KESEHATAN
19 November 2019

8 Tanda Penyakit OCD yang Harus Diwaspadai

Waspadai gejala-gejala berikut, ini tanda jika Moms penderita OCD
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Apa Moms sering merasa rumah kotor? Berulang kali membersihkan rumah karena selalu merasa berantakan? Atau Moms sangat peduli akan kebersihan rumah atau mainan Si Kecil?

Jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa Moms menderita Obsessive-Compulsive Disorder (OCD), sebab OCD tidak sesimpel suka rapi-rapi dan bersih-bersih.

Dilansir dari The National Institute of Mental Health (NIMH), OCD adalah gangguan kronis yang umum dan berlangsung lama. Di mana seseorang memiliki pikiran terus-menerus (obsesi) dan/atau tindakan yang harus dilakukan (compulsion) mengenai sesuatu. Hal ini juga tidak bisa dikontrol, oleh sebab itu, penderita OCD seringkali mengalami hambatan dalam kegiatan sehari-hari.

Tanda Penyakit OCD

Agar Moms tidak menebak-nebak dan mendiagnosis diri sendiri, mari cari tahu tanda penyakit OCD di bawah ini!

1. Sering Cuci Tangan atau Menggunakan Hand Sanitizer

tanda menderita ocd

Mencuci tangan sebelum makan, atau setelah melakukan aktivitas tertentu sangatlah wajar.

Namun, apabila sedikit-sedikit Moms selalu mencuci tangan hanya karena ketakutan akan kuman yang menempel di kulit, ini bisa jadi tanda penyakit OCD.

“Jika Anda merupakan tipe orang yang mempunyai ritual cuci tangan yang sangat rumit, bahkan hingga menggosoknya dengan sabun sampai 5 kali sampai ke dalam-dalam kuku. Itu merupakan peringatan Anda terkena OCD,” ungkap Jeff Szymanski, PhD, Direktur Eksekutif dari International OCD Foundation, sebuah organisasi advokasi yang berbasis di Boston.

Baca Juga: 7 Tanda Kepribadian Ganda yang Mudah Dikenali

2. Memiliki Obsesi Bersih-bersih

tanda menderita ocd

Tanda seseorang menderita penyakit OCD yang paling umum adalah terobsesi untuk bersih-bersih.

Orang yang menderita OCD cenderung memaksakan diri untuk selalu membersihkan setiap jengkal area yang biasa ia gunakan. Bukan hanya rumah, tapi bisa juga seperti meja kantor, mobil, dan lainnya.

Biasanya mereka bisa berjam-jam melakukan kegiatan bersih-bersih hanya untuk memastikan setiap sudut sudah bersih dan bebas kuman.

“Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan berjam-jam setiap harinya tidak selalu dapat dikaitkan dengan OCD. Namun, jika Anda memiliki ketakutan dan kecemasan untuk tidak melakukan bersih-bersih seperti yang biasa Anda lakukan, itu baru salah satu tanda OCD,” jelas Michael Jenike, MD, seorang Psikiater di Massachusetts General Hospital, di Boston.

3. Sering Mengecek Ulang Segala Sesuatu

tanda menderita ocd

Double checking pekerjaan itu baik, tapi jika Moms dapat mengecek ulang sesuatu hingga lebih dari 5 kali, segera periksakan ke psikiater.

Penderita OCD cenderung memaksakan dirinya untuk mengecek ulang segala sesuatu hanya karena perasaan takut dan cemas.

Seperti dikutip dari health.com, Dr. Jenike memiliki pasien yang selalu mengecek ovennya sebanyak 3 kali hanya untuk memastikan ovennya tidak menyala.

Bukan ketakutan akan kebakaran, atau lupa mematikan, tapi hal itu sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari, dan ia merasa ada yang kurang jika tidak melakukan hal itu setiap harinya.

4. Berhitung

tanda menderita ocd

Ada juga tipe OCD yang selalu menghitung saat sedang melakukan sesuatu.

Seperti misalnya berhitung saat sedang menaiki tangga, atau saat berjalan ke parkiran mobil. Menurut mereka hal ini harus dilakukan supaya mereka tetap merasa aman.

Ada contoh lain. Misalnya seseorang yang menderita OCD memiliki keyakinan bahwa angka 7 itu baik.

Ia selalu merasa dia akan tersakiti atau orang lain akan terluka jika ia tidak mengambil 7 langkah dalam melakukan apapun.

Baca Juga: Apakah Kepribadian Ganda Bisa Disembuhkan?

5. Terorganisir Sangat Sempurna

tanda menderita ocd

Tanda penyakit OCD selanjutnya adalah memiliki kemampuan mengorganisir sesuatu dalam level yang sangat sempurna. Mereka terobsesi dengan urutan dan kesimetrisan.

“Mereka selalu menyusun sesuatu hingga ia merasa sudah sempurna, terlihat baik, simetris, dan jumlahnya sesuai (untuk barang),” ungkap Szymanski.

Terkadang penderita OCD merasa kerapihan dan kebersihan saja tidak cukup. Segala sesuatunya harus diletakkan secara simetris, dengan jumlah yang sesuai, diurutkan dari kecil ke besar, rendah ke tinggi, atau sebaliknya. Mereka perlu melakukan itu untuk memuaskan rasa khawatir berlebihannya.

6. Takut Tersakiti Atau Disakiti

tanda menderita ocd

Setiap orang pasti pernah terpikir akan kemungkinan terkena musibah, kecelakaan, atau hal buruk lainnya.

Tapi, penderita OCD memiliki pemikiran itu hampir setiap saat, dan mereka sulit menekan pikiran tersebut. Semakin mereka berusaha menghilangkan pemikiran itu, semakin besar ketakutan mereka.

Dilansir dari International OCD Foundation, beberapa ketakutan itu di antaranya; takut menyakiti orang lain, takut menyakiti diri sendiri, takut mengatakan sesuatu yang salah dan bikin orang lain tersinggung, takut dengan imajinasinya, dan takut mengambil barang orang lain.

7. Sering Menanyakan Sesuatu Berulang Kali Hanya Untuk Memastikan

tanda menderita ocd

Tanda yang sering dialami penderita penyakit OCD adalah sering menanyakan hal yang sama berulang kali untuk mengurangi kekhawatiran mereka.

Sebagai contoh seorang OCD mengundang temannya ke rumah, ia bisa menanyakan “Apakah rumahku sudah bersih?” berulang kali pada temannya. Hal ini mereka lakukan karena ketakutan yang besar akan kebersihan rumahnya.

Tapi terkadang, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan berulang kali juga bisa menjadi strategi untuk menghindari perilaku kompulsif yang mereka alami.

8. Membenci Penampilan Sendiri

tanda menderita ocd

Orang yang menderita OCD biasanya memiliki rasa tidak suka pada salah satu bagian tubuhnya atau keseluruhan penampilannya.

Mereka dapat berkaca selama berjam-jam hanya untuk memperhatikan bagian tubuh yang tidak disukai.

Bahkan ada juga yang sampai menghindari orang lain, karena merasa dirinya tidak layak.

Baca Juga: Jangan Andalkan Internet, Ini Bahaya Mendiagnosis Kesehatan Mental Sendiri

Memiliki salah satu dari delapan tanda penyakit OCD di atas belum tentu membuktikan Moms menderita gangguan tersebut.

Namun, jika tanda-tanda tersebut semakin parah dan membuat Moms merasa stres atau tertekan, sebaiknya langsung konsultasikan pada psikolog agar mendapatkan solusi terbaik. Ingat, jangan mendiagnosis diri sendiri ya!

(DH)

Artikel Terkait