2-3 TAHUN
26 Februari 2020

7 Tips Membesarkan Anak dengan Cerebral Palsy

Jangan takut Moms, ada banyak cara untuk mengasuh anak dengan CP.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Ketika buah hati Moms didiagnosis mengidap penyakit cerebral palsy (CP), rasanya tentu sangat tak keruan. Salah satu hal yang mungkin Moms rasakan adalah ketidakberdayaan.

Akan tetapi, jangan sampai Moms putus asa. Anak dengan penyakit cerebral palsy tetap bisa memiliki kualitas hidup yang baik dengan pengasuhan yang tepat.

Baca Juga: Mengidap Lupus Saat Hamil? Ketahui Risikonya

Moms mungkin bingung, harus mulai dari mana? Nah, ini semua tentu tergantung dari kondisi masing-masing anak. Penyakit cerebral palsy atau CP wujudnya bisa berbeda-beda pada setiap anak.

Membesarkan Anak dengan Cerebral Palsy

Namun, sebagai batu pijakan dalam mengasuh anak dengan cerebral palsy, Moms bisa mempelajari panduan dasarnya berikut ini.

1. Memahami Penyakit Cerebral Palsy

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, cerebral palsy adalah sekelompok gangguan yang menyerang sistem gerak manusia.

Anak dengan cerebral palsy akan kesulitan bergerak, menjaga keseimbangan, atau mengendalikan ototnya.

Penyakit ini terjadi akibat adanya masalah pada perkembangan otak anak, biasanya pada saat anak lahir atau bahkan ketika buah hati Moms masih dalam kandungan.

Ketika anak didiagnosis dengan CP, salah satu hal pertama yang harus Moms lakukan adalah menghimpun informasi sebanyak-banyaknya soal kondisi ini.

Tanyakan pada dokter, perawat, pakar pendidikan anak berkebutuhan khusus, orangtua lain yang memiliki anak dengan CP, dan carilah informasi dari internet.

Memahami CP adalah sebuah langkah penting untuk mengenali kebutuhan dan kemampuan anak hingga ia tumbuh besar kelak.

Baca Juga: 7 Aktivitas yang Bermanfaat untuk Perkembangan Bayi 0-6 Bulan

2. Mulai dengan Manajemen Penyakit

mencari informasi.jpg

Tidak mudah memang menerima vonis dari dokter bahwa anak harus tumbuh dengan CP.

Ke depannya pasti Moms dan si kecil akan sering bolak-balik ke rumah sakit, ada banyak dokter yang harus ditemui, dan sebagainya.

Karena itu, dilansir dari Cerebral Palsy Guide, Moms perlu memulai manajemen penyakit, yakni meliputi:

  • Menyimpan seluruh kontak dokter, klinik, rumah sakit, serta perawat yang menangani buah hati
  • Menyimpan seluruh rekam medis atau hasil tes laboratorium
  • Mencatat seluruh obat yang harus dikonsumsi anak serta memantau efek sampingnya
  • Mengumpulkan brosur, leaflet, atau buku panduan seputar penyakit CP
  • Menyiapkan daftar fasilitas yang mungkin diperlukan anak di kemudian hari seperti sekolah dan lembaga pendidikan tertentu

3. Pastikan Anak Mendapatkan Terapi Fisik

Menurut situs kesehatan asal Amerika Serikat, WebMD, anak dengan cerebral palsy akan membutuhkan terapi fisik.

Misalnya meregangkan otot-ototnya, melatih keseimbangan, dan memijat anak untuk mengurangi rasa nyeri.

Moms bisa bertanya dulu pada dokter, perawat, atau terapis anak soal cara terbaik memberikan terapi fisik di rumah.

Pelajari tekniknya dengan baik dan perhatikan reaksi anak baik-baik. Pastikan anak sudah cukup nyaman dengan teknik yang dilakukan.

Baca Juga: Yuk Kenali 4 Manfaat Pijat Bayi

4. Dorong Kemampuan Gerak Anak

Anak dengan cerebral palsy mungkin tidak dapat berolahraga dan bergerak aktif layaknya anak lain.

Akan tetapi, Moms tetap bisa mendukung kemampuan gerak anak dengan berbagai aktivitas sederhana.

Ajari anak untuk menggunakan otot tangannya seperti bermain dengan mobil-mobilan atau balok susun. Moms juga bisa membantu anak berdiri untuk melatih otot kaki dan punggungnya.

5. Perhatikan Asupan Nutrisinya

asupan nutrisi

Berikan anak makanan yang baik untuk kesehatan otot dan tulangnya. Itulah mengapa asupan protein, kalsium, vitamin, dan mineral sangat penting bagi anak dengan CP. Berikan anak buah dan sayuran setiap hari serta produk susu dan daging rendah lemak.

Moms juga bisa berkonsultasi dengan ahli gizi anak untuk menentukan menu dan pola makan terbaik untuk si buah hati.

Baca Juga: Kenali Gejala Asam Lambung Naik Pada Anak

6. Memperluas Wawasan Anak

Ajak anak untuk menjelajahi dunia dan berpetulangan dengan aktivitas-aktivitas yang seru.

Misalnya jalan-jalan ke museum, membaca berbagai macam buku, main ke taman yang banyak bunga dan tanamannya, pergi ke kebun binatang, menonton film, mencoba menciptakan prakarya atau melukis, atau mendengarkan musik.

Dengan begitu, pikiran anak akan terus terasah tajam dan wawasannya jadi lebih luas.

Hal ini dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri anak sekaligus melatihnya untuk berpikir secara kritis dan terbuka.

7. Cari Bantuan dan Dukungan

anak menulis menggambar.jpg

Ingat Moms, tidak perlu menuntut diri untuk jadi sempurna. Yang penting Moms telah mengusahakan yang terbaik bagi buah hati Moms.

Karena itu, jangan takut untuk mencari bantuan dan dukungan dari keluarga dan sahabat terdekat Moms apabila Moms sedang jenuh, lelah, kurang enak badan, atau sekadar ingin ditemani mengobrol.

Moms juga bisa saling berbagi dan belajar dengan orang tua lain yang memiliki anak dengan cerebral palsy.

Dengan begitu, semangat Moms tidak akan pernah padam untuk mendampingi dan membesarkan buah hati tersayang.

(IA/ERW)

Artikel Terkait