PROGRAM HAMIL
30 Maret 2016

Tips Tetap Sehat Saat Hamil Bayi Kembar

Hamil kembar butuh perhatian lebih dibanding hamil tunggal
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh (fitria.rahmadianti)
1 hamilkembar

Walaupun dinilai berisiko dan memerlukan perhatian intensif sejak awal, masa kehamilan dengan bayi kembar dapat dilewati dengan aman, kok. Pemeriksaan kehamilan kembar secara rutin dan teratur diperlukan untuk menghindari komplikasi yang bisa timbul pada kehamilan kembar. Ibu hamil kembar disarankan untuk memeriksakan kehamilannya kepada bidan atau dokter kandungan sedikitnya empat kali selama kehamilan.

Bayi yang lahir kembar sering memiliki berat lahir yang rendah karena harus berbagi nutrisi dengan saudaranya selama di dalam kandungan sehingga membutuhkan asupan zat besi dan asam folat lebih tinggi dari kehamilan tunggal. Bila kebutuhan ini tidak tercukupi, bisa memicu terjadinya anemia dengan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin yang rendah kurang dari 11 g/dl.

Selain didapat dalam vitamin yang diberikan oleh dokter kandungan, zat besi juga dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, dan daun singkong. Zat besi juga terdapat dalam kuning telur, kacang tanah, kurma, ikan laut, daging, hati, ayam, biji-bijian, dll. Pemenuhan vitamin C secara alami juga akan membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh ibu hamil. Sedapat mungkin ibu hamil minum suplemen zat besi disertai dengan jus buah segar seperti jus tomat atau jeruk.

Kehamilan kembar menyebabkan pembagian ruang yang tidak proporsional di perut. Karena terlalu sedikit ruang untuk ekspansi perut, terjadi kelesuan usus sehingga ibu menjadi rentan sembelit dan nafsu makan berkurang. Atasi hal ini dengan makan sejumlah kecil makanan beberapa kali sehari pada trimester ketiga kehamilan.

Melihat keistimewaan hamil kembar, maka ibu harus mensyukurinya dengan menjaga kesehatan tubuh, mental, dan spiritualnya agar kehamilan kembar berlangsung dengan bahagia, aman, dan nyaman. Bergabunglah bersama kelas ibu hamil atau saling tukar pengalaman dengan sesama ibu yang juga mengalami kehamilan dan persalinan kembar untuk menguatkan dan menenangkan pikiran ibu.

Foto: Shutterstock

Artikel Terkait