BALITA DAN ANAK
15 Februari 2020

Ternyata Begini Cara Kutu Rambut Menular pada Anak

Simak juga cara mengecek apakah Si Kecil kutuan
Artikel ditulis oleh Fitria
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Loh kok, Si Kecil tiba-tiba kutuan? Moms pasti bingung dibuatnya karena merasa sudah menjaga kebersihan rambut Si Kecil.

Lagipula, tidak ada yang rambutnya berkutu di rumah. Lantas, bagaimana kutu rambut menular?

Ternyata, ada beberapa anggapan salah tentang cara penyebaran kutu rambut. Cek dulu fakta berikut, ya, Moms!

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Rambut Pada Anak

Bagaimana Cara Kutu Rambut Menular?

Bagaimana Cara Kutu Rambut Menular.jpg

Foto: hearstapps.com

Ada beberapa fakta unik tentang penyebaran kutu rambut yang perlu Moms ketahui, seperti ditulis oleh situs web Johns Hopkins Medicine:

  • Kutuan banyak dialami anak usia 3-11 tahun.
  • Kutuan terjadi bukan karena jorok
  • Kutu rambut tidak bisa melompat, terbang, ataupun berenang. Untuk menyebar ke rambut orang lain, kepala perlu saling bersentuhan sehingga kutu bisa “menyeberang”.
  • Si Kecil bisa tertular kutu rambut saat bermain dengan kakaknya atau dengan temannya di tempat penitipan anak, sekolah, maupun di tempat lain, saat berolahraga, atau saat tidur bersama
  • Memakai topi, sisir, bantal, atau aksesori rambut orang yang kutuan kemungkinan tidak membuat kutu rambut menular. Sebab, kutu rambut perlu mengisap darah setiap 12-24 jam. Kutu tidak dapat hidup jauh dari kepala manusia lebih dari sehari. Itu kalau benda-benda tersebut disimpan agak lama sebelum dipakai lagi, ya, Moms. Kalau memakainya berganti-gantian secara langsung, kutu bisa saja menular.
  • Kutu rambut hanya bisa ditularkan dari manusia ke manusia, bukan dari hewan peliharaan.
  • Kutu rambut bisa mengenai siapa saja, termasuk orang dewasa. Namun, Si Kecil bisa lebih berisiko kutuan jika ia perempuan, memiliki ras Kaukasia, berambut panjang, dan memiliki saudara.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kutu Rambut, Dijamin Langsung Hilang!

Cara Mengetahui Apakah Si Kecil Kutuan

Cara Mengetahui Apakah Si Kecil Kutuan kutu rambut menular.jpg

Foto: licetreatmentofsouthflorida.com

Banyak orang tua percaya bahwa kutu rambut pasti langsung menyebabkan gatal di kulit kepala. Kenyataannya, kutu rambut bisa jadi baru menyebabkan gatal setelah beberapa minggu atau bulan berada di kepala Si Kecil. Bahkan, sebagian anak tidak merasakan gatal sama sekali.

Kutu rambut bisa jadi sulit dideteksi. Satu-satunya cara adalah dengan mengeceknya menggunakan sisir kutu atau serit. Berikut langkah-langkahnya seperti disarankan oleh situs web babycentre:

  1. Keramas, lalu gunakan sisir bergigi jarang untuk mengurai rambut kusut.
  2. Oleskan kondisioner ke rambut yang masih basah. Tujuannya agar kutu lebih mudah menempel dan tidak kabur saat disisir.
  3. Sisir rambut Si Kecil dari kulit kepala sampai ke ujung rambut menggunakan sisir kutu. Cek apakah ada kutu atau telurnya. Bilas sisir.
  4. Ulangi langkah 3 sampai seluruh kepala sudah terjamah. Setelah itu, bilas kondisioner sampai bersih.

Baca Juga: 4 Cara Alami Mengatasi Kutu Rambut Bayi

Sebaiknya Moms menggunakan serit yang terbuat dari plastik agar tidak menarik rambut Si Kecil seperti sisir logam. Jika memungkinkan, pilih serit yang berkerapatan 0,2-0,3 mm.

Kutu rambut biasanya terlihat di samping dan belakang kepala. Nah, apakah Moms mendapati kutu rambut menular di kepala Si Kecil?

Artikel Terkait