KEHAMILAN
27 Agustus 2020

Tes Pendulum Saat Hamil untuk Menebak Jenis Kelamin Bayi

Bagaimana mengetahui jenis kelamin bayi dengan tes pendulum saat hamil?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Ketika seorang wanita hamil, pertanyaan yang paling umum didengar adalah jenis kelamin.

Selain dengan USG, beberapa di antaranya menggunakan beberapa cara untuk menebak jenis kelamin.

Ada sebagian yang sangat yakin dan sebagian untuk bersenang-senang.

Salah satunya tes pendulum saat hamil.

Baca Juga: Mengenal Tes Urine HCG dalam Kehamilan dan Risikonya

Tes Pendulum

tes pendulum saat hamil.jpg

Foto: people.howstuffworks.com

Beberapa orang tua ingin segera mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandung, sementara sebagian lainnya memilih untuk menjadikannya kejutan.

Bagi yang sudah tidak sabar dengan hasil USG, dan merasa gatal untuk mendapatkan informasi jauh lebih awal dalam kehamilan, sebagian orang ini akan menggunakan berbagai cara untuk mengetahuinya segera, salah satunya dengan tes pendulum.

Tes pendulum saat hamil juga dikenal dengan the ring gender test.

Dilansir dari Healthline, tes ini merupakan salah satu dari banyak cara orang mencoba memprediksi jenis kelamin bayi yang belum lahir.

Metode ini diturunkan dari generasi ke generasi dan terbilang cukup menarik.

Meskipun dianggap sebagai metode takhayul yang kurang memiliki validitas ilmiah, dilansir dari What to Expect, Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health memasukkannya dalam studi pada tahun 1999.

Para peneliti meminta 104 wanita hamil untuk menggunakan metode apapun yang mereka sukai untuk menebak jenis kelamin bayi mereka, dan di antaranya berhasil menebak dengan metode pendulum.

Baca Juga: Fakta Hormon HCG dalam Kehamilan, Hormon yang Membuat Test Pack Jadi Positif

Cara Tes Pendulum saat Hamil

tes pendulum saat hamil 2.jpg

Foto: momjunction.com

Pendulum telah lama digunakan untuk memprediksi jenis kelamin anak yang belum lahir.

Sebagian ibu hamil masih menggunakan metode ini.

Dilansir dari Ask Your Pendulum, secara tradisional pendulum untuk menebak jenis kelamin bayi dibuat dengan merangkai cincin kawin yang diikat dengan pita, benang, atau helai rambut.

Ibu hamil harus memposisikan diri dengan berbaring terlentang dan meminta pasangan atau kerabat untuk menjuntaikan pendulum pada perut, kemudian membiarkannya bergerak secara alami.

Jika cincin atau pendulum bergerak bolak balik berarti menandakan bayi dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki, namun jika bergerak melingkar, berarti bayi berjenis kelamin perempuan.

Adapun metode ini dipakai untuk menentukan berapa banyak anak yang akan dimiliki, dan berlaku bagi orang yang hamil atau tidak hamil.

Sebagian orang yang melakukan tes ini meyakini keakuratan, dan sebagian lainnya melakukan untuk kesenangan.

Jika ibu hamil ingin mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandung sebelum USG trimester kedua, ada beberapa pilihan pengujian prediksi jenis kelamin.

Pada awal kehamilan sembilan minggu, ibu hamil dapat mempelajari jenis kelamin bayi melalui tes darah sederhana.

Namun, kadang keinginan mengetahui jenis kelamin dengan metode alternatif dapat menyebabkan keputusan yang tidak bijaksana.

Ada beberapa metode tes mengetahui jenis kelamin bayi yang dapat menyebabkan risiko cacat lahir.

Sementara tes pendulum ini aman dan sederhana, meskipun akurasinya tidak dapat dijamin.

Jadi berhati-hatilah sebelum melakukan sesuatu selama kehamilan.

Ibu hamil perlu bersabar sedikit untuk mengetahui jenis kelamin hingga pada saatnya tiba.

Baca Juga: Apa Bedanya Diabetes Pregestasional dan Diabetes Gestasional pada Kehamilan?

Artikel Terkait