KESEHATAN
30 Januari 2020

Ini 5 Jenis Teh untuk Menurunkan Berat Badan

Tetap jaga porsinya agar tak berlebihan ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms tentunya ingin memiliki berat badan yang ideal. Hal ini bisa didapatkan tidak hanya dengan menjaga pola makan sehat tetapi juga rajin berolahraga dan melakukan ragam aktivitas.

Namun, Moms juga bisa mengonsumsi teh untuk menurunkan berat badan, lho. Karena ada ragam jenis teh yang bisa membantu dalam memangkas lemak berlebih.

Menurut Harvard Health, teh mengandung zat yang dikaitkan dengan risiko lebih rendah untuk penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

"Konsumsi teh, terutama teh hijau, mungkin bukan 'peluru' ajaib, tetapi dapat dimasukkan ke dalam pola makan sehat secara keseluruhan dengan biji-bijian utuh, ikan, buah-buahan dan sayuran, serta porsi daging merah dan olahan yang lebih sedikit," kata Qi Sun, asisten profesor di Departemen Gizi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard.

Teh untuk Menurunkan Berat Badan

Supaya Moms bisa mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan ideal, berikut beberapa pilihan teh untuk menurunkan berat badan.

1. Teh Hijau

teh untuk menurunkan berat badan-teh hijau.jpg

Foto: parade.com

Teh hijau dianggap membantu menurunkan berat badan karena tingkat epigallocatechin gallate (EGCG) yang tinggi. Ini merupakan suatu senyawa yang dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan.

Dalam International Journal of Obesity, disebutkan bahwa kombinasi kafein yang rendah dan EGCG pada teh hijau mungkin memiliki "efek positif kecil" dalam hal menurunkan atau mempertahankan berat badan.

Karena kadar kafeinnya lebih rendah dibandingkan dengan teh hitam, sehingga Moms tak perlu khawatir bila mengonsumsi teh hijau dapat membuat sulit tidur.

Baca Juga: 7 Teh Terbaik untuk Mengatasi Radang Tenggorokan

2. Teh Putih

teh untuk menurunkan berat badan-teh putih.jpg

Foto: mandalatea.com

Selain teh hijau, ada juga jenis teh lain yang bisa menurunkan berat badan, yaitu teh putih.

Dalam jurnal Nutrition & Metabolism pada 2009, ditemukan bahwa ekstrak teh putih dapat membantu dalam pemecahan lemak dan menghambat pembentukan sel-sel lemak baru.

Selain itu, teh putih juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Disebutkan dalam International Journal of Obesity bahwa segala jenis teh dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga 4-5 persen.

Tetapi, perlu dicatat bahwa dibanding teh hijau, jenis teh putih memiliki lebih banyak kandungan EGCG dan kafein. Jadi, jangan lupa untuk mengontrol porsinya ya, Moms.

3. Teh Jahe

teh untuk menurunkan berat badan-teh jahe.jpg

Foto: ancminimall.com

Bila Moms ingin jenis teh hangat dengan sensasi sedikit pedas, buatlah teh jahe untuk mengurangi berat badan. Jahe sendiri memiliki banyak manfaat, beberapanya untuk mengurangi peradangan pada tubuh.

Pada jurnal Annals dari New York Academy of Sciences, yang melakukan studi terhadap sel, hewan laboratorium, dan manusia, menyimpulkan bahwa jahe dapat memberikan efek menguntungkan terhadap obesitas, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan gangguan terkait.

Baca Juga: Yuk Minum 7 Teh Bermanfaat Untuk Kesehatan!

4. Teh Oolong

teh untuk menurunkan berat badan-teh oolong.jpeg

Foto: medium.com

Daun teh oolong juga termasuk dalam jenis teh lainnya yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

Dalam Chinese Journal of Integrative Medicine, disebutkan bahwa teh oolong membantu dengan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melakukan metabolisme terhadap lemak.

Ketika peserta obesitas dan kelebihan berat badan mengkonsumsi teh oolong selama enam minggu, sekitar dua pertiga dari peserta kehilangan lebih dari 2,1 kg dan lemak perut sebesar 12 persen.

5. Teh Hitam

teh untuk menurunkan berat badan-teh hitam.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Terakhir, ada teh hitam yang termasuk dalam jenis teh untuk menurunkan berat badan, dan juga dapat melindungi tubuh dari risiko diabetes tipe 2.

Sebuah studi hewan dalam European Journal of Nutrition, menemukan bahwa teh hitam dapat membantu mencegah kenaikan berat badan saat mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Hal ini mungkin karena kandungan zat pada teh hitam menghambat penyerapan lemak selama proses pencernaan.

Meskipun penelitian ini belum dilakukan pada manusia, tetapi teh hitam mengandung senyawa tanaman yang disebut polifenol, yang mungkin bertanggung jawab atas manfaat pemblokiran lemak.

Baca Juga: Terlalu Banyak Minum Teh Herbal Saat Hamil, Apa Dampaknya?

Nah, Moms sudah mengetahui jenis-jenis teh yang dapat menurunkan berat badan. Namun, bagaimana dengan porsi yang tepat dan aman untuk mengonsumsi teh dalam sehari?

Menurut European Food Information Council, orang dewasa yang sehat aman mengonsumsi kafein dosis tunggal hingga 200 mg, atau setara 8 cangkir teh per hari aman bagi yang tidak hamil.

Sementara, anak-anak di atas 24 bulan aman untuk minum 1-2 cangkir teh tanpa pemanis per harinya.

Artikel Terkait