KESEHATAN
12 Maret 2020

Telapak Tangan Berkeringat Terus, Apa Artinya?

Temukan kemungkinan penyebab dan solusinya di sini, Moms
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Apakah Moms termasuk orang yang telapak tangannya selalu basah karena keringat? Ya, beberapa orang memang punya masalah telapak tangan berkeringat terus.

Kondisi ini kadang mengganggu aktivitas sehari-hari Moms. Misalnya saat harus mengemudi atau menggunakan alat tulis. Tak cuma itu, ketika harus berjabat tangan atau menggandeng Si Kecil, Moms juga jadi kurang nyaman karena tangan basah.

Sebetulnya apa yang jadi penyebab telapak tangan berkeringat terus? Apakah kondisi ini berbahaya? Bagaimana cara mengatasinya?

Tenang saja, Moms, simak ulasan lengkap soal penyebab dan cara mengatasi telapak tangan berkeringat di bawah ini.

Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Lidah Buaya

Penyebab Telapak Tangan Berkeringat

hands-sweaty-palms.jpg

Foto: Ocean985.com

Penelitian tahun 2006 yang dimuat dalam jurnal internasional Clinical and Laboratory Investigations menguak sebuah fakta unik. Dalam penelitian ini, para ahli menemukan bahwa kondisi keringat berlebihan di telapak tangan adalah masalah kulit yang dampaknya paling besar dalam kehidupan sehari-hari pasien.

Nah, telapak tangan berkeringat sendiri dalam dunia medis dikenal dengan istilah hiperhidrosis palmar. Kondisi ini ditandai dengan keluarnya keringat berlebihan yang susah dikendalikan pada telapak tangan.

Menurut seorang spesialis kulit dari Icahn School of Medicine at Mount Sinai Hospital di Amerika Serikat, dr. Gary Goldenberg, biasanya telapak tangan berkeringat terjadi akibat faktor genetik.

Jadi, kondisi ini sudah mulai terasa sejak masih kanak-kanak hingga tumbuh dewasa.

Namun, dr. Gary Goldenberg menyebutkan bahwa faktor lain seperti komplikasi penyakit diabetes, gangguan tiroid, penyakit saraf, dan efek dari menopause juga bisa memicu telapak tangan basah.

Ini karena faktor genetik maupun faktor fisik lain seperti penyakit memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh Moms. Sedangkan hormon sendiri berperan penting untuk mengatur keluarnya keringat dari kulit.

Bila ingin memastikan apa penyebab tangan Moms terus berkeringat, sebaiknya periksakan ke dokter. Apalagi bila Moms memiliki keluhan kesehatan lainnya di samping tangan berkeringat.

Baca Juga: 7 Hal yang Tanpa Sadar jadi Penyebab Rambut Rontok

Cara Mengatasi Telapak Tangan Berkeringat

kenapa tangan dan kaki sering berkeringat hero

Jangan panik bila Moms punya telapak tangan berkeringat. Menurut International Hyperhidrosis Society di Amerika Serikat, ada banyak solusi yang bisa Moms pilih untuk mengatasi telapak tangan berkeringat.

Cara pertama yaitu dengan mengoleskan antiperspiran. Ya, Moms boleh menggunakan antiperspiran yang biasa digunakan di ketiak untuk telapak tangan Moms. Gunanya untuk menghentikan produksi keringat berlebih.

Namun, jangan sampai tertukar dengan deodoran, ya. Deodoran berfungsi untuk mengurangi aroma keringat yang tak sedap, sedangkan antiperspiran bekerja dengan cara mencegah keluarnya keringat berlebihan dari kulit.

Oleskan antiperspiran di telapak tangan setiap hari sebelum tidur, dengan kondisi telapak tangan benar-benar kering.

Baca Juga: 7 Masker Wajah Alami dari Alpukat untuk Kulit Sehat Bersinar

Cara kedua yaitu dengan minum obat antikolinergik yang diberikan oleh dokter. Dilansir dari Intermountain Healthcare, obat antikolinergik bisa membantu mengurangi produksi keringat berlebihan. Selalu ikuti aturan pakai yang dianjurkan oleh dokter atau apoteker, ya, Moms.

Lalu bila semua cara sudah dilakukan, masih ada pilihan ketiga yaitu suntik botox. Seperti dijelaskan oleh seorang spesialis kulit asal Amerika Serikat, dr. Doris Day, dokter akan menyuntikkan botox ke kelenjar keringat untuk mengurangi produksi keringat dari dalam.

Suntik botox untuk mengatasi telapak tangan berkeringat bisa bertahan efeknya hingga enam bulan ke depan. Setelahnya, Moms mungkin harus kembali ke dokter untuk disuntik lagi.

Nah, sudah tidak bingung lagi kan mengapa telapak tangan berkeringat?

(IA/ERN)

Artikel Terkait