KESEHATAN
1 Oktober 2019

Ternyata Kulit Bisa Mengalami Dehidrasi, Kenali Tanda-tandanya!

Dehidrasi berdampak pada kesehatan seluruh tubuh, termasuk kulit
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Tubuh manusia dewasa rata-rata terdiri dari 60% air sehingga penting sekali untuk menjaga asupan cairan.

Komposisi ini akan bervariasi tergantung pada jenis kelamin, kondisi kesehatan, dan seberapa berat aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

Tubuh yang kekurangan cairan, atau biasa disebut dengan dehidrasi, memiliki dampak berbahaya bagi tubuh.

Tanda-tanda tubuh mengalami dehidrasi yaitu sakit kepala, pusing, tubuh kelelahan, mulut kering, dan urine berwarna pekat.

Baca Juga: 3 Bahaya Bagi Ibu Hamil yang Alami Dehidrasi

Selain itu, ternyata dehidrasi dapat berdampak pada kesehatan dan kondisi kulit Moms secara keseluruhan, lho! Kulit yang mengalami dehidrasi akan mudah terasa kering dan gatal.

Namun, kulit dehidrasi ternyata berbeda dengan jenis kulit yang dasarnya kering. Ketahui perbedaannya lewat ulasan berikut ini.

Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering, Apa Bedanya?

Dampak Dehidrasi pada Kesehatan Kulit-2.jpg

Kulit yang mengalami dehidrasi sering disamakan dengan kondisi kulit kering, padahal keduanya adalah kondisi yang berbeda. Ada beberapa jenis kulit, yaitu normal, kering, kombinasi, dan berminyak.

Seseorang bisa terlahir dengan jenis kulit tertentu, namun hal ini dapat berubah seiring pertambahan usia dan faktor lainnya.

Bagi pemilik kulit kering, kelenjar minyak pada kulitnya tidak menghasikan cukup minyak alami sehingga terasa kering. Umumnya, pemilik kulit kering butuh pelembap tambahan agar menjaga kulitnya tetap sehat.

Ciri-ciri kulit kering adalah kulit bersisik, kemerahan, dan sering dikaitkan dengan beberapa penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim.

Sedangkan kulit dehidrasi dapat mengalami beberapa tanda seperti terasa gatal, warna tidak merata, dan terlihat garis-garis halus dan kerutan.

"Karakter kulit kering adalah produksi minyak yang sedikit. Berbeda dari kulit kering, kulit dehidrasi adalah kulit yang kekurangan air, bukan minyak. Jadi kulit berminyak pun bisa mengalami dehidrasi," jelas Ross C. Radusky, ahli dermatologi di SoHo Skin & Laser Dermatology.

Baca Juga: Ketahui Tanda Kulit Dehidrasi, Beda dengan Jenis Kulit Kering

Kulit yang sehat adalah kulit yang terhidrasi, lembut, dan tampak bercahaya. Untuk itu, kulit yang mengalami dehidrasi dapat berbahaya bagi kesehatan kulit secara keseluruhan.

Perawatan kulit memang tidak hanya dari luar saja, melainkan juga perawatan dari dalam tubuh yang harus dilakukan sehari-hari.

Jaga Kulit Agar Tidak Dehidrasi

Dampak Dehidrasi pada Kesehatan Kulit-3.jpg

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan banyak cairan. Kulit dehidrasi juga dapat terjadi ketika Moms terlalu banyak mengonsumsi kafein atau terlalu banyak berkeringat setelah berolahraga.

Perawatan kulit dari luar agar tidak terjadi kulit dehidrasi dapat menggunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid dan glycerin.

"Secara natural, kulit kita sudah memproduksi hyaluronic acid, tapi kita perlu menambahkannya dengan menggunakan pelembap hyaluronic acid," ujar Radusky.

Pelembap harus diberikan pada pagi dan malam hari agar hasilnya maksimal, serta tentunya menggunakan produk yang sesuai jenis kulit. Radusky juga merekomendasikan untuk mengaplikasikan serum.

"Untuk menghidrasi kulit, aplikasikan serum sebelum memakai pelembap. Serum berbeda dengan pelembap ya," katanya.

Selain itu, perawatan kulit dehidrasi dari dalam juga dibutuhkan untuk menjaga agar kulit tetap terhidrasi dengan baik. Cara paling mudah adalah mencukupi asupan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup.

Semakin padat aktivitas yang Moms jalani, maka semakin banyak cairan yang dibutuhkan. Rata-rata orang wajib minum air putih 8 gelas per hari, namun hal ini kembali lagi pada kondisi orang yang masing-masing.

Baca Juga: Kulit Kering? Atasi dengan 5 Masker Wajah Alami Ini!

Cara alternatif untuk mencukupi cairan tubuh adalah makan buah-buahan yang banyak mengandung air, di antaranya adalah semangka, belimbing, apel, stroberi, atau jeruk.

Konsumsi juga sayur-sayuran seperti seledri, kembang kol, selada, dan paprika untuk dijadikan sebagai menu makan harian.

Olahraga ternyata perlu dilakukan juga untuk menjaga kulit tetap sehat. Alasannya karena olahraga akan melancarkan sirkulasi darah dan memproduksi banyak keringat yang keluar dari pori-pori kulit.

Sehingga, kotoran yang terkunci di dalam pori-pori terdorong keluar dan kulit menjadi lebih segar dan sehat. Selalu ingat untuk merawat kulit agar terhindar dari dehidrasi kulit, ya, Moms!

(DG)

Artikel Terkait