BALITA DAN ANAK
22 November 2019

Tanda-Tanda Disleksia Pada Balita

Perkembangan bicara tertunda, tidak bisa mengucapkan dengan kata yang panjang
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Disleksia menjadi salah satu penyakit yang kerap membuat Moms khawatir terjadi pada Si Kecil.

Disleksia sendiri merupakan kesulitan belajar yang dapat menyebabkan masalah dengan membaca, menulis, dan mengeja

Berikut tanda-tanda disleksia pada balita atau pra sekolah:

Disleksia pada Balita Ditandai Perkembangan Bicara yang Tertunda

disleksia pada balita

Foto: pixabay

Moms, salah satu tanda-tanda disleksia pada balita atau pra sekolah adalah perkembangan berbicaranya tertunda.

Dibandingkan dengan anak-anak lain pada usia yang sama, walaupun ini dapat disebabkan oleh banyak hal yang berbeda.

Hal ini dapat dilihat dari perkembangan bicara pada anak usia balita yang sama dengan dirinya.

Jika dibandingkan dengan anak yang usianya sama, maka perkembangan bicara dirinya dengan anak yang seumuran dengannya cenderung terlambat.

Sebenarnya perkembangan bicara yang tertunda dapat disebabkan karena beberapa hal.

Namun salah satu tanda yang menonjol pada anak penderita disleksia adalah perkembangan bicaranya yang tertunda.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Disleksia pada Anak, Ini Ciri-cirinya

Disleksia pada Balita juga Ditandai dengan Masalah Bicara

disleksia pada balita

Foto: pixabay

Moms, tak hanya perkembangan berbicaranya yang tertunda, rupanya salah satu tanda Si Kecil pada usia balita mengalami disleksia adalah kesulitan dalam mengucapkan kata-kata.

Si Kecil cenderung mengalami masalah berbicara dengan tidak bisa mengucapkan kata-kata yang panjang.

Kata-kata yang panjang cenderung membuatnya akan mengalami kesalahan dengan mengucapkan kata yang tidak benar.

Misalnya saat ia mengucapkan “helikopter” rupanya ia tak serta merta lantas menyebut “helikopter”, melainkan bisa dengan mengucapkan “teddy bear”.

Hal ini berlaku dengan ejaan lain yang memiliki akhiran dalam ejaan yang sama.

Baca Juga: Anak Deddy Corbuzier Jadi Lulusan Terbaik, Ternyata Ini 5 Kelebihan Anak Disleksia

Masalah Mengekspresikan Diri Mereka Menggunakan Bahasa Lisan

disleksia pada balita

Foto: pixabay

Tak hanya mengalami kesulitan berbicara dalam mengucapkan kata-kata, rupanya salah satu tanda disleksia pada balita adalah ia mengalami kesusahan dalam mengekspresikan dirinya yang tidak dapat mengingat kata yang digunakan.

Ia cenderung kesusahan untuk meluapkan kata-kata yang hendak ia ucapkan.

Si Kecil cenderung akan mengeluarkan kata-kata yang salah saat ia hendak mengucapkan sesuatu.

Si Kecil rupanya kerap lupa dengan kata-kata yang ingin ia ucapkan.

Baca Juga: Seru! 5 Ide Aktivitas Bermain Sambil Belajar Untuk Balita Disleksia

Sedikit Pemahaman atau Apresiasi Kata-kata Berima

disleksia pada balita

Foto: pixabay

Selain kerap lupa dengan kata-kata yang ingin ia ucapkan, rupanya Si Kecil juga mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata yang mempunyai irama.

Kalimat yang disusun dengan menggunakan sajak yang sama pada akhir kalimat, cenderung membuat Si Kecil susah memahami akan hal tersebut.

Apresiasinya pada kata-kata yang berirama dan bersajak cenderung kurang, sehingga ia susah memahaminya.

Baca Juga: 7 Mitos tentang Disleksia, Tidak Perlu Dipercaya ya Moms!

Kesulitan atau Sedikit Minat Mempelajari Huruf-huruf Alfabet

disleksia pada balita

Menurut Journal of Speech Language And Hearing Research, dijelaskan bahwa tanda-tanda disleksia pada balita, Si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda ketidaktertarikan pada susunan huruf alfabet.

Bukan tanpa alasan, hal ini karena Si Kecil mengalami kesusahan dalam memahami huruf-huruf alfabet.

Kesusahannya pun bermacam-macam, dari mulai kerap tertukar dengan huruf yang berkarakter sama, ejaan yang teracak, hingga lambatnya kemampuan membaca yang ia punya.

Hal ini membuat minat mempelajari huruf alfabet sangatlah kecil.

Artikel Terkait