NEWBORN
5 Oktober 2019

Ternyata Pup Berhubungan dengan Perkembangan Otak Bayi

Sebuah penelitian memberikan hasil yang mengejutkan
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Ketika Moms berpikir tentang perkembangan otak bayi, mungkin Moms hanya membayangkan hal-hal seperti mainan atau aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan kinerja otak dan merangsang perkembangan pada Si Kecil.

Namun tahukah Moms, ternyata arti pup Si Kecil juga berhubungan dengan perkembangan otak bayi?

Setelah menjadi orang tua, arti pup bayi akan menjadi salah satu hal yang begitu diperhatikan oleh Moms.

Baca Juga: Waspada! 5 Makanan Ini Ternyata Berbahaya Bagi Otak Bayi

Setiap hari, Moms harus memastikan Si Kecil pup, bentuknya tidak terlalu berair tetapi juga tidak keras, panik ketika warnanya berubah, dan lain sebagainya.

Menurut sebuah penelitian, hal menarik yang dimiliki pup bukan hanya berkaitan dengan kesehatan fisik bayi, tetapi juga tentang otaknya.

Jangan dulu kaget, kita lihat penjelasan tentang arti pup bayi di artikel ini.

Hubungan Pup dengan Perkembangan Otak Bayi

Ternyata Pup Berhubungan dengan Perkembangan Otak Bayi Moms -1.jpg

Ada triliunan mikroba di usus dan mereka memiliki peran dalam menunjang kesehatan. Misalnya, seberapa baik memetabolisme tubuh kita saat menggunakan nutrisi dalam makanan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa memiliki keragaman mikroba yang rendah pada masa bayi, akan berhubungan dengan masalah kesehatan seperti diabetes tipe 1 dan asma.

Para peneliti di University of North Carolina di Chapel Hill School of Medicine melakukan penelitian tentang hubungan antara mikroba di usus dan perkembangan otak.

Mereka memeriksa sampel pup dari 89 anak berusia satu tahun dan mengelompokkannya menjadi tiga kelompok sesuai dengan kesamaan dalam kelompok mikroba mereka.

Setahun kemudian, para peneliti memeriksa kotoran mereka lagi dan menemukan bahwa anak memiliki jenis kelompok mikroba tertentu seperti spesies bakterisida yang lebih tinggi, memiliki hasil yang baik dalam tes kognitif keterampilan motorik kasar, pengembangan bahasa, dan kemampuan persepsi daripada anak-anak yang lain.

Rebecca Knickmeyer, PhD, profesor psikiatri, menemukan hubungan antara beberapa jenis kelompok mikroba dengan perkembangan kognitif di kemudian hari. Hasilnya diterbitkan dalam Biological Psychiatry.

"Ini adalah pertama kalinya hubungan antara komunitas mikroba dan perkembangan kognitif telah ditunjukkan pada manusia,” katanya.

Baca Juga: Apa Pengaruh Bedong pada Perkembangan Otak Bayi?

Pentingnya Nutrisi Baik untuk Bayi

Ternyata Pup Berhubungan dengan Perkembangan Otak Bayi Moms -2.jpg

Penting untuk dicatat bahwa penelitian tersebut masih dalam tahap awal. Jadi, akan terlalu dini untuk mengatakan bahwa orang tua harus memberikan probiotik jenis tertentu kepada buah hati untuk meningkatkan perkembangan otak bayi.

Studi ini hanyalah pengingat bahwa bayi membutuhkan makanan bergizi, tidak hanya untuk membangun tubuh mereka, tetapi juga otak mereka.

Dilihat dari banyaknya mainan dan perangkat perkembangan otak bayi di pasaran saat ini, cukup jelas bahwa Moms ingin melakukan apa saja untuk memastikan bayi mereka mencapai potensi kognitifnya secara penuh.

Mampu mengidentifikasi kelompok bakteri yang optimal dan belajar bagaimana membentuk mereka adalah modal untuk penelitian selanjutnya.

"Apakah bakteri sebenarnya 'berkomunikasi' dengan otak yang sedang berkembang? Itu adalah sesuatu yang sedang kami kerjakan sekarang. Kemungkinan lain adalah bahwa kelompok bakteri bertindak sebagai proksi untuk beberapa proses lain yang mempengaruhi perkembangan otak. Misalnya, variasi dalam nutrisi diet tertentu,” tambahnya.

Baca Juga: 5 Ide Stimulasi Otak Bayi Agar Si Kecil Tumbuh Jadi Anak Pintar

Beberapa jalan penyelidikan lebih lanjut telah dibuka oleh hasil awal ini, termasuk menghubungkan mikrobioma usus bayi dengan aspek lain dari perkembangan anak. Termasuk munculnya keterampilan sosial dan kecemasan.

"Gambaran besar hasil ini menunjukkan Anda mungkin dapat memandu pengembangan mikrobioma untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif atau mengurangi risiko gangguan seperti autisme yang dapat mencakup masalah dengan kognisi dan bahasa, “ jelas dia.

Apa yang dikonsumsi oleh bayi juga berpengaruh untuk kecerdasannya lho, Moms. Arti pup bayi hanya sebagai indikasi saja. Jadi ingat istilah ‘you are what you eat’ ya Moms?

(FAR)

Artikel Terkait