap yang lebih menenangkan.

2. Istirahatlah

Moms, keletihan atau kebiasaan tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan emosi negative, termasuk stres saat hamil. Sehinggam pastikan Moms banyak tidur.

Perlu cukup tidur, cukup jeda, selain ada waktu untuk tidur siang.

“Tidur akan mengembalikan neurotransmitter yang berkurang selama dalam keadaan bangun,” ujar Keith Eddleman, MD, ob-gyn di Mount Sinai Hospital, New York.

Beberapa cara ini bisa Moms lakukan agar bisa cepat tidur, yaitu hindari makan apapun setidaknya dua jam sebelum tidur, gunakan bantal yang nyaman menopang tubuh, dan atur suasana kamar agar membuat lebih rileks.

3. Makan dengan Sehat

Pola makan yang seimbang dapat membantu mengurangi stres, serta menjaga kesehatan Moms serta Si Kecil dalam kandungan.

Makanlah sedikit-sedikit tapi lebih sering, hindari kopi dan gula berlebih. Selain itu, Moms juga perlu membangun sikap positif optimistik terhadap kehamilan.

4. Olahraga

Berolahraga ringan hingga sedang selama tiga puluh menit dalam beberapa kali seminggu sangat bermanfaat.

Luangkan juga waktu untuk bergerak seperti berjalan-jalan sejenak, nonton bioskop, yoga, dan meditasi. Pola hidup sehat selama hamil bisa menghindarkan Moms dari kemungkinan gangguan mood.

Hal ini juga dapat membantu menurunkan kadar kortisol, yang merupakan hormone yang menyebabkan kecemasan yang berujung stres saat hamil.

5. Meditasi dan Terapi

Meditasi dapat membantu menjernihkan pikiran dan menurunkan tingkat stres saat hamil.

Saat ini, sudah banyak referensi meditasi yang bisa Moms tonton lewat internet atau Moms bisa mengunjungi kelas meditasi yang ada.

Dan terapi, diperlukan jika tingkat stres Moms menjadi tak tertahankan, sehingga mungkin ingin mencair terapis untuk membahas kemungkinan masalah yang mendasari di bawah kecemasan Moms, serta cara sehat mengatasi perasaan serta stres saat hamil.

Jika Moms telah mengikuti langkah-langkah di atas dan masih terus-menerus merasa cemas, Moms mungkin perlu berbicara dengan dokter tentang kemungkinan memulai ansiolitik.

Ada sejumlah obat yang aman dikonsumsi saat hamil. Stres adalah hal yang umum selama kehamilan, dan tidak ada yang salah dengan mencari perawatan, dengan cara apa pun yang terbaik untuk Moms.

Baca Juga:6 Manfaat Mendengarkan Musik saat Hamil, Bisa Meringankan Stres!

Artikel Terkait