3-5 TAHUN
19 September 2019

6 Vitamin untuk Anak yang Penting Dikonsumsi Sehari-hari

Vitamin B membantu memproduksi sel darah merah pada anak
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms tentu sudah paham bahwa asupan nutrisi dan gizi seimbang itu penting dalam tumbuh kembang Si Kecil, bahkan sejak dalam kandungan.

Namun, terlepas dari upaya dari orang tua, anak-anak mungkin tidak selalu mendapatkan semua vitamin dan mineral yang mereka butuhkan.

Apalagi, ketika Si Kecil mengalami masa-masa GTM (Gerakan Tutup Mulut), akan menjadi sebuah tantangan bagi Moms untuk menjaga asupan nutrisi harian anak.

Mengutip Stanford Children's Health, ketahui jenis-jenis vitamin untuk anak yang perlu ada di menu makanan hariannya berikut ini.

Baca Juga: Bolehkah Memberikan Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Anak?

Jenis Vitamin Penting untuk Anak

1. Vitamin A

anak makan wortel.jpg

Vitamin A penting untuk kesehatan kulit, dan juga membantu penglihatan dan perbaikan jaringan tubuh.

Sumber vitamin A dalam jumlah besar dapat ditemukan dengan mengonsumsi sayuran kuning dan jingga seperti wortel, produk susu, dan hati.

2. Vitamin B

anak makan telur-1.jpg

Vitamin B adalah vitamin untuk anak yang penting dalam membantu memproduksi sel darah merah dan proses metabolisme tubuh.

Vitamin B banyak ditemukan dalam produk daging, unggas, ikan, kedelai, susu, telur, biji-bijian, roti dan sereal yang diperkaya vitamin B.

Baca Juga: Resep MPASI yang Bagus untuk Vitamin Mata

3. Vitamin C

anak makan jeruk-1.jpg

Vitamin C diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan dan melawan infeksi. Selain itu, vitamin untuk anak ini juga dapat memperkuat jaringan, otot, dan kulit.

Untuk dosis vitamin C terbaik, ajak Si Kecil mengonsumsi buah jeruk, stroberi, tomat, kentang, kecambah, bayam, dan brokoli.

4. Vitamin D

anak jarang mendapat sinar matahari, apakah berpengaruh pada pertumbuhan giginya 1

Vitamin D membantu membentuk dan mempertahankan gigi serta tulang yang kuat, untuk membantu penyerapan mineral seperti kalsium.

Vitamin D banyak ditemukan pada produk susu dan minyak ikan. Selain itu, paparan sinar matahari juga merupakan cara untuk mendapatkan vitamin D.

Namun, jangan mengajak Si Kecil berjemur di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa perlindungan SPF ya, Moms.

"Hanya 10 hingga 20 menit dari paparan sinar matahari sudah membuat anak mendapatkan vitamin D yang cukup," jelas Peter Nieman, dokter anak di Calgary dan pendiri Healthykids.ca, mengutip Today's Parent.

5. Zat Besi

anak makan daging kambing-1.jpg

Zat besi berkontribusi pada produksi darah dan pembentukan otot. Hal ini penting didapatkan Si Kecil yang sedang mengalami masa pertumbuhan yang sedang berkembang pesat.

"Menjelang usia 4-6 bulan, Anda mungkin perlu menambahkan asupan zat besi harian karena kadar zat besi secara alami turun dalam ASI mendekati usia enam bulan," jelas Natasha Burgert, MD, dokter anak di Kansas City, MO, mengutip The Healthy.

Zat besi bisa didapatkan dengan mengonsumsi daging sapi, kalkun, ikan, kacang-kacangan, dan roti dan sereal yang diperkaya zat besi.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Vitamin?

6. Kalsium

haruskah balita minum susu sebelum tidur 3

Kalsium juga merupakan vitamin untuk anak yang sangat penting untuk pengembangan dan pemeliharaan tulang dan gigi sehat.

"Anda ingin memaksimalkan pembentukan tulang dan mereka butuh kalsium dan vitamin D untuk membantu proses tersebut," jelas Jackie McKenzie, ahli diet terdaftar, dilansir Today's Parent.

Kurang mengonsumsi kalsium selama masa kanak-kanak tidak hanya memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tulang, tetapi juga menyebabkan tulang lemah, rapuh, yang bisa menyebabkan osteoporosis.

Untuk asupan kalsium yang terbaik bisa didapatkan dari susu rendah lemak, sarden, yogurt, dan keju, juga beberapa sayuran seperti brokoli.

Artikel Terkait