KESEHATAN
2 April 2020

Update Pasien Corona di Indonesia, Capai Total 1.677 Kasus Positif

Pemerintah juga telah mendistribusikan rapid test kit dan APD
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pasien corona di Indonesia bertambah sebanyak 149 kasus baru per hari Rabu (1/4/2020) kemarin. Sehingga, total kasus positif COVID-19 mencapai 1.677 kasus.

Total pasien COVID-19 di Indonesia tersebar di 32 provinsi, dan ada 1 provinsi masih dalam proses verifikasi di lapangan.

Jubir Pemerintah untuk COVID-19, dr. Achmad Yurianto, mengatakan bahwa jumlah pasien tersebut membuktikan bahwa penularan di luar masih terjadi, kontak dekat masih diabaikan, dan cuci tangan belum dijalankan dengan baik.

Baca Juga: Kontroversi Kalung Virus Shut Out Anti Corona

Detail Jumlah Pasien Corona di Indonesia

pasien corona di Indonesia

Foto: Orami Photo Stock

Selain penambahan jumlah pasien sebanyak 149 kasus positif COVID-19, ada juga penambahan untuk pasien sembuh dan meninggal.

Berdasarkan dari rilisan pers di situs Kementerian Kesehatan, total pasien yang sembuh per hari Selasa (1/4) kemarin ada 103 orang, dan sebanyak 157 pasien yang meninggal dunia.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi tertinggi untuk kasus pasien positif corona di Indonesia, diikuti oleh Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Berikut ini rincian datanya:

  1. DKI Jakarta: 808 total kasus positif, 50 sembuh, 85 meninggal
  2. Jawa Barat: 220 total kasus positif, 11 sembuh, 21 meninggal
  3. Banten: 152 total kasus positif, 7 sembuh, 14 meninggal
  4. Jawa Timur: 104 total kasus positif, 17 sembuh, 9 meninggal
  5. Jawa Tengah: 104 total kasus positif, 0 sembuh, 7 meninggal

Baca Juga: Benarkah COVID-19 Bisa Menular Lewat Udara?

Mendistribusikan Rapid Test Kit dan APD

APD-1.jpg

Foto: itv.com

Sebagai bentuk penekanan terhadap infeksi COVID-19, pemerintah memberikan rapid test kit ke dinas kesehatan di Indonesia. Diketahui, sebanyak 475.200 rapid test kit telah didistribusikan ke seluruh dinas kesehatan provinsi.

Selain itu, ada lebih dari 6.500 spesimen yang dikirimkan ke 34 laboratorium di seluruh Indonesia. Spesimen tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan diagnosa dari pemeriksaan PCR.

"Lebih dari 349 ribu APD (alat pelindung diri) telah terdistribusi dan terus akan kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang menjadi lini terdepan. 360 rumah sakit rujukan telah disiapkan baik itu RS pemerintah, RS TNI Polri, RS BUMN, maupun RS swasta," terang dr. Achmad.

Baca Juga: 5 Tips Menjaga Kesehatan Saat Tidak WFH di Kala Pandemi COVID-19

Jika Moms merasakan gejala COVID-19 seperti batuk, demam, sesak napas, atau ingin mengetahui informasi yang terpercaya tentang virus COVID-19 di Indonesia, bisa menghubungi Hotline Virus Corona 119 ext. 9.

Artikel Terkait