KESEHATAN
15 April 2020

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui

Menjelang masa menopause, biasanya wanita akan mengalami masa yang dinamakan perimenopause
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Seiring bertambahnya usia wanita, ia akan mengalami masa perimenopause. Perimenopause adalah periode transisi yang dialami wanita ketika memasuki masa berakhirnya menstruasi atau menopause.

Transisi tersebut dapat berkisar antara 4 sampai 7 tahun sebelum akhirnya memasuki masa menopause.

Perimenopause artinya akan terjadi penurunan hormon reproduksi secara alami. Ya, memang hal tersebut tidak dapat dihindari.

Sebelumnya, perlu Moms ketahui bahwa usia wanita mencapai menopause adalah 51 tahun.

Tentunya perimenopause akan terjadi sebelumnya, biasanya dimulai pada usia 40-an, tapi beberapa wanita juga dapat mengalaminya pada pertengahan usia 30-an.

Ada baiknya Moms mengetahui tanda perimenopause ini agar bisa menemukan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Moms Perlu Tahu, Ternyata Ini 5 Penyebab Menopause Dini

Tanda-tanda Perimenopause

Dilansir dari studi yang diterbitkan oleh Journal of Women’s Health, berikut ini beberapa tanda perimenopause yang perlu Moms ketahui, yaitu:

1. Hot Flashes

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui-1.jpg

Foto: discovermagazine

Hot flashes atau semburan panas adalah gejala paling umum yang dialami oleh sebagian besar wanita menjelang waktu menopausenya. Tanda yang bisa dikenali mudah saja, Moms.

Ketika mengalami hot flashes, Moms akan merasa beberapa area tubuh terasa hangat secara tiba-tiba.

Biasanya, area tubuh tersebut adalah leher, dada, dan wajah yang mengeluarkan banyak keringat.

Tidak jarang, hal ini akan menyulitkan Moms untuk memiliki kualitas tidur yang baik.

2. Mudah Cemas Hingga Depresi

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui-2.jpg

Foto: clinicalomics

Ketika memasuki masa perimenopause, Moms mudah mengalami perubahan suasana hati.

Hal yang terjadi adalah suasana hati yang tertekan dan peningkatan kecemasan sehingga tidak jarang bisa berujung pada depresi.

Lagi-lagi, hal ini berkaitan dengan kondisi hot flashes yang Moms alami dan kualitas tidur yang buruk. Hal ini membuktikan, semuanya saling berkaitan.

Baca Juga: Seks Saat Menopause, Masihkah Terasa Nikmat?

3. Perubahan Lama dan Siklus Menstruasi

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui-3.jpg

Foto: bustle

Perimenopause juga ditandai dengan perubahan siklus menstruasi. Penjelasannya begini, ketika kadar estrogen Moms menjadi rendah, maka lapisan rahim juga semakin tipis.

Akibatnya bisa berpengaruh pada siklus menstruasi menjadi lebih pendek dari biasanya. Misalkan, menstruasi Moms berlangsung dua atau tiga hari lebih pendek dari biasanya.

Ketika kadar estrogen Anda rendah, lapisan rahim Anda lebih tipis. Akibatnya, menstruasi mungkin lebih ringan dan beberapa hari lebih sedikit.

Lama waktu menstruasi juga menjadi lebih pendek pada tahap awal perimenopause. Sedangkan, siklus menstruasi akan berlangsung lebih cepat, sekitar setiap dua atau tiga minggu.

4. Vagina Kering

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui-4.jpg

Foto: medicalnewstoday

Jangan sepelekan kondisi vagina yang mulai mengering karena ini bisa menjadi tanda perimenopause.

“Menjelang menopause, kadar estrogen akan menurun drastis sehingga jaringan di vagina menjadi lebih tipis, kurang elastis, sehingga vagina juga menjadi kering. Hal ini rentan sebabkan iritasi, kehilangan pelumas alami sehingga berhubungan intim terasa sakit, dan meningkatkan risiko mengalami infeksi saluran kemih,” ungkap Dr. Tami Rowen, dokter kandungan dari UCSF Medical Center.

Pola Hidup Sehat Saat Perimenopause

4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui-5.jpg

Foto: healthwomen

Sebenarnya, ada lebih banyak lagi tanda dari perimenopause yang perlu diketahui.

Namun, ada baiknya Moms juga mengetahui pola hidup yang tepat untuk menjaga agar kualitas hidup tetap baik, di antaranya:

  • Rutin berolahraga;
  • Hindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol;
  • Cobalah untuk memiliki waktu bangun dan tidur yang sama setiap hari;
  • Jaga agar berat badan tetap ideal;
  • Cukupkan kalsium dalam setiap jenis makanan yang dikonsumsi;
  • Konsumsi suplemen atau vitamin apabila diperlukan.

Baca Juga: Moms, Ini 12 Tanda Jelang Menopause yang Perlu Diketahui

Jika Moms merasa kesakitan saat berhubungan intim dengan pasangan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter agar memiliki penanganan yang tepat.

Artikel Terkait