3-12 BULAN
8 Mei 2019

Telinga Bayi Bau, Ini Yang Harus Diwaspadai

Bayi sering menarik-narik telinganya bisa menjadi pertanda infeksi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Telinga Bayi Bau.jpg

Saat menggendong atau mencium area wajah Si Kecil, pernahkah Moms tiba-tiba terhenti karena mencium bau yang tidak seperti biasanya?

Moms tentu akan menelusuri asal bau tersebut dan ternyata berasal dari sekitar telinga bayi.

Meski beberapa kasus yang mengalami hal ini hanya memerlukan pembersihan telinga bayi, namun telinga bayi bau juga bisa menyiratkan adanya masalah yang perlu diwaspadai.

Berikut ini dua penyebab utama telinga bayi bau dan cara membedakan kedua penyebab tersebut.

Kelembapan Berlebih Pada Telinga Bayi

Kelembapan Berlebih Pada Telinga Bayi.jpg

Usai memandikan bayi, Moms tentu mengeringkan tubuh bayi dari kepala hingga kaki.

Namun pada proses ini, seringkali ada bagian tubuh bayi yang terlewat, terutama pada bagian lipatan. Misalnya, lipatan belakang telinga bayi.

Air masih dapat menumpuk di area belakang telinga dan jika dibiarkan akan menjadi lembap, sehingga mengundang penumpukan bakteri.

Hal inilah yang membuat telinga bayi bau.

Kondisi telinga bayi bau ini sama prosesnya dengan munculnya jamur di bagian ketiak atau selangkangan.

Baca Juga: Tak Selalu Karena Infeksi, Ini 5 Penyebab Telinga Bayi Berair

Untuk itu, Moms bisa mengecek bagian belakang telinga bayi dan mulai rutin mengeringkannya usai mandi, agar tidak menjadi tempat berkumpulnya bakteri yang menyebabkan telinga bayi bau.

Infeksi Telinga Bayi

Infeksi Telinga Bayi.jpg

Saat bayi mengalami infeksi sinus, pilek atau alergi, maka cairan cenderung menumpuk di bagian tengah telinga bayi, yang berada di belakang gendang telinga.

Saat tabung eustachius (yang menghubungkan telinga tengah ke bagian belakang hidung) tersumbat, maka cairan akan terperangkap dan menjadi tempat berkembang biaknya kuman.

Inilah yang menyebabkan telinga bayi bau.

“Bayi sangat rentan terhadap infeksi telinga, karena saluran eustachius bayi masih sangat pendek dan horizontal, sehingga tidak mengalir seperti halnya orang dewasa dan cenderung tersumbat,” ungkap associate clinical professor di Departmen Kedokteran Anak, Universitas California, San Francisco, Dr. Dawn Rosenberg, M. D., FAAP.

Baca Juga: Apakah Aman Menggunakan Vakum Telinga untuk Membersihkan Kotoran?

Membedakan Penyebab Telinga Bayi Bau

Membedakan Penyebab Telinga Bayi Bau.jpg

Si Kecil mengalami kelembapan berlebih atau infeksi telinga bayi dapat diketahui dengan melihat tanda-tanda lain yang menyertai.

Saat telinga bayi infeksi, maka tanda utama yang bisa dilihat adalah perubahan kebiasaan bayi menjadi lebih rewel, karena infeksi akan membuat telinga bayi sakit.

“Bayi yang mengalami infeksi telinga akan mengalami iritasi yang tidak nyaman, sering menarik telinga yang mengalami infeksi dan menangis terus menerus,” ungkap Dr. Anthony Komaroff, penulis Harvard Medical School Family Health Guide.

Petunjuk lain telinga bayi mengalami infeksi bisa dilihat dari menurunnya nafsu makan Si Kecil dan tidur yang terganggu, karena posisi tidur tertentu akan membuat telinga bayi sakit.

Waspadai juga cairan putih atau kuning yang keluar dari telinga bayi bau, karena ini merupakan pertanda pasti dari infeksi telinga.

Baca Juga: Ini 4 Penyebab Telinga Terasa Penuh dan Cara Mengatasinya

Segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan perawatan telinga bayi, jika Moms menemukan gejala-gejala di atas.

(GS)

Artikel Terkait