KEHAMILAN
6 Juni 2020

Tanda-Tanda Ibu Hamil akan Dapatkan Stretch Mark, Moms Perlu Tahu

Sebelum mendapatkan stretch mark, ternyata ada beberapa tanda-tandanya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Dina Vionetta

Stretch mark adalah garis-garis panjang yang terjadi ketika kulit tiba-tiba meregang dan sangat umum menimpa para wanita daripada pria.

Mereka dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, termasuk perut, paha, pinggul, payudara, lengan atas, dan punggung bagian bawah.

Menurut Journal of the American Academy of Dermatology, stretch mark biasanya menimpa hampir 50 persen ibu hamil.

Stretch mark saat hamil tidak berbahaya secara fisik tetapi dapat menyebabkan masalah dengan citra diri dan kecemasan.

Bagi sebagian orang, stretch mark adalah masalah yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Tanda-Tanda Ibu Hamil akan Dapatkan Stretch Mark

Biasanya stretch mark terlihat saat trimester ketiga sekitar bulan keenam atau ketujuh, namun beberapa ibu hamil akan mulai melihat mereka setelah perut mulai tumbuh.

Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut ini tanda-tanda ibu hamil akan dapatkan stretch mark menurut American Pregnancy Association:

Tahap 1

Tanda-Tanda Ibu Hamil akan dapatkan Stretch Mark

Foto: Orami Photo Stocks

Tanda ibu hamil akan mendapatkan stretch mark adalah salah satu bagian dari tubuh misal perut akan tampak berwarna merah muda, dan mungkin disertai juga gatal.

Tahap 2

stretch mark4.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Nah, secara bertahap, stretch mark akan membesar panjang dan lebar kemudian menjadi warna kemerahan atau ungu.

Tahap 3

Stretch Mark

Foto: Orami Photo Stocks

Setelah stretch mark matang, mereka akan kehilangan rona kemerahan atau merah muda. Kemudian, pada bulan-bulan setelah persalinan, stretch mark akan mulai memudar dan menjadi putih pucat.

Bentuknya pun akan berubah seperti panjang tidak beraturan.

Baca Juga:Stretch Mark Setelah Melahirkan? Ini Cara Alami Menghilangkannya

Sementara itu dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa faktor kemungkinan lain ibu hamil akan mendapatkan stretch mark, yaitu:

  • Memiliki riwayat stretch mark pribadi atau keluarga
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Menambah atau menurunkan berat badan dengan cepat
  • Menggunakan obat kortikosteroid
  • Mengalami sindrom Cushing, sindrom Marfan atau kelainan genetik tertentu lainnya.

Sementara itu, ada beberapa opsi perawatan yang tersedia meskipun tak banyak bukti mereka bekerja. Namun, menurut NHS.uk, Moms bisa mencoba:

  • Menggunakan riasan
  • Gunakan krim, gel atau lotion. Moms, saat ini sudah banyak di pasaran tentang krim yang dapat menghapus stretch mark. Hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan.
  • Terapi laser. Ini tidak dapat sepenuhnya menghilangkan stretch mark, tetapi mungkin membantu mereka memudar.

Baca Juga:5 Minyak Esensial untuk Mengatasi Stretch Mark, Moms Perlu Tahu!

Beberapa Moms mengaku mendapatkan stretch mark setelah bayi lahir. Tapi, kemungkinannya, tanda tersebut sebenarnya sudah ada di sana tetapi disembunyikan di tempat yang tak terlihat.

Menurut dokter kulit Harley Street, Ariel Haus, bisa jadi stretch mark telah terbentuk jauh di dalam kulit namun sangat lambat dan muncul setelah persalinan.

Namun, ada satu pengecualian untuk aturan 'tidak ada stretch mark setelah lahir' yaitu payudara Moms.

Dalam waktu satu minggu setelah melahirkan, ASI Moms akan masuk, membuat ukuran payudara membengkak dengan cepat dan memaksa kulit payudara ke mode peregangan penuh.

Jika Moms akan mendapatkan tanda peregangan pada payudara, ini mungkin saat mereka akan tiba.

Artikel Terkait