BAYI
16 September 2020

Benarkah Terapi Musik Membantu Perkembangan Bayi Prematur?

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu perkembangan bayi prematur, termasuk dengan terapi musik. Seperti apa?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Ada beberapa cara yang dilakukan para orang tua untuk meningkatkan perkembangan bayi prematur. Salah satunya dengan menggunakan terapi musik. Suara nyanyian Moms yang menenangkan dapat membantu bayi prematur bernafas lebih mudah.

Analisis dari lebih dari selusin uji klinis, menemukan bahwa terapi musik membantu menstabilkan laju pernapasan bayi baru lahir prematur selama waktu mereka di unit perawatan intensif neonatal (NICU). Studi ini diterbitkan pada 25 Agustus dalam Jurnal Pediatrics.

"Bayi cukup bulan dapat mengenali suara ibu saat lahir. Hubungan ini penting untuk ditumbuhkan pada bayi prematur, yang bulan-bulan terakhir kehamilannya dihabiskan di luar rahim," jelas Lucja Bieleninik, peneliti dalam jurnal tersebut yang juga merupakan peneliti postdoctoral di Grieg Academy Music Therapy Research Center, di Bergen, Norwegia.

Joanne Loewy, direktur Pusat Kesehatan dan Kedokteran Mount Sinai Health System Louis Armstrong, di New York City menjelaskan, terapi musik sebenarnya sudah dimulai dari dalam rahim. "Drummer pertama yang kamu dengar adalah hati ibumu, bayi mendengar suara 'whoosh' dari Rahim,” jelas Joanne.

Baca Juga: Perkembangan Bayi Prematur Berbeda dengan Bayi Normal?

Elemen Terapi Musik untuk Bayi Prematur

Benarkah Terapi Musik Membantu Perkembangan Bayi Prematur? -1

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Joanne, terapi musik yang bagus melibatkan elemen-elemen yang sama. Yakni irama yang sederhana dan dapat diprediksi, jeda secara berkala dan suara akrab dari suara ibu. Musik yang dinyanyikan atau dimainkan saat terapi dapat membantu menstabilkan detak jantung dan pernapasan bayi prematur, membantu tidur dan mendorong waktu yang ‘sunyi’.

Selain itu, orang tua yang bernyanyi untuk bayi juga diklaim dapat menurunkan tingkat stressnya. "Dengan memasukkan orang tua sebagai mitra aktif dalam terapi musik, kita dapat secara positif mempengaruhi bayi prematur dan orang tua mereka," kata Lucja.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa terapi musik menunjukkan efek yang jelas pada tingkat pernapasan bayi prematur. Bayi prematur yang mendapatkan terapi musik juga dipulangkan tiga hari lebih cepat daripada bayi prematur NICU lainnya, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik.

Terapi musik formal ditawarkan di semakin banyak NICU di Amerika Serikat dan beberapa negara lain. Dia menyarankan agar orangtua dari bayi prematur yang baru lahir meminta untuk berbicara dengan terapis musik jika ada.

Baca Juga: Apakah Lahir Prematur Pengaruhi Perkembangan Kognitif Bayi?

Trik Menjalankan Terapi Musik

Benarkah Terapi Musik Membantu Perkembangan Bayi Prematur? -2

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa efek mengejutkan yang dimiliki terapi musik saat diterapkam pada bayi prematur. Selain memiliki kemampuan untuk membuat detak jantung dan pernafasan stabil, manfaat lainnya juga Si Kecil memiliki pola tidur yang berbeda, meningkatkan asupan kalori, dan lagu pengantar tidur yang disukai orang tua dapat mengurangi stres.

Menggunakan musik secara interaktif memiliki efek positif pada perkembangan otak. Namun, bukan sembarang musik yang membuat perbedaan. Yang penting adalah jenis musik dan cara penggunaannya. Joanne memiliki beberapa saran untuk orang tua yang ingin menggunakan terapi musik musik untuk bayi prematur. Salah satunya dengan menyanyikan lagu pengantar tidur yang sederhana di waktu tidur, pegang bayi di atas jantung dan lakukan skin-to-skin contact.

“Lagu ‘terbaik’ adalah lagu yang memiliki arti bagi orang tua - karena berasal dari budaya mereka atau karena orang tua mereka menyanyikannya untuk mereka, misalnya. Orang tua dapat menyanyikan lagu-lagu favorit mereka, memodifikasi menjadi gaya pengantar tidur yang lembut, tenang, dan 'meninabobokan’,” kata Lucja.

Baca Juga: Kapan Bayi Prematur Mulai Belajar Berjalan?

Moms juga harus memperhatikan isyarat bayi atau komunikasi non-verbal. Misalnya, memutuskan kontak mata, menggeliat atau melengkungkan punggung, atau mengerutkan dahi adalah beberapa tanda dari bayi bahwa mungkin sudah waktunya untuk mencoba sesuatu yang berbeda.

Melakukan terapi musik untuk bayi prematur juga menjadi aktivitas bonding terbaik untuk Si Kecil.

Artikel Terkait