KESEHATAN
6 Maret 2020

Varises Pada Testis Rentan Menyebabkan Infertilitas

Waspadai varises pada testis yang tidak menimbulkan gejala, namun menyebabkan infertilitas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Ketika mendengar kata varises, mungkin yang terlintas di pikiran Moms dan Dads adalah pembuluh darah yang terlihat menonjol atau membengkak di bagian kaki. Tapi sebenarnya, varises juga bisa terjadi di bagian tubuh lainnya. Salah satunya varises pada testis.

Uniknya, beberapa pria tidak menyadari mengalami varises pada testis, karena tidak menimbulkan gejala yang begitu terlihat. Padahal, kondisi varises pada testis dapat mengganggu kesuburan.

Varises Pada Testis

varises pada testis

Foto: medicinenet.com

Varises pada testis atau yang dikenal dengan varikokel memang seringkali tidak menimbulkan gejala yang terlihat seperti varises pada kaki. Namun, “jika varikokel memiliki ukuran yang signifikan, dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Beberapa pria melaporkan perasaan lebih berat pada salah satu testis atau rasa ‘ganjil’ pada testis,” ungkap urolog reproduksi dari Shady Grove Fertility, Dr. Paul Shin, seperti dikutip dari shadygrovefertility.com. Diagnosis akan varises pada testis pun juga didasarkan pada ukuran varikokel.

Jika varikokel cukup besar, maka Dokter dapat merasakannya saat pengecekan langsung. Namun jika varikokel kecil atau pasien merasa kurang nyaman, maka perlu dilakukan pemeriksaan USG.

Baca Juga: Bagaimana Mencegah Varises Pada Ibu Hamil?

Pengaruh Varises Pada Testis

varises pada testis

Foto: additudemag.com

Menurut Profesor Urologi dan Pengobatan Reproduksi di Weill Cornell Medical College, ada dua manfaat dari testis. “Satu untuk memproduksi sel seks (sperma) dan untuk memproduksi testosterone,” ungkapnya, seperti dikutip dari sciencedaily.com.

Produksi testosteron akan berkurang jika varikokel semakin besar dan terikat mengelilingi testis. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Marc dan dipresentasikan pada rapat tahunan American Society for Reproductive Medicine (ASRM) pada tahun 2007 di Washington, D. C.

Ditemukan bahwa varises pada testis ini dapat turun temurun dan ditemukan pada 15% pria dan menyebabkan penurunan jumlah serta kualitas sperma. Bahkan 35% dari semua kasus infertilitas (percobaan kehamilan pertama) dan 80% infertilitas kedua (mencoba hamil selanjutnya) disebabkan oleh varikokel.

Baca Juga: 4 Cara Menangani Varises, Jangan Dianggap Remeh!

Pengobatan Varikokel

varises pada testis

Foto: londonandrology.co.uk

Namun dari penelitian yang sama, Dr. Marc juga menemukan bahwa pengangkatan varises pada testis dapat meningkatkan level testosteron hingga 100% pada dua pertiga pria yang menjadi objek penelitian.

Seperti diketahui, testosteron merupakan salah satu hormon penting untuk pembuahan dan memberi peluang yang baik pada fertilitas. Dikutip dari shadygrovefertility.com, ada dua pengobatan umum yang bisa dilakukan pada penderita varises pada testis.

Salah satunya ada operasi mikro, dimana dokter urologi reproduksi akan membuat irisan operasi di pangkal paha, tepat dimana testis keluar dari perut. Dengan bantuan alat USG khusus, Dokter akan menentukan bagian mana yang abnormal dan mengikatnya.

Baca Juga: Begini Cara Mencegah Varises Saat Hamil yang Mudah Dilakukan

Pengobatan kedua adalah dengan embolisasi di mana perawatan ini tidak memerlukan sayatan. Sebaliknya, ahli radiologi akan mengakses melalui vena pada leher atau kaki dan secara selektif menghalangi setiap vena abnormal.

Itulah informasi mengenai varises pada testis atau varikokel. Jika Dads mengalami gejala varikokel, ada baiknya berkonsultasi dengan Dokter. Karena meski seringkali tidak menimbulkan ketidaknyamanan, namun varikokel rentan menyebabkan infertilitas.

Artikel Terkait