KESEHATAN
9 Oktober 2019

Terapi Laser Holmium, Bisa Hilangkan Batu Ginjal Tanpa Operasi?

Terapi laser holmium bisa menghilangkan batu ginjal tanpa operasi?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Operasi pengangkatan batu menjadi terapi yang paling banyak dilakukan untuk mengatasi penyakit batu ginjal. Sebetulnya ada terapi yang bisa menghilangkan batu ginjal tanpa luka operasi : terapi laser holmium? Apa sih terapi laser holmium itu?

"Terapi ini adalah melakukan pemecahan batu ginjal di saluran kemih menggunakan cahaya yang diperkuat dengan stimulasi emisi radiasi yang memiliki daya hancur kuat. Ini dilakukan dengan metode endoskopi urologi," jelas DR. Anupam Bhargava, Ketua Departemen Urologi, Max Smart Super Speciality Hospital, Saket, India.

Metode endoskopi urologi merupakan metode minimal invasif tanpa sayatan untuk melihat bagian dalam tubuh menggunakan alat dan kamera khusus. Sehingga memungkinkan terapi tanpa bekas luka operasi.

Baca Juga: Mengenal Cara Pengobatan Batu Ginjal

Kelebihan Laser Holmium

lumenis.jpg

"Laser holmium juga mengurangi risiko terpentalnya batu ke ginjal pada kasus batu ureter, seperti yang sering terjadi bila menggunakan metode penghancur batu yang lama dengan pneumatic lithotriptor," terang Dr Bhargava.

Satu lagi kelebihan terapi ini, hampir semua jenis batu saluran kemih dapat dipecahkan dengan laser dan dengan bantuan alat flexible URS (ureterorenoscopy). Batu yang letaknya sulit dijangkau di dalam ginjal pun dapat dihancurkan

Agar bisa menjalani terapi laser, pasien harus melakukan pemeriksaan kondisi terkini terlebih dulu. Bila kondisinya masih bebas dari infeksi dan letak batu masih terjangkau alat endoskopi, terapi dapat langsung dilakukan.

Oh iya Moms, serunya lagi, metode ini juga dapat dilakukan pada kasus batu saluran kemih yang gagal diterapi dengan ESWL (extra corporeal shockwave lithotripsy). Tapi, ada yang harus diperhatikan. Kalau infeksinya cukup berat sampai ginjalnya bernanah, misalnya. Harus dikeluarkan dulu nanahnya melalui pemasangan selang di ginjal.

Selain itu, terapi ini tidak bisa dijalankan saat batunya terlalu besar. Karena tidak dapat dilakukan secara endoskopi urologi, maka harus diterapi dengan metode yang lain.

Baca Juga: Mengenal Cara Pengobatan Batu Ginjal

Apa Itu Batu Ginjal?

nintchdbpict000270021938.jpg

Batu ginjal atau batu saluran kemih ialah penyakit yang muncul akibat endapan mineral dalam saluran kemih. Batu saluran kemih dapat berada di semua bagian saluran kemih baik di ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra.

Keluhan atas batu ini bermacam-macam. Tergantung letak batunya. Bila batu ada pada saluran kemih bagian atas (ginjal dan ureter), gejalanya pegal dan nyeri di bagian pinggang belakang, baik kiri maupun kanan. Nyeri itu dapat menjalar ke perut dan lipat paha.

Jadi Moms, jangan remehkan sakit pinggang. Ketika mulai merasa suka sakit pinggang baiknya periksa. Lakukan cek urine atau USG.

Selain pegal, keluhan lainnya adalah nyeri saat berkemih. Biasanya terjadi apabila batu terletak pada saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dan uretra). Pada keadaan yang berat, penderita bisa merasakan mual, ingin muntah, demam, kencing berdarah maupun kencing bernanah.

Bila tidak terdeteksi sejak dini dan tidak tertangani dengan baik, batu saluran kemih dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih dan ginjal. Bila itu terjadi, pasien berpotensi mengalami infeksi berat pada ginjal dan saluran kemih, gagal ginjal, bahkan beberapa kasus sampai menjadi kanker ginjal.

Baca Juga: Selain Minum Air Putih, Ini Pola Makan Sehat untuk Mencegah Batu Ginjal Menurut Dokter Gizi Klinis!

(RYO/DIN)

Artikel Terkait