BALITA DAN ANAK
28 Oktober 2019

Tips Keamanan dan Pertolongan Pertama untuk Anak yang Ingin Pelihara Ikan

Ikan adalah binatang peliharaan yang minim risiko
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Selain anjing atau kucing, ikan adalah jenis hewan peliharaan lain yang tidak kalah populer. Apalagi dengan ragam bentuk dan warna, hal dapat menarik perhatian Si Kecil.

Ikan peliharaan juga lebih mudah dirawat, karena lokasi hidupnya yang berada di akuarium. Namun, di satu sisi, penting untuk menjaga kebersihan agar tidak membahayakan Si Kecil.

Sangat jarang ikan peliharaan menyebabkan penyakit, tetapi mengutip Health Service Executive, ikan peliharaan terkadang dapat menyebarkan:

  • Infeksi kulit dari jenis bakteri Mycobacteria
  • Muntah dan diare yang disebabkan oleh Salmonella
  • Diare atau infeksi darah yang disebabkan bakteri Aeromonas

Anak juga dapat mengalami infeksi kulit melalui kontak dengan air yang terinfeksi.

Baca Juga: Memberikan Peliharaan Untuk Balita, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Tips Keselamatan Anak yang Ingin Pelihara Ikan

anak pelihara ikan-1.jpg

Jika Si Kecil ingin memelihara ikan, ada beberapa tips keselamatan yang patut diikuti agar anak terhindar dari risiko penyakit setelah melakukan kontak dengan ikan:

  • Cuci tangan anak dengan hati-hati setelah kontak dengan ikan atau akuarium.
  • Bersihkan tangki ikan sesuai anjuran.
  • Kenakan sarung tangan saat membersihkan akuarium atau memegang ikan.
  • Jangan biarkan anak memegang ikan atau airnya jika ada luka atau goresan di kulitnya.
  • Simpan makanan ikan, obat-obatan dan produk ikan lainnya dari jangkauan anak-anak. Ini karena anak-anak dapat menelannya, menyebabkan risiko tersedak atau keracunan.

Baca Juga: Moms, Ini Manfaat Pelihara Ikan bagi Anak

Mengawasi Anak yang Dekat dengan Akuarium

anak pelihara ikan-2.jpg

Untuk Si Kecil yang usianya masih balita, Moms juga perlu mengawasi dan waspada ketika ia berada di dekat akuarium.

1. Jauhkan Akuarium dari Jangkauan Anak

Jauhkan akuarium dari jangkauan anak-anak, terutama bila diletakkan pada meja yang tidak terlalu tinggi. Ini karena Si Kecil bisa menarik akuarium tersebut.

Hal ini dapat menyebabkan akuarium terjatuh, dan menyebabkan Si Kecil mengalami cedera serius.

2. Perhatikan Bahan Pembuatan Akuarium

Sebaiknya, akuarium memiliki sisi kaca yang tebal, kokoh atau terbuat dari akrilik. Pastikan bahannya juga tahan pecah.

Ini untuk mengantisipasinya agar akuarium tersebut tidak mudah pecah oleh anak. Letakkan juga akuarium ke permukaan yang aman.

Baca Juga: 3 Tips Melindungi Balita dari Kuman Binatang Peliharaan

3. Segi Keamanan untuk Akuarium Besar

Akuarium ikan besar bisa memunculkan risiko tenggelam. Anak kecil juga dapat memasukkan kepalanya ke dalam akuarium yang besar atau kecil. Ini mungkin karena ia mencoba mendekati ikan.

Jika Si Kecil tergoda untuk membuka bagian atas akuarium besar, pasang kunci. Selalu menjaga tutup akuarium terkunci setiap kali Moms sedang tidak berada dekat dengan akuarium.

Pertolongan Bila Anak Tergores oleh Sirip Ikan

anak pelihara ikan-3.jpg

Jika kulit anak tergores oleh sirip ikan atau sesuatu yang tajam di dalam akuarium, berikut pertolongan pertama yang bisa dilakukan:

  • Segera cuci dengan air dari keran dan sabun
  • Konsultasikan dengan dokter, beri tahu penyebab cedera karena anak sedang memegang ikan atau akuarium

Itu dia Moms, beberapa tips keamanan untuk anak yang memelihara ikan serta pertolongan pertama yang dapat dilakukan.

Artikel Terkait