PROGRAM HAMIL
15 Agustus 2020

7 KB yang Cocok untuk Pengantin Baru, Pas untuk yang Menunda Punya Momongan

Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Moms dan Dads
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ketika kita memasuki dunia pernikahan, banyak dinamika hubungan mengalami perubahan. Bahkan ketika kita sedang dalam persiapan untuk berbulan madu setelah menikah, perlu memikirkan apa KB yang cocok untuk pengantin baru yang bisa kita siapkan, agar tidak langsung hamil.

Ini adalah hal wajib yang harus dipikirkan jika Moms dan pasangan berencana untuk menikmati lebih lama masa-masa pengantin baru dan ingin mendapatkan perlindungan terbaik terhadap kehamilan yang tidak diinginkan.

Keluarga berencana adalah topik penting yang harus didiskusikan semua pasangan. Pengantin baru perlu memilih metode kb yang cocok untuk pengantin baru dan memutuskan kapan dan berapa banyak anak yang akan dimiliki nantinya.

Jika kita jatuh dalam kehamilan yang tidak diinginkan atau tidak direncanakan, bisa sangat menakutkan. Memulai sebuah keluarga baru ketika salah satu atau kedua pasangan tidak siap untuk transisi ini dapat menimbulkan ketegangan pada pernikahan Moms dan Dads. Lalu apa alat kontrasepsi yang bisa dipilih?

Ada banyak alat kontrasepsi yang bisa Moms dan Dads pilih jika ingin menunda kehamilan atau tidak ingin segera memiliki anak.

“Untuk menunda kehamilan pada pasangan yang baru menikah, pilihan caranya adalah kondom, KB kalender, sanggama terputus, pil KB, dan sebagainya,” jelas dr. Bramundito, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Secara umum, alat penunda kehamilan atau kontrasepsi terbagi atas dua jenis yakni yang bersifat sementara dan permanen. Umumnya, KB yang cocok untuk pengantin baru adalah yang sifatnya sementara.

KB yang Cocok untuk Pengantin Baru

Apa alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah? Hal ini pasti terus menjadi pertanyaan di pikiran kita ketika Moms dan pasangan memutuskan untuk menunda memiliki anak setelah menikah.

Berikut ini KB yang cocok untuk pengantin baru yang bisa Moms dan Dads coba. Disimak yuk!

1. Kondom

KB yang cocok untuk pengantin baru yang pertama adalah kondom. Alat kontrasepsi ini adalah yang paling terkenal dan umum dipakai oleh pria. Meski begitu, terdapat juga kondom yang diperuntukkan bagi wanita dan dipasangkan pada mulut vagina setidaknya 8 jam sebelum melakukan hubungan seksual.

Kondom adalah alat kontrasepsi sementara yang hanya bisa digunakan sekali pakai namun dirasa kurang efektif mencegah kehamilan karena menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Baca Juga: 9 Kesalahan Memakai Kondom yang Membuat Kebobolan

2. Kontrasepsi Suntik

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah KB suntik. Satu suntikan efektif hingga 3 bulan. Suntikan ini mengandung hormon buatan manusia yang meniru progesteron atau kombinasi estrogen dan progesteron, yang akan menghentikan ovulasi serta mengentalkan penutup lendir di sekitar serviks, sehingga sulit bagi sperma untuk sampai ke rahim.

Depo-Provera, salah satu suntikan kontrasepsi yang paling populer, misalnya, terdiri dari hormon buatan artifisial bernama medroksiprogesteron yang berfungsi ganda untuk menghentikan ovulasi dan sperma memasuki rahim untuk mencegah pembuahan.

Suntikan ini sangat efektif dengan tingkat keberhasilan 99 persen. Ini adalah metode yang dapat diandalkan dan dianggap sebagai alat kontrasepsi terbaik bagi pasangan yang baru menikah untuk menikmati seks bebas stres.

Baca Juga: Mengikuti Program Hamil Anak Perempuan, Ini Tips dan Rincian Biayanya

3. Implan

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah implan. Sama seperti suntikan kontrasepsi, implan juga melepaskan progesteron ke dalam aliran darah, menghentikan ovulasi dan mengentalkan lendir di sekitar serviks. Implan adalah batang fleksibel sepanjang 4 inci yang ditanam di lengan atas oleh dokter. Ini adalah kontrasepsi yang ideal.

Jika jangka waktu 5 tahun sejalan dengan rencana Moms dan pasangan untuk memulai sebuah keluarga, alat kontrasepsi ini patut dipertimbangkan.

Bahkan jika Moms ingin memiliki anak lebih cepat, bisa melepas implan kapan saja untuk mendapatkan kembali kesuburan kita. Implan menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode kontrasepsi yang lebih tradisional, dan mungkin merupakan metode kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah.

4. Intrauterine Device (IUD)

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah IUD. IUDs atau Intrauterine Devices, seperti namanya, adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah sperma dan sel telur menyatu. Alat kontrasepsi ini juga menawarkan perlindungan jangka panjang.

IUD dapat tetap efektif antara 3 dan 10 tahun, tergantung pada jenis perangkat yang digunakan. Saat Moms ingin hamil, cukup lepaskan perangkatnya. IUD terbagi menjadi 2, yaitu:

  • Copper-T

Ini adalah perangkat tembaga berbentuk T kecil yang ditempatkan di dalam rahim melalui serviks. Prosedur ini perlu dilakukan di klinik atau rumah sakit dan tidak membutuhkan waktu lama.

Copper-T dapat bertahan hingga 10 tahun dan merupakan metode kontrasepsi bebas hormon. Jika Moms bermasalah dengan ketidakseimbangan hormon atau tidak ingin memompa tubuh dengan hormon buatan, ini adalah salah satu metode kontrasepsi terbaik.

  • IUD Hormonal

IUD hormonal sangat mirip dengan T-tembaga dalam hal penempatan, efektivitas, dan metode kontrasepsi mereka. Faktor yang membedakan adalah bahwa IUD hormon seperti Mirena, Skyla, Kyleena dan Liletta juga diresapi dengan hormon progestin.

Baca Juga: Apa IUD Bisa Berpindah Tempat?

Selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, ini juga digunakan untuk mengelola perdarahan berat selama periode karena kondisi seperti endometriosis, PCOD/PCOS dan fibroid rahim.

Menurut jurnal Retained Intrauterine Device (IUD), penempatan IUD di dalam rahim biasanya merupakan prosedur ginekologi yang sederhana dan aman. Tingkat kegagalan sekitar 0,2 persen untuk levonorgestrel melepaskan IUD dan 0,8% untuk Copper T.

Metode kontrasepsi ini memberikan perlindungan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dan merupakan salah satu alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah yang tertarik pada keluarga berencana.

5. Diafragma

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: fpnsw.org.au

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah diafragma. Diafragma adalah salah satu bentuk kontrasepsi tertua yang digunakan oleh wanita dan kembali lagi. Ini adalah metode penghalang di mana Moms menempatkan cangkir berbentuk kubah dangkal di dalam vagina.

Perangkat ditempatkan tepat di mulut serviks, untuk mencegah sperma mencapai sel telur. Jika Moms mencari cara untuk tidak hamil tanpa menggunakan kondom atau metode kontrasepsi invasif, ini pilihannya.

6. Pil KB

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah pil KB. Pil KB mungkin sudah tidak asing lagi. Ini adalah metode kontrasepsi lain yang telah teruji oleh waktu. Jadwal minum pil ini harus disinkronkan dengan siklus menstruasi Moms. Bergantung pada jenis pil yang kita gunakan, harus meminum satu pil setiap hari untuk jangka waktu tertentu, diikuti dengan jeda singkat, dan kemudian ulangi, hingga Moms ingin hamil.

Ini juga merupakan alat kontrasepsi hormonal dan bekerja pada jalur yang sama seperti injeksi kontrasepsi, implan atau IUD hormonal.

Satu-satunya kelemahan dari metode kontrasepsi ini adalah bahwa bahkan lupa minum beberapa pil dapat membuat rencana kita gagal. Tetapi jika Moms berhati-hati dalam meminum pil tepat waktu, ini bisa menjadi salah satu alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah.

Menurut jurnal Oral Contraceptive Pills, efektivitas bentuk kontrasepsi ini disebut sebagai penggunaan tipikal dan sempurna. Penggunaan tipikal, artinya metode ini mungkin tidak selalu bisa konsisten atau benar. Tingkat kegagalan biasanya 9 dari 100 wanita di tahun pertama penggunaan metode ini.

Baca Juga: Bagaimana Cara KB Alami dengan Menghitung Masa Tidak Subur?

7. Spermisida

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah spermisida. Alat kontrasepsi ini berbentuk seperti jeli yang dan diaplikasikan di dalam vagina 30 menit sebelum berhubungan seksual. Biasanya digunakan bersamaan dengan diafragma yang terbuat dari karet dan dipasangkan di mulut rahim.

Selain karena harus dipakai 6 jam setelah berhubungan seksual. memakai alat kontrasepsi ini akan rentan iritasi dan juga penggunanya memiliki risiko terjangkit virus kelamin.

Itu dia beberapa KB yang cocok untuk pengantin baru. Menurut dr. Bramundito, risiko kegagalan dari alat kontrasepsi yang nantinya Moms dan Dads pilih adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan?

  • Kondom: 5,4 dari 100 persen
  • KB Kalender: 13,9 dari 100 persen
  • Sanggama terputus: 13,4 dari 100 persen
  • Pil KB: 5,5 dari 100 persen
  • Suntik: 1,7 dari 100 persen
  • IUD (alat kontrasepsi dalam rahim): 1,4 dari 100 persen
  • Implan: 0,6 dari 100 persen

Jadi sudah tahu apa KB yang cocok untuk pengantin baru? Apakah Moms dan Dads sudah memutuskan juga?

Baca Juga: 5 Risiko Hamil Jika Moms Menggunakan Kontrasepsi IUD

Kalau masih bingung ingin memilih yang mana, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Bicarakan juga tentang kondisi kesehatan Moms yang sedang dirasakan saat ini.

Artikel Terkait