BALITA DAN ANAK
19 September 2019

Tangan Balita Terjepit? Ini 4 Langkah Untuk Meredakan Rasa Sakitnya

Apa yang harus dilakukan supaya tidak sakit?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Orang tua mana yang tidak khawatir saat tangan balita terjepit ya, Moms? Apalagi kalau tangan dan jari balita yang masih sangat sensitif sampai berdarah atau memar.

Dengan kendali motorik yang belum sempurna dan belum mengenal resiko bahaya, tangan balita terjepit memang bisa terjadi kapan saja. Berita baiknya, mengatasi tangan balita terjepit tidak harus selalu ke dokter.

Yuk, perhatikan dulu beberapa langkah yang bisa Moms lakukan untuk meredakan rasa sakit setelah tangan balita terjepit.

Baca Juga: Bolehkah Anak Memasukkan Tangan ke Mulut?

1. Rendam dengan air dingin

Ups, Tangan Balita Terjepit Ini Yang Bisa Moms Lakukan Untuk Meredakan Rasa Sakitnya 1.jpg

Foto: Raisingchildren.net.au

Menurut Dr. Jason Bruce dari Boys Town Pediatric, sebagaimana dikutip dari boystownpediatrics.org, tangan balita terjepit ringan dan terlihat hanya sedikit bengkak atau memar cukup langsung direndam di air dingin selama 10 menit sebanyak dua kali dalam sehari.

Setelah itu Moms bisa memberikan acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan rasa sakit dan bengkak.

2. Bersihkan dan balut luka

Ups, Tangan Balita Terjepit Ini Yang Bisa Moms Lakukan Untuk Meredakan Rasa Sakitnya 2.jpg

Foto: Healthline.com

Kalau ada lecet atau luka terbuka setelah tangan balita terjepit, gunakan kasa steril untuk menekan area luka selama 10 menit agar pendarahan berhenti.

Bersihkan semua kotoran untuk mencegah infeksi, lalu cuci bersih dengan air dan sabun selama lima menit. Kemudian oleskan krim antibiotik dan tutup luka dengan perban lembut.

Bila ukuran luka terbuka cukup besar dan harus dijahit, bungkus jari dengan kasa steril lalu segera bawa Si Kecil ke dokter bila pendarahan tak kunjung berhenti.

3. Segera bawa ke dokter

Ups, Tangan Balita Terjepit Ini Yang Bisa Moms Lakukan Untuk Meredakan Rasa Sakitnya 3.jpg

Foto: Istockphoto.com

Menurut dokter anak Dr. Alan Greene, sebagaimana dikutip dari drgreene.com, ada beberapa kondisi tangan balita terjepit yang harus segera ditangani oleh dokter, seperti:

  • Ada darah menggumpal di bawah kuku.
  • Pendarahan tidak berhenti setelah ditekan selama 10 menit.
  • Jari tidak bisa diluruskan atau digerakkan secara normal.
  • Ada luka serius pada kuku, misalnya sobek di bagian kutikel.
  • Ada luka terbuka yang harus dijahit.
  • Di dalam luka ada kotoran yang tidak bisa dibersihkan.

Oh ya Moms, Si Kecil juga perlu diperiksakan kembali ke dokter untuk dicek kemungkinan infeksi kalau muncul gejala demam dalam waktu 24-72 jam setelah tangan balita terjepit.

Baca Juga: Bahaya! Sembarangan Tarik Tangan Anak Saat Bermain dapat Pengaruhi Tulangnya

4. Jaga kebersihan tangan

shutterstock_531202969.jpg

Foto: shutterstock

Moms juga harus segera membawa Si Kecil ke dokter kalau luka akibat tangan balita terjepit sampai membuat kukunya rusak sebagian atau lepas.

Setelah ditangani oleh dokter, pastikan kebersihannya selalu terjaga. Walau jari yang kukunya lepas tidak harus selalu ditutup, sebaiknya Moms tetap memasangkan perban kalau buah hati akan beraktivitas di tempat yang rentan membuatnya kotor.

Nah, apa Moms tahu langkah pencegahan apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari tangan balita terjepit?

(WA)

Artikel Terkait