BAYI
1 Juni 2020

6 Tips Aman Menggendong Anak di Belakang, Yuk Coba!

Menggendong anak di belakang dengan menggunakan bisa menjadi alternatif, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dr. Rosie Knowles dalam bukunya Why Babywearing Matters mengatakan bahwa back carry bisa menjadi alternatif menggendong dari pada posisi front facing out. Beberapa produsen gendongan menyarankan untuk menggendong belakang ketika bayi sudah mampu duduk tegak mandiri.

Menggendong belakang atau back carry bisa menjadi sangat nyaman dan membantu bagi orang tua ketika orang tua tetap menginginkan anak berada tetap dekat dan aman, sedangkan orang tua membutuhkan bagian depan tubuhnya bebas.

Biasanya orang tua membutuhkan ini ketika harus menyelesaikan pekerjaan rumah, memasak, atau mengurus anak yang lain.

Back carry memang terlihat cukup sulit untuk dilakukan, tapi jika tahu cara dan hal-hal yang harus diperhatikan, orang tua bisa lebih percaya diri untuk mempraktikkan back carry.

Baca Juga: 6 Tips Aman Menggendong Bayi, Sudah Tahu?

Tips Aman Menggendong Anak di Belakang

Yuk simak 6 tips aman menggendong anak di belakang, seperti yang dianjurkan oleh Indah Siauw, konsultan menggendong bersertifikat dari School of Babywearing UK melalui community chat room Orami Parenting Roompi.

1. Anak Harus Bisa Duduk Tegak Mandiri

back carry 2

Foto: Dok. Pribadi Indah Siauw

Tips aman menggendong anak di belakang yang pertama adalah anak harus bisa duduk tegak mandiri. Memang tidak ada standar yang pasti mengenai kapan anak boleh digendong pada posisi back carry. Namun, mempertimbangkan bahwa akan sulit memperhatikan posisi anak, terutama posisi kepala anak.

Beberapa produsen gendongan menyarankan untuk mempraktikkan back carry ketika anak sudah mampu duduk tegak mandiri atau setidaknya ketika anak sedang belajar makan makanan padat.

Hal ini dikarenakan anak yang sudah mampu duduk tegak mandiri, dianggap mampu mengendalikan posisi kepalanya sendiri, sehingga resiko kepala anak menunduk terus menerus atau mendongak terus menerus karena ia tidak mampu mengembalikan posisi kepalanya ke posisi tegak sendiri bisa dihindari.

2. Perhatikan Jalan Napas dan Posisi Menggendong

Tips aman menggendong anak di belakang yang selanjutnya adalah perhatikan jalan napas dan posisi menggendong.

Memang sulit untuk memantau kondisi anak di belakang, namun kita bisa menggunakan cermin atau kamera depan ponsel untuk senantiasa mengawasi posisi anak apakah ia berada di posisi yang nyaman, tidak miring, kakinya tetap membentuk posisi M-shape yang nyaman serta wajahnya tidak tertutup oleh kain gendongan sehingga anak bisa bernapas dengan aman.

3. Jangan Terburu-buru

back carry

Foto: Dok. Pribadi Indah Siauw

Tips aman menggendong anak di belakang yang selanjutnya adalah jangan terburu-buru. Saat pertama kali memulai back carry atau sudah sering melakukan back carry, lakukan dengan santai, tidak perlu terburu-buru untuk menghindari bahaya terjatuh.

Pastikan posisi bayi sudah pas ada di punggung, pastikan anak nyaman, pastikan ikatan terikat dengan kencang, pastikan buckle terpasang dengan baik.

Baca Juga: 5 Cara Tepat Menggendong Bayi, Wajib Diperhatikan!

4. Pahami Fitur Gendongan yang Dimiliki

Hindari 5 Kesalahan Saat Menggunakan Gendongan Bayi -1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tips aman menggendong anak di belakang yang selanjutnya adalah pahami fitur gendongan. Penting sekali untuk memahami fitur gendongan yang dimiliki karena tidak semua jenis gendongan direkomendasikan untuk menggendong posisi back carry.

Selain itu untuk jenis gendongan buckle carrier seperti tipe SSC (soft structured carrier) penting sekali untuk memahami anatomi gendongan tersebut agar posisi anak di dalam gendongan senantiasa rapat dan erat.

5. Kuasai Cara Menaikkan dan Menurunkan Anak

Tips aman menggendong anak di belakang yang selanjutnya adalah kuasai cara menaikkan dan menurunkan anak. Berlatihlah untuk menurunkan anak dari dalam gendongan juga. Jangan sampai bisa menggendong anak di belakang tapi tidak tahu cara menurunkannya.

Jika tidak ada orang lain yang bisa membantu menurunkan anak, bisa fatal akibatnya. Untuk itu orang tua harus mampu menguasai cara menaikkan anak ke dalam gendongan dan juga harus mampu menguasai cara menurunkan anak dari dalam gendongan juga.

6. Minta Bantuan Orang Lain

Tips aman menggendong anak di belakang yang selanjutnya adalah minta bantuan orang lain. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain ketika berlatih menggendong posisi back carry. Mintalah bantuan suami atau teman yang lebih berpengalaman ketika berlatih untuk bisa dikoreksi cara menggendongnya.

Bisa juga menghubungi konsultan menggendong terdekat jika mengalami kesulitan.

Baca Juga: Macam-Macam Gaya Menggendong Bayi Sambil Menyusui yang Nyaman dan Aman

Nah, itulah tips aman menggendong anak di belakang. Semakin banyak berlatih, Moms akan semakin fasih menggendong Si Kecil di belakang. Selamat mencoba!

Artikel Terkait