KELUARGA
28 Februari 2020

5 Tips Umroh bersama Anak ala Keluarga Ricky Harun

Pergi umroh bersama anak, mengapa tidak?
Artikel ditulis oleh Zarah Amala
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Beribadah di Tanah Suci merupakan impian bagi seluruh umat muslim. Apalagi kalau ibadah tersebut bisa dilakukan bersama keluarga tercinta, termasuk Si Kecil. Seperti Ricky Harun dan Herfiza yang belum lama ini menjalankan ibadah umroh bersama ketiga anak mereka.

Bukan hal yang mudah untuk membawa anak-anak beribadah umroh, terlebih ibadah ini menguras energi cukup banyak. Namun, Ricky Harun dan Herfiza bisa melaluinya dengan baik. Bahkan, saat itu Herfiza tengah hamil 7 bulan.

Melalui akun Instagramnya, Herfiza menceritakan bagaimana persiapannya beribadah umroh bersama anak-anaknya saat sedang hamil.

Baca Juga: 7 Tips Aman Umroh saat Hamil

Tips Umroh bersama Anak ala Keluarga Ricky Harun

Sedang mengandung anak keempat bukan penghalang bagi Herfiza untuk menjalankan ibadah umroh. Perempuan kelahiran 21 November 1987 itu juga mempersiapkan semuanya dengan matang. Satu hal yang sangat penting ialah mempersiapkan kesabaran dan mental.

"Mengenai apa saja yang harus dipersiapkan?

Bawa apa aja?

Kalo lagi hamil dan bawa anak gimana baiknya?

Dan lain sebagainya.

Yang bisa saya jawab sekarang dari pertanyaan, “apa saja yang harus dipersiapkan?”. Yaitu, harus persiapkan mental dan sabar yang segunung," tulis Herfiza.

Apa saja sih yang perlu Moms persiapan untuk umroh bersama anak? Berikut tips dari keluarga Ricky Harun yang bisa Moms pratikkan.

1. Anak-anak juga Tamu yang Diundang Allah

umroh bersama anak

Foto: instagram.com/rickyharun

Selain menyiapkan kesabaran dan mental yang kuat, Herfiza mengatakan kalau anak-anak juga menjadi tamu yang Allah undang untuk beribadah di Tanah Suci. Karenanya, ia selalu memohon doa untuk diberi perlindungan selama melakukan ibadah umroh.

"Yang paling penting adalah ketika anak-anak berangkat ibadah umroh itu bukanlah suatu hal yang kebetulan, tapi anak-anak itu juga tamu yang diundang Allah ke sana.

Maka, dari sebelum berangkat dan ketika di sana selalu minta untuk dijaga oleh Allah. Karena hanya Allah sebaik-baiknya penjaga," tulis Herfiza.

Baca Juga: Saat yang Tepat Membiasakan Anak untuk Sholat Lima Waktu

2. Memastikan Kondisi Fisiknya dan Anak-anak

herfiza dan ketiga anaknya.jpg

Foto: instagram.com/rickyharun

Pemeriksaan fisik menjadi hal pertama yang dilakukan Herfiza dan ketiga anak-anaknya. Salah satunya memastikan ia dan anak-anaknya mendapatkan suntik meningitis.

Seperti diketahui, suntik meningitis merupakan persyaratan wajib sebelum seseorang melaksanakan ibadah umroh.

Beruntungnya, Herfiza sudah pernah melakukan suntik meningitis sebelum dirinya hamil. Mengingat, ibu hamil tidak dibolehkan suntik meningitis.

"Berdasarkan pengalaman saya berangkat umroh kemarin, memang ibu hamil tidak dibolehkan untuk suntik meningitis.

Tapi alhamdulillah, karena saya dua tahun lalu pernah berangkat umroh, jadi vaksin nya masih berlaku dan tidak perlu vaksin lagi," tulis Herfiza.Lain hal bagi anak ketiganya, Dhia Malik Akyza Pratama yang masih berusia 1 tahun. Herfiza hanya perlu menyertakan surat kelengkapan vaksin, karena suntik meningitis untuk anak berusia 1 tahun jarang tersedia di Indonesia.

"Untuk Dhia (1 tahun) semestinya sudah bisa vaksin, akan tetapi vaksin nya sangat jarang sekali tersedia di sini. Sampai beberapa hari sebelum keberangkatan kami tidak bisa mendapatkan vaksin tersebut.

Jadi, Dhia hanya cek kelengkapan vaksin mulai dari lahir sampai usia 1 tahun di dokter anak bahwa sudah lengkap vaksin," tulis Herfiza.

Moms juga tidak perlu khawatir soal kehalalan vaksi meningitis. Jika sebelumnya memang belum ada vaksi meningitis halal, kini sudah ditemukan vaksin meningitis yang sudah dipastikan kehalalannya oleh Majelis Ulama Indonesia.

3. Menyertakan Surat Keterangan Sehat dari Dokter

surat keterangan sehat herfiza.jpg

Foto: instagram.com/herfiza

Surat keterangan sehat dari dokter menjadi hal yang wajib disertakan. Sebab, pihak maskapai biasanya akan meminta data tersebut.

"Pihak maskapai sendiri membatasi usia kandungan yang bisa terbang sampai usia 32 minggu.

Jadi, walaupun dokter bilang kandungannya sehat, akan tetapi kalo sudah di atas 32 minggu maka pihak maskapai tidak akan mengizinkan. Setelah cek kandungan, minta surat izin penerbangan kepada pihak rumah sakit.

Untuk anak-anak, sebelum berangkat, cek up semua kesehatannya ke dokter anak dan minta surat keterangan sehat dan boleh terbang kepada pihak rumah sakit," terang Herfiza.

Herfiza juga memberitahu kalau surat keterangan sehat tersebut sebaiknya dibuat dalam dua bahasa.

"Surat-surat tersebut dibuat dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Surat-surat tersebut juga harus selalu disisipkan di dalam paspor karena akan di cek oleh pihak imigrasi dan maskapai," jelas Herfiza

Tak lupa, Herfiza mengingatkan kalau persiapan umroh ini berdasarkan pengalamannya. Moms tentu perlu menyesuaikan dengan kondisi Moms dan keluarga.

4. Utamakan Kenyamanan

Ricky Harun dan Herfiza umroh bersama anak

Foto: instagram.com/rickyharun

Herfiza mengatakan bahwa jika berencana berangkat umroh dan bawa bayi, Moms bisa request baby bassinet kepada pihak travel untuk nantinya disampaikan kepada maskapai. Menurutnya, biasanya, penumpang yang membawa bayi akan diprioritaskan, diberikan tempat duduk paling depan yang tersedia baby bassinet.

"Jadi, orang tua gak pegel dan bayi juga bisa tidur nyenyak ketika di pesawat," jelasnya.

Dia juga mengingatkan untuk membawa barang-barang yang diperlukan anak-anak di dalam koper/tas yang akan ditaruh di kabin pesawat atau bis. Seperti, popok, susu, tisu basah, baju ganti, obat-obatan, essential oils, mainan, makanan dan cemilan anak-anak.

Dengan begitu, semua kebutuhan Si Kecil bisa mudah diakses jika dibutuhkan.

5. Cek Kondisi Cuaca

umroh keluarga ricky harun

Foto: instagram.com/rickyharun

Hal penting lainnya yang perlu dipersiapkan adalah mengecek cuaca di sana. Sebelum berangkat, tanyakan kepada pihak travel bagaimana cuaca di sana mengingat Arab Saudi punya cuaca yang cukup variatif. Bisa panas sekali, bisa juga dingin sekali. Saat Januari lalu ketika keluarga Ricky Harun umroh, cuaca di sana sedang dingin.

"Kalau saya ketika berangkat bulan Januari kemarin cuacanya sedang dingin sekali. Jadi, saya juga membawa jaket/sweater, celana-celana tebal, selimut pergi dan syal," ungkanya.

Baca Juga: Tata Cara Menggelar Aqiqah yang Disunahkan

Bila Moms sedang berencana umroh bersama anak, jangan lupa konsultasikan langsung kondisi Moms dan anak-anak dengan dokter dan pihak travel ya! Selamat beribadah umroh!

Artikel Terkait