PERNIKAHAN & SEKS
10 Desember 2019

5 Tips Hubungan Suami Istri yang Baik dari Konselor

Mau tahu tips hubungan suami istri yang baik dari para pakar hubungan? Simak di bawah ini!
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, tentu mau dong punya hubungan pernikahan yang awet dan langgeng sampai maut memisahkan? Tentunya, hubungan itu harus senantiasa dirawat setiap hari layaknya tanaman. Hal ini pun diperkuat dengan ujaran seorang psikologis klinis dari Philadelphia, Seth J. Gillihan, PhD.

“Kebanyakan dari kita baru ‘bekerja’ ketika hubungan sudah masuk crisis mode, memberikan perhatian tulus hanya ketika ada masalah yang perlu diperbaiki. Nyatanya, hubungan itu seperti taman: Bahkan saat taman terlihat baik-baik saja, hama bisa bertumbuh dan merusaknya,” kata Gillihan.

Tips Hubungan Suami Istri

Lantas, bagaimana tips hubungan suami istri yang baik agar selalu langgeng sampai maut memisahkan? Simak 5 saran dari konselor Gillihan di bawah ini.

1. Selalu Asumsikan yang Terbaik

4 Cara Tetap Semangat dan Harmonis dengan Pasangan di Tengah Beratnya Program Hamil 03.jpg

Tips hubungan suami istri yang pertama adalah selalu berpikiran positif. Tapi, terlepas dari apakah Moms seorang yang berpikiran positif atau tidak, terkadang ada saja sikap pasangan yang membuat kita sakit hati atau tersinggung. Padahal, suami Moms pun belum tentu punya niat untuk membuat Moms sakit hati.

“Apalagi kalau kita sudah dalam keadaan jengkel, hal setipis rambut saja bisa kita anggap salah dan buruk,” ucap Gillihan.

Jadi, Gillihan menyarankan, cobalah pada pagi hari katakan pada diri Moms sendiri bahwa, “Hari ini saya akan berusaha bersikap seramah mungkin terhadap apapun yang saya hadapi.”

Menurut Gillihan, mentalitas iini bisa memberi Moms kebebasan untuk mengatasi diri sendiri dan bisa memberi contoh pada pasangan untuk melakukan hal yang sama.

Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Belum Siap untuk Menikah

2. Stop Menggunakan Kata “Harusnya”

4 Alasan untuk Tak Perlu Tahu Isi Handphone Pasangan 3.jpg

Menurut Gillihan, kata “seharusnya” bisa jadi adalah kata terburuk dalam hal hubungan. “Ini menciptakan rasa ketidakadilan, bahwa sesuatu harus berbeda dari apa adanya,” ujar Gillihan.

Sebab, biasanya kata “seharusnya” ini mengikuti kata-kata yang sesuai keinginan pribadi dan terkesan egois, bukan kebenaran yang sesungguhnya.

Daripada melontarkan kata-kata, “Kamu seharusnya pulang lebih cepat, dong!” kenapa tidak menggunakan kata-kata, “Aku berharap kamu bisa pulang lebih awal supaya kita bisa berduaan lebih lama.”

Daripada melontarkan kata-kata, “Kamu seharusnya membuang sampah! Lihat tuh, sudah menumpuk.” gunakan saja kata-kata, “Bisakah kamu menolongku untuk membuang sampah?”

Lebih enak didengar bukan, Moms?

3. Mendengarkan

pasangan korea cinlok-6.jpg

Mungkin selama ini Moms sudah merasa mendengarkan pasangan, tapi apakah Moms benar-benar sudah mendengarkan dan mengerti?

Mendengarkan di sini bukanlah perkara “yang satu berbicara dan yang satu tidak.”

Mendengarkan di sini adalah proses di mana Moms bisa diam dan mendengarkan bagaimana perasaan pasangan kemudian mencoba mengerti dan tetap membuatnya nyaman.

Dilansir dari Planned Parenthood, ungkapkan perasaan kita pada pasangan. Berikan pertanyaan dan dengarkan jawabannya. Kalau kita sedang kesal, beri tahu pada suami, jangan sampai suami menebak-nebak sendiri.

Berbicara mengenai masalah berfungsi untuk membangun kepercayaan dan membuat hubungan suami istri jadi semakin kuat.

Tidak hanya berkomunikasi mengenai masalah, jangan lupa sampaikan pada suami kalau dia melakukan sesuatu yang membuat Moms bahagia.

Baca Juga: Pernikahan Bahagia Bikin Panjang Umur, Kok Bisa?

4. Jadi Partner dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengenal 5 Love Languages Agar Lebih Mengerti Pasangan 2.jpg

Terkadang, karena banyak sekali kegiatan, Moms dan pasangan sering lupa memerankan peran “suami-istri.” Misalnya saja, karena Dads kelelahan dan lupa mengecup Moms saat pulang. Atau saat Moms kewalahan dengan mengurus anak-anak, jadi lupa menyiapkan makan siang Dads.

Saat Moms dan Dads tahu keadaan akan menjadi sibuk, sebaiknya beri tahu satu sama lain, Misalnya, saat Dads ada banyak pekerjaan di kantor, Dads bisa memberi tahu Moms sebelumnya. “Aku akan sangat sibuk semingguan ini di kantor, kira-kira apa yang bisa aku bantu saat ini?”

Dengan memberi tahu lebih dulu, Moms dan Dads jadi bisa mengatur ulang jadwal untuk menghabiskan waktu bersama.

Misalnya dengan sarapan bareng karena sudah pasti tidak bisa makan malam bersama. Cara ini akan membuat hubungan suami istri akan menjadi lebih hangat dan penuh pengertian.

5. Selalu Mengecek Keadaan Pasangan

3 Cara Anticanggung Berbicara Seks dengan Pasangan 3.jpg

Percayalah Moms, sebaik apapun Moms mengenal pasangan, tidak pernah ada yang tahu apa isi hati seseorang. Begitu juga dengan Dads.

“Jadi jangan berharap kalau pasangan tahu segalanya tentang isi hati Anda. Anda tidak akan melewati banyak drama apabila Anda bisa menyuarakan pikiran Anda pada pasangan,” ucap dr. Chloe Charmichael, PhD, psikolog klinis di New York City.

Baca Juga: Suami Depresi Bisa Mempersulit Peluang Istri untuk Hamil

Moms, itulah beberapa saran dari konselor untuk menjalin hubungan suami istri yang baik. Gimana dengan tips hubungan suami istri di atas? Semoga Moms dan Dads bisa menerapkannya dan hubungan jadi lebih langgeng lagi, ya!

Artikel Terkait