BAYI
14 Juni 2020

6 Variasi Menggendong dengan Jarik, Yuk Coba!

Kita bisa menggendong anak di belakang lho dengan jarik
placeholder

Foto: Instagram.com/therealmomogeisha

placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebagai orang Indonesia, menggendong dengan menggunakan jarik seperti sudah menjadi warisan turun temurun dan wajib kita lestarikan. Bahkan, para artis pun tidak ragu menggendong dengan jarik.

Salah satunya Momo Geisha. Dia terlihat begitu percaya diri menggendong buah hatinya dengan jarik yang memang tradisional sekali.

Namun, menggendong dengan jarik secara tradisional dengan menyelipkan kain di pundak akan terasa tidak nyaman, cepat pegal serta kedua tangan tidak bisa bebas.

Baca Juga: 6 Tips Aman Menggendong Anak di Belakang, Yuk Coba!

Aneka Variasi Menggendong dengan Jarik

jarik

Foto: Dok Pribadi Indah Siauw

Eits, jangan salah! Ternyata, banyak lho variasi menggendong dengan menggunakan jarik dan bisa terlihat modern. Selain modern, menggendong bisa menjadi tetap ergonomis dan memenuhi kaidah keamanan menggendong.

Menurut International Hip Dysplasia Institute, gendongan yang tidak tepat bisa secara tidak sengaja dapat menempatkan pinggul pada posisi yang tidak sehat, terutama jika digunakan untuk waktu yang lama.

Nah, meskipun tradisional, menggendong dengan jarik juga bisa sangat ergonomis dan aman bergantung variasi menggendongnya. Seperti apa variasi menggendong yang ergonomis dan aman dengan jarik? Yuk kita simak ulasannya!

1. Jarik Simpul Jangkar

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang pertama adalah jarik simpul jangkar. Beberapa tahun terakhir, metode menggendong menggunakan simpul jangkar pada jarik menjadi cukup populer. Teknik ini merupakan teknik dasar dan mudah dipraktikan.

Dengan menggunakan teknik simpul jangkar, kita bisa menggendong anak dengan aman dan nyaman serta tidak mudah merasa pegal dan sakit di bahu. Selain itu posisi anak juga bisa tetap memperhatikan posisi M-shape.

2. Simple Hip Carry

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang selanjutnya adalah simple hip carry. Simple hip carry merupakan teknik menggendong samping dengan membuat jarik menjadi seperti pouch atau geos. Caranya posisikan tengah-tengah jarik di bahu, kemudian diagonalkan kedua kain ke arah berlawanan dengan bahu.

Ukur panjang kain kira-kira sampai batas pinggang kemudian ikat mati atau menggunakan teknik flat reef knot. Putar ikatan ke belakang punggung, kemudian masukkan anak seperti menggunakan pouch.

Baca Juga: Stop Menggendong Bayi Hadap Depan, Ini Bahayanya!

3. No No No Hip Carry

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang selanjutnya adalah no no no hip carry. Teknik ini bisa menjadi alternatif menggendong bagi ibu-ibu yang kesulitan membuat simpul jangkar. Karena pada teknik ini, tidak ada simpul dan tidak ada ikatan apa-apa. Posisi anak bisa di pinggang atau pun di depan.

Walaupun teknik ini terkesan mudah dilakukan, namun cukup tricky karena harus memastikan ukuran kain cukup panjang sehingga sisa kain bisa kita selipkan di punggung kita, bukan di bawah pantat anak.

4. No Sew Ring Sling

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang selanjutnya adalah no sew ring sling. Kita bisa membuat ring sling tanpa jahitan, lho. Caranya dengan memasangkan dua buah ring khusus untuk menggendong anak, bentuknya bulat sempurna, tidak bercelah dan terbuat dari aluminium/nilon/polipropylene, di salah satu ujung kain.

No sew ring sling memang lebih mudah dari pada membuat simpul jangkar, namun mungkin agak sukar untuk mendapatkan sepasang ring tersebut.

5. Double Jarik Simpul Jangkar

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang selanjutnya adalah double jarik simpul jangkar. Teknik ini memerlukan dua buah jarik yang kemudian masing-masing di ikat dengan teknik simpul jangkar. Jadi akan ada 2 simpul jangkar di kanan dan kiri kita. Pada akhirnya teknik double jarik simpul jangkar ini seperti memakai stretchy wrap instant karena ada 2 kantung menyilang di depan.

Teknik ini bisa menjadi alternatif bila ibu sudah tidak kuat menggendong dengan tumpuan satu bahu dan belum ada budget untuk membeli jenis gendongan lain yang lebih nyaman.

6. Back Carry

Video: Youtube.com/PapipGendong

Variasi menggendong dengan jarik yang selanjutnya adalah back carry. Kita bisa menggendong anak di belakang dengan menggunakan selembar atau dua lembar jarik tergantung teknik yang kita inginkan. Teknik yang paling simple adalah ruck tied under bum, yakni teknik ruck dengan ikatan akhir di bawah pantat anak. Namun untuk menggendong anak di belakang dengan jarik memerlukan kain jarik yang cukup panjang minimal 2,6 meter.

Ada banyak teknik menggendong belakang yang bisa dicoba, di antaranya adalah sepherd's carry, half jordan back carry, bahkan bisa juga dengan menggunakan dua lembar jarik seperti menggendong dengan double jarik simpul jangkar di depan.

Baca Juga: 6 Tips Aman Menggendong Bayi, Sudah Tahu?

Banyak variasi menggendong dengan menggunakan jarik, namun pastikan kain jarik yang Moms gunakan cukup. Perbanyak menonton tutorial dari konsultan menggendong serta bisa juga bergabung ke komunitas lokal.

Jika memang masih merasa kesulitan, bisa juga berkonsultasi dengan konsultan menggendong secara langsung untuk mendapatkan arahan dan serta solusi.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan keamanan dan kenyamanan dalam menggendong anak, ya!

Artikel Terkait