DI ATAS 5 TAHUN
5 Februari 2018

Tips Menjaga Hubungan Baik Guru dan Orang Tua Murid

Sebab guru adalah orang tua anak di sekolah
Artikel ditulis oleh -
Disunting oleh -
top image tips menjaga hubungan baik guru dan orang tua murid

Anak banyak menghabiskan waktu di sekolah. Karena itu, sudah tidak asing lagi jika anak memiliki hubungan yang dekat dengan guru mereka. Sebagai orang tua, Moms tentunya juga harus menjaga hubungan yang baik dengan guru, sehingga dapat memantau perkembangan anak. Apa lagi, guru bisa jadi salah satu motivasi belajar siswa.

Nah, kelima cara berikut dapat dilakukan untuk membangun hubungan baik antara guru dengan orang tua murid di sekolah:

1. Komunikasi teratur
Jangan sampai Moms hanya menghubungi guru saat anak memiliki masalah. Sebaiknya, mulailah berhubungan baik dengan guru sejak awal anak masuk ke sekolah dengan cara rajin berkomunikasi. Selain memantau perkembangan anak, komunikasi juga dapat digunakan untuk mencari tahu seperti apa guru tersebut, termasuk cara mengajarnya. Jadi, Moms lebih percaya saat meninggalkan anak di sekolah.

2. Basa-basi sesekali
Tidak ada salahnya sesekali arahkan obrolan ke hal lain di luar anak, terlebih saat bertatap muka langsung dengan guru. Hal ini bisa membuat hubungan Moms dengan guru jadi tidak kaku. Tetapi, jangan terlalu sering.

3. Beri apresiasi
Saat anak bercerita seputar kegiatan sekolah dan hal positif yang diajarkan guru, beri apresiasi. Ajarkan anak untuk berterima kasih pada guru. Sesekali, tidak ada salahnya memberi hadiah kepada guru, misalnya camilan ringan atau oleh-oleh.

4. Aktif di kegiatan sekolah
Sekolah adalah rumah kedua bagi anak. Karena itu, sudah seharusnya Moms mengambil peran orang tua dalam pendidikan anak dengan terlibat aktif di setiap kegiatan sekolah, terlebih yang melibatkan anak. Jadi, guru merasa Moms ikut berbagi tanggung jawab dalam mendidik anak.

5. Teman diskusi
Saat nilai anak jelek atau anak mengeluh soal guru, jangan langsung menyalahkan guru. Ajak guru berdiskusi mengenai motivasi belajar siswa dan apa yang sebenarnya dialami anak, lalu bersama-sama mencari penyelesaiannya. Dengan bekerja sama, tentu masalah dapat diselesaikan lebih cepat dan anak bisa kembali semangat belajar di sekolah.

(HIKMAH)

Artikel Terkait