3-5 TAHUN
9 Oktober 2020

Tips Agar Balita Mau Mencoba Makanan Baru

Salah satu kuncinya: jangan pernah bosan menawari Si Kecil makanan baru
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Banyak orang tua kesulitan dalam mendorong anak balita mencoba makanan baru. Anak usia balita biasanya sudah memiliki preferensi makanan yang spesifik.

Anak yang menyukai nugget, misalnya, bisa jadi hanya mau makan dengan nugget dan menolak makanan lain. Ada juga anak yang tidak suka sayur dan menolak makan makanan apa pun yang dilengkapi sayur.

Kondisi seperti itu tentu membuat orang tua bingung dan khawatir. Anak usia balita membutuhkan asupan gizi yang tinggi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Bila Si Kecil hanya mau makan makanan yang itu-itu saja, ia berisiko kekurangan zat gizi tertentu.

Kabar baiknya, dalam situs web Parent’s Today disebutkan bahwa hampir 50 persen orang tua mengatakan anak usia prasekolah pilih-pilih makanan.

Jadi, Moms bukanlah satu-satunya orang tua yang menghadapi masalah anak pilih-pilih makanan dan sulitnya mendorong balita mencoba makanan baru.

Baca Juga: 5 Cara Mengemas Makanan Sehat untuk Anak Picky Eater

Tips Memotivasi Balita Mencoba Makanan Baru

Jangan mudah menyerah, Moms. Cobalah beberapa tips berikut untuk memotivasi balita mencoba makanan baru. Semoga berhasil, Moms!

1. Tawarkan Makanan Baru

image.jpg

Foto: irishtimes.com

Dalam situs web Today’s Parents dijelaskan bahwa peneliti Inggris pernah mencoba sejumlah cara untuk membuat anak balita mau makan sayur yang tidak disukai oleh anak-anak itu.

Menurut mereka, setelah mencoba berbagai cara dalam 14 hari, termasuk menawarkan sayuran terus-menerus, pada akhirnya anak-anak itu mau melahap sayuran yang awalnya tidak mereka sukai.

Menurut para peneliti, orang tua perlu menawarkan makanan baru sebanyak 10-15 kali hingga akhirnya mampu mendorong balita mencoba makanan baru.

Baca Juga: 4 Cara Agar Anak Suka Makanan Sehat

2. Biarkan Anak “Bermain” dengan Makanannya

the-sneaky-chefs-7-tips-to-get-kids-eating-healthy-alt-722x406.jpg

Foto: everydayhealth.com

Membangun kebiasaan makan sehat anak memang tidak mudah, apalagi bila Si Kecil sudah memasuki fase makan sendiri. Moms perlu bersabar dan fleksibel. Tetap tawarkan atau sajikan makanan yang bervariasi setiap hari.

Bila Si Kecil hanya menatap makanannya atau memainkannya dengan sendok atau tangan, Moms tidak perlu menegurnya. Menurut Marina Chaparro, R.D., ahli gizi anak dari Miami, hal itu wajar.

Biarkan anak “mengakrabkan diri” dengan makanan yang belum pernah ia coba itu. Katakan kepada Si Kecil untuk melahap makanan tersebut sedikit demi sedikit dulu. Pendekatan yang ramah dan fleksibel ini bisa mendorong balita mencoba makanan baru.

Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Pesat? Berikan Makanan Bergizi

3. Kurangi Porsi Camilan

toddler-eating-strawberries.jpg

Foto: avera.com

Saat anak merasa kenyang atau tidak lapar, ia dapat dengan mudah menolak makanan yang Moms tawarkan, apalagi bila ia tidak menyukai makanan tersebut.

Maka itu, Nancy Entgelmeier, praktisi perawat anak di Children's Hospitals and Clinics of Minnesota di Minneapolis menawarkan tips mengurangi porsi camilan anak sebagai cara memancing balita mencoba makanan baru.

Bila cara ini berhasil diterapkan secara konsisten, pada akhirnya anak akan mencoba makanan baru yang Moms tawarkan untuk menghilangkan rasa laparya.

Artikel Terkait