DI ATAS 5 TAHUN
13 Desember 2018

3 Tips dari Enno Lerian untuk Menghadapi Anak Tantrum

Jangan balas marahi anak ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Apakah Moms merupakan seorang ibu baru yang mempunyai seorang bayi mungil yang lucu dan menggemaskan? Atau apakah Moms seorang ibu yang sudah memiliki anak lebih dari satu?

Apa yang terbayang di benak Moms saat mendengar kata tantrum? Pasti ngeri ya Moms kalau membayangkan hal tersebut terjadi pada anak kita sendiri.

Saya rasa kita semua pernah ada di posisi jadi seorang penonton saat ada anak kecil menangis sambil berteriak marah di tengah keramaian di tempat umum.

Saya pun yakin kita pasti pernah bergumam dalam hati, jangan sampai kalau nanti kita punya anak, mereka akan melakukan hal tersebut.

Tidak mampu membayangkan jadi ibunya saat Si Kecil menangis dengan kencang di tempat umum.

Ternyata memang tidak ada yang bisa membayangkan tersebut sampai akhirnya kita sendiri yang mengalaminya.

Jadi seorang ibu pasti kita akan dihadapkan dengan berbagai macam fase perkembangan anak, salah satunya adalah fase tantrum.

Tantrum adalah luapan emosi anak yang kesulitan untuk menyampaikan rasa tidak nyamannya.

Biasanya ditandai dengan sikap menangis, menjerit, berteriak, membangkang, marah, bahkan ada yang sampai menyakiti dirinya sendiri.

Dari pengalaman yang saya alami, tantrum bisa terjadi di segala macam usia anak, tapi tantrum bukanlah hal yang perlu Moms khawatirkan dan takuti.

Nah, melalui tulisan ini saya akan membagikan tips dari pengalaman saya sendiri saat menghadapi anak anak saya yang tantrum.

Baca Juga: Anak Sering Menolak Perintah Orang Tua, Bagaimana Menghadapinya?

Bersikap Tenang

Bersikaplah tenang saat anak sedang tantrum. Jangan pernah memarahi mereka saat tantrum terjadi, karena itu hanya akan memperburuk keadaan.

Juga jangan menyerah lantas menuruti kemauan mereka, karena takutnya ini hanya akan menjadi senjatanya mereka saat mereka menginginkan sesuatu.

Cari Tahu Penyebabnya

Kedua, kenali dulu penyebabnya, biasanya anak tantrum di saat mereka lelah, lapar, dan juga mengantuk.

Percaya deh jangankan anak kecil, kita yang sudah dewasa juga bisa cranky jika mengalami hal tersebut.

Rasanya semuanya serba salah, apalagi jika dialami anak kecil yang masih belum mampu mengekspresikan rasa lelahnya tersebut.

Baca Juga: Bantu Balita Menghadapi Rasa Kecewa dengan 5 Cara Berikut

Beri Rasa Nyaman

Terakhir, beri pelukan dan rasa nyaman pada amarahnya. Pelukan akan mampu meredakan tantrumnya.

Memang prosesnya tidak akan cepat, tapi dibanding panik dan malah balik memarahi mereka, lebih baik redakan saja emosinya dengan pelukan. Begitu sudah mereda ajaklah Si Kecil.

Semoga tips di atas bisa Moms gunakan saat Si Kecil tantrum ya!

(ENNO)

Artikel Terkait