TREN
19 September 2017

Tips Memilih Gorden yang Tepat untuk di Rumah

Sesuaikan dengan fungsi, bahan, model, dan budget yang Mama inginkan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh fitria.rahmadianti
Disunting oleh fitria.rahmadianti

Gorden biasanya dipasang pada jendela, pintu, atau penghubung antar ruangan. Salah satu fungsi gorden adalah sebagai penghalau agar aktivitas di dalam ruangan tidak terlihat atau sekedar pembatas. Kegunaan lainnya adalah mencegah masuknya sinar matahari ke dalam ruangan. Sebab, sinar matahari yang terik dapat mengganggu kenyamanan penghuni dalam ruangan dan dapat merusak perabot yang ada di sekitarnya.

Untuk mendapatkan suasana atau nuansa tertentu dalam suatu ruangan, Mama dapat memilih model, motif, dan warna gorden yang sesuai. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan saat akan memilih gorden di rumah antara lain:

  • Fungsi Gorden

Fungsi yang diharapkan dari gorden dapat menjadi pertimbangan dalam memilih gorden. Misalnya, jika hanya untuk sedikit menghalangi pandangan namun cahaya tetap masuk, penggunaan gorden berjenis vitrase menjadi pilihan yang sesuai. Model yang terbuat dari manik-manik, kerang, atau batu-batuan dapat menjadi pemanis ruangan. Tetapi, tentu saja model seperti ini tidak dapat menutup dengan sempurna, sehingga tidak cocok jika Mama ingin menggunakan gorden untuk menutup pandangan dari orang di luar.

  • Bahan Gorden

Ada berbagai macam pilihan bahan yang dapat digunakan sebagai pembuat gorden. Tiap bahan memiliki ciri masing-masing. Dalam penentuan bahan biasanya tergantung pula dengan model yang ingin dibuat dan fungsi yang diinginkan pada gorden. Apakah Mama menginginkan gorden berkesan lentur dan ringan atau gelap dan mampu memendam suara? Beberapa bahan yang sering dipakai dalam pembuatan gorden antara lain lamborgini yang memiliki sifat lentur serta bahan yang ringan seperti katun, satin, linen, atau polyester. Jenis lainnya adalah beludru, organza, dan paloma yang lebih berat, kedap suara, dan menyerap sinar matahari.

  • Model Gorden

Gorden akan menjadi penyempurna desain suatu ruangan. Memilih gorden yang sesuai dengan desain rumah, khususnya ruangan, akan menjadikan keseluruhan tema ruangan tercipta dengan baik. Salah satu cara paling mudah adalah dengan memilih gorden yang warnanya sesuai dengan warna dinding dan furnitur yang ada di sekitarnya.

Mama juga dapat menyesuaikan model gorden dengan desain rumah. Misalnya, jika rumah Mama bergaya klasik, Mama dapat memilih gorden dengan desain yang rumit. Sedangkan jika rumah Mama bergaya minimalis, gorden dengan model simpel seperti gorden polos satu warna dengan smocked ring atau vitrase putih dengan model kupu-kupu cocok untuk rumah Mama. Dalam hal ini penentuan warna, model, dan motif menjadi hal yang paling utama.

Baca juga: 4 Tips Mendesain Kamar Minimalis
  • Harga Gorden

Harga atau budget untuk membeli gorden juga menjadi pertimbangan. Yang menentukan harga suatu gorden antara lain adalah bahan yang dipilih, model, dan aksesories pelengkap gorden. Setiap bahan mempunyai tingkat harga yang berbeda sehingga akan mempengaruhi harganya. Semakin rumit model, semakin mahal harganya. Selain itu, model juga mempengaruhi banyaknya bahan yang akan dipakai. Misalnya, model gorden yang memakai poni membuat penggunaan bahan lebih banyak.

Yang dapat menambah budget Mama adalah aksesoris pelengkap seperti tassel yaitu tali yang berfungsi mengikat gorden pada saat dibuka. Atau, model baru untuk mengikat kain gorden adalah curtain holder yang mirip dengan sanggul, yakni gorden dibuka dengan cara disanggul pada bagian tengahnya. Pelengkap lainnya adalah rel tempat menggantungkan gorden yang terbuat dari kayu, besi, atau kuningan yang harganya berbeda.

Sekarang, Mama tidak bingung lagi, kan, harus memilih gorden seperti apa?

(HEI)

Artikel Terkait