3-12 BULAN
9 Oktober 2020

3+ Tips Memilih Botol Susu Bayi, Jangan Salah Pilih!

Mulai yang lucu hingga multifungsi, mana yang jadi priroritas?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bingung saat memilih botol susu bayi? Botol susu mana yang terbaik untuk Si Kecil?

Apakah Moms termasuk working mom yang harus membiasakan Si Kecil menggunakan botol untuk meminum ASI? Ataukah Moms memiliki alasan medis yang mengharuskan Si Kecil minum ASI dari botol atau bahkan menggunakan susu formula?

Dilansir dari Kids Health, setelah Moms terbiasa menyusui bayi, berinvestasi membeli botol susu dan perlengkapannya bisa membuat proses menyusui menjadi lebih mudah.

Dalam salah satu situasi di atas, wajar bagi Moms untuk bingung saat akan membeli botol susu.

Begitu banyak jenis botol bayi saat ini seperti berbahan kaca atau plastik, berbentuk lurus atau melengkung, dan banyak lagi.

Menurut Hollie Schultz, pendiri BabyGizmo.com sebuah situs ulasan produk, Moms tidak akan tahu mana yang cocok untuk Si Kecil hingga dia mencobanya.

“Minta saran kepada orang lain atau orang tua, kemudian beli misalnya tiga botol dan lakukan pengujian kepada bayi Anda sendiri," kata Hollie.

Tips Memilih Botol Susu Bayi

Jadi, bagaimana cara memilih botol susu bayi mana yang tepat untuk Si Kecil?

Baca Juga: Review Jujur Botol Susu Huki Orthodontic oleh Moms Orami

1. Perhatikan Bahan Botol Susu Bayi

botol susu bayi 1.jpeg

Foto: thebump.com

Cara memilih botol susu bayi yang pertama adalah memilih bahannya. Secara umum, ada dua jenis bahan yang sering digunakan. Yang pertama adalah botol kaca. Salah satu alasan utama botol kaca masih dipilih adalah karena bahan tersebut BPA free.

Botol berbahan kaca lebih ramah lingkungan karena dibuat tanpa menggunakan minyak bumi.

Selain itu, botol akan bertahan lebih lama, dapat direbus selama sterilisasi dan juga digunakan untuk pemanasan, dan dapat didaur ulang.

Meski begitu, masih ada kelemahan dari botol berbahan kaca. Selain karena mudah pecah jika terjatuh, harganya juga lebih mahal, lebih berat dan tidak memiliki varian atau ukuran yang banyak.

Botol bayi berbahan plastik BPA free biasanya lebih ringan, tahan lama dan tidak akan pecah jika jatuh dan dapat dapat didaur ulang.

Namun, botol berbahan plastik BPA free dibuat menggunakan minyak bumi yang membuat sebagian orang tua khawatir plastik dapat membahayakan bayi.

Selain itu, bahan ini tidak bisa direbus selama sterilisasi dan tidak bisa digunakan jika dipanaskan.

Huki PP Bottle Orthodontic Nipple 250ml Pink

22% Rp40.300
Rp31.400
Huki PP Bottle Orthodontic Nipple 250ml Pink

2. Kenali Jenis-jenis Botol Susu Bayi

botol susu bayi 2.jpg

Foto: babybelly.com.au

Cara memilih botol susu bayi yang kedua adalah dengan mengenai jenis-jenisnya. Ternyata, botol susu memiliki jenis dan desain yang berbeda-beda. Misalnya, ada dot yang didesain menyerupai payudara.

Mulai dari bahan dot, aliran air pada saat menyedot, hingga bentuk botolnya disesuaikan agar anak nyaman.

Biasanya, jenis dot ini dirancang untuk mengurangi jumlah udara yang ikut tertelan oleh Anda. Ini sangat membantu dalam mencegah kolik atau meringankan bayi yang menderita kolik.

Ada pula yang memiliki desain ergonomis agar mudah dipegang oleh Si Kecil tanpa takut tumpah.

Baca Juga: Botol Susu Si Kecil Bebas Bakteri, Ini 7 Langkah Menyiapkannya!

Philips Avent Bottle Classic + Single 260ml

29% Rp70.000
Rp49.100
Philips Avent Bottle Classic + Single 260ml

3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Bayi

botol susu bayi 3.jpeg

Foto: mumsnet.com

Dalam memilih botol susu bayi, Moms perlu mengukur kebutuhan ASI Si Kecil. Bayi baru lahir biasanya hanya mampu menyusui beberapa ons.

Akan tetapi, karena perkembangannya yang pesat, hal itu juga mempengaruhi pada kebutuhan ASI yang terus bertambah.

Jadi, langsung membeli botol yang besar atau sesuai umurnya? "Yang terbaik untuk membeli botol dengan fitur yang meminimalkan gelembung udara, seperti sisipan drop-in, ventilasi, atau bentuk botol bersudut," kata Jennifer Shu, MD , dokter anak di Atlanta dan rekan penulis Heading Home With Your Newborn.

Fitur tersebut akan menjadi pertimbangan. Yang terpenting adalah lebih baik tidak memberikan botol kepada anak kedua dan jangan lupa untuk selalu membeli karet dot baru.

Perhatikan pula lubang yang terdapat di dalam dot. Puting bayi baru lahir dikenal sebagai level 1. Semakin besar angkanya, maka semakin besar lubangnya.

MAM Anti Colic Bottle Ivory 160ml Frog

16% Rp130.000
Rp108.800
MAM Anti Colic Bottle Ivory 160ml Frog

4. Mudah Dibersihkan

botol susu bayi 4.jpg

Foto: babycantravel.com

Cara memilih botol susu bayi yang selanjutnya adalah pilih yang mudah dibersihkan. Saat membeli botol baru satu set, biasanya dibekali dengan alat pembersih. Namun, jika Moms tidak membeli langsung satu set, Moms bisa membelinya secara terpisah.

Kebersihan harus menjadi pertimbangan Moms saat membeli botol susu untuk bayi. Oleh karena itu, jangan terlalu tertarik dengan desain yang menawan jika akhirnya susah dibersihkan.

Pastikan Moms bisa memasuki semua sudut kecil dengan detail brush. Membersihkan botol di mesin pencuci piring juga berfungsi. Kemudian biarkan botol dan semua komponennya mengering secara menyeluruh.

Jika Moms harus menyimpan komponen botol sebelum yakin benar-benar kering, bersihkan dengan kain lembut atau handuk kertas terlebih dahulu.

Pigeon Botol PP KP 120Ml With S-Type Silicone Nipple L.Blue

20% Rp42.300
Rp33.500
Pigeon Botol PP KP 120Ml With S-Type Silicone Nipple  L.Blue

Baca Juga: Review Jujur 10 Botol Susu Favorit Si Kecil, Bagus Mana?

Apakah cara memilih botol susu bayi di atas sudah Moms praktekkan? Sebelum membeli, baca deskripsi pada botol. Ingat untuk membaca instruksi perawatan dengan seksama ya Moms.

Artikel Terkait