DI ATAS 5 TAHUN
22 Juli 2020

Teknik Modifikasi Perilaku Anak, Pilihan Efektif Untuk Mengatasi Masalah Perilakunya

Yuk, terapkan cara ini untuk mengatasi masalah perilaku anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Untuk Moms yang ingin mengatasi masalah perilaku Si Kecil tanpa marah-marah dan berteriak, tidak ada salahnya mulai mencoba berbagai teknik modifikasi perilaku anak yang telah banyak digunakan dalam psikoterapi.

Melansir cuplikan buku dari National Institutes of Health, modifikasi perilaku (behavior modification) bisa dipahami sebagai intervensi untuk menghilangkan atau mengurangi masalah perilaku spesifik dengan menggunakan berbagai teknik khusus.

Modifikasi perilaku sendiri telah banyak digunakan untuk mendisiplinkan anak dengan hiperaktivitas, separation anxiety, OCD, fobia, ODD, dan kecanduan gadget, tapi sebenarnya bisa diterapkan pada masalah perilaku anak apapun.

4 Teknik Mengatasi Masalah Perilaku Anak

Moms tertarik untuk mencoba? Yuk, simak penjelasan berikut untuk tahu lebih banyak tentang berbagai teknik mengatasi masalah perilaku anak.

1. Penguatan Positif

Teknik Modifikasi Perilaku, Pilihan Efektif Untuk Mengatasi Masalah Perilaku Anak 1.jpg

Foto: Afineparent.com

Catat dulu ya Moms, istilah positif dan negatif yang digunakan dalam teknik modifikasi perilaku anak tidak berarti baik dan buruk, tetapi ditambah atau dikurangi seperti dalam operasi matematika.

Dalam teknik penguatan positif (positive reinforcement), orang tua memberikan hadiah untuk perilaku positif yang ditunjukkan anak supaya ia termotivasi untuk terus melakukannya.

Ada beberapa cara untuk melakukan teknik modifikasi perilaku yang dianggap paling efektif ini, seperti:

  • Memberikan pujian deskriptif, seperti “Moms senang sekali karena kamu membereskan mainan di kamar sebelum disuruh.”
  • Mengumpulkan poin dari perilaku positif untuk ditukar dengan hadiah tertentu, misalnya lima poin untuk dapat waktu main game ekstra atau dua puluh poin untuk pergi ke taman bermain di akhir pekan.
  • Menyemangati, seperti “Coba kasih lihat Moms dong, cara kamu membereskan mainan di kamar dengan rapi seperti kemarin.”

Baca Juga: 6 Penyebab Anak Suka Marah, Salah Satunya karena Perilaku Orang Tua Juga

2. Penguatan Negatif

Teknik Modifikasi Perilaku, Pilihan Efektif Untuk Mengatasi Masalah Perilaku Anak 2.jpg

Foto: Kindycleana.com.au

Sebaliknya, teknik penguatan negatif (negative reinforcement) dilakukan dengan mengurangi atau menyingkirkan pemicu masalah perilaku anak.

Dalam teknik modifikasi perilaku anak ini orang tua tidak benar-benar melakukan sesuatu yang negatif, tapi sebaiknya tidak sering dilakukan karena kurang efektif.

Contoh penerapan penguatan negatif yang bisa dilakukan di antaranya adalah:

  • Setiap hari Moms terus mengingatkan Si Kecil untuk membereskan kamarnya, jadi Si Kecil membereskan kamar supaya Moms berhenti mengingatkan berulang kali.
  • Si Kecil selalu susah makan jika ada sayuran dalam makanannya, jadi Moms menyingkirkan sayuran dari piringnya.

3. Hukuman Positif

Teknik Modifikasi Perilaku, Pilihan Efektif Untuk Mengatasi Masalah Perilaku Anak 3.jpg

Foto: Parent24.com

Seperti dijelaskan dalam laman departemen pendidikan Government of Guyana, berbeda dengan teknik penguatan yang bertujuan untuk meningkatkan frekuensi perilaku baik dari anak, hukuman dalam teknik modifikasi perilaku justru bertujuan untuk mengurangi frekuensi masalah perilaku anak.

Hukuman positif dilakukan dengan menambahkan konsekuensi supaya Si Kecil tidak lagi mengulangi perilaku yang bermasalah, contohnya:

  • Memberikan anak tugas rumah tangga tambahan karena berbohong sudah membereskan kamar, padahal belum.
  • Menyuruh anak menulis surat permintaan maaf karena sudah menyakiti perasaan orang lain.

Baca Juga: 5 Jenis Masalah Perilaku Anak Dan Cara Mengatasinya

4. Hukuman Negatif

Teknik Modifikasi Perilaku, Pilihan Efektif Untuk Mengatasi Masalah Perilaku Anak 4.jpg

Foto: Additudemag.com

Ada pula teknik hukuman negatif dimana orang tua mengurangi atau menyingkirkan sesuatu, seperti mengambil hak istimewa anak atau tidak memberikan perhatian positif, karena Si Kecil telah melakukan perilaku bermasalah. Nah, berikut adalah beberapa contohnya:

  • Mengabaikan Si Kecil yang sedang tantrum.
  • Mengambil hak istimewa anak untuk bermain video game karena hari itu tidak membereskan kamarnya.
  • Tidak membolehkan anak untuk bermain di luar rumah sebelum selesai mengerjakan PR.

Beberapa teknik modifikasi perilaku anak di atas mungkin tanpa sadar sebenarnya sudah Moms lakukan. Supaya lebih efektif, pastikan teknik yang Moms lakukan sesuai dengan karakter dan masalah perilaku anak, serta dilakukan secara konsisten setiap waktu.

Baca Juga: 4 Faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Anak di Sekolah

Bagaimana menurut Moms, apakah teknik modifikasi perilaku di atas bisa diterapkan untuk mendisiplinkan Si Kecil?

Artikel Terkait