PROGRAM HAMIL
23 Juli 2020

Vitamin untuk Program Hamil, Apa saja yang Harus Dikonsumsi?

Asupan apa yang bagus untuk Moms dan janin?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Untuk pasangan yang sudah menikah lama tetapi masih belum mendapat dikaruniai anak, mengikuti program hamil merupakan salah satu pilihan yang tepat.

Namun untuk mendukung kesuksesan program hamil ini, Moms juga harus memperoleh asupan nutrisi yang tepat, baik itu dalam makanan maupun vitamin yang dibutuhkan.

Karena itu, Moms harus mengonsumsi jenis-jenis vitamin untuk program hamil sehingga membantu mempersiapkan tubuh sekaligus memberikan asupan nutrisi pada bayi.

"Nutrisi yang baik dapat membantu ibu untuk hamil dan mempersiapkan tubuh untuk memberi nutrisi pada bayi," kata Natalie Burger, spesialis kesuburan di Texas Fertility Center.

Vitamin untuk program hamil akan membantu tubuh mempertahankan kehamilan yang sehat. Jika diet gizi seimbang akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan, suplemen tambahan dapat membantu menambah vitamin yang Moms dapatkan dari makanan.

Yuk, cari tahu apa saja fungsi vitamin untuk program hamil dan apa saja vitamin yang dibutuhkan bagi Moms berikut ini.

Baca Juga: Adakah Risiko Komplikasi pada Program IVF?

Fungsi Vitamin untuk Program Hamil

vitamin program hamil

Foto: Orami Photo Stock

Tentunya Moms perlu memenuhi asupan nutrisi tidak hanya pada saat menjalani masa kehamilan, tetapi juga penting mengonsumsi vitamin untuk program hamil.

Kombinasi vitamin dan kesuburan yang tepat baik bagi Moms dan juga Dads, dapat membantu meningkatkan peluang untuk hamil.

Dari meningkatkan kualitas telur hingga meningkatkan motilitas sperma, penelitian dalam jurnal Clinical Medicine Insights menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin kesuburan dapat meningkatkan peluang untuk hamil dalam waktu yang lebih singkat.

"Seringkali, cara paling efektif untuk mendukung kesuburan adalah dengan menganalisis secara akurat nutrisi mana yang kurang, sehingga menjadi prioritas untuk ditangani dan dioptimalkan," jelas Aumatma Shah, ND, dokter naturopati dan ahli gizi, mengutip The Bump.

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Dibicarakan dengan Pasangan Sebelum Memulai Program Hamil

Jenis Vitamin untuk Program Hamil

Ada banyak vitamin untuk membantu program hamil, dan Moms disarankan untuk mulai mengonsumsinya sekitar 2-3 bulan sebelum mencoba untuk hamil. Yuk, cari tahu daftar lengkapnya berikut ini.

1. Asam Folat

vitamin program hamil-asam folat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari jurnal Maternal and Child Nutrition direkomendasikan bagi wanita yang sedang program hamil untuk melengkapi makanan dengan asupan vitamin D dan asam folat sebelum konsepsi dan selama kehamilan.

Jenis vitamin untuk program hamil satu ini memiliki banyak manfaat, terutama asam folat. Vitamin ini bermanfaat untuk kesuburan dan kehamilan, serta dapat membantu mengurangi cacat lahir.

Moms juga harus mencari vitamin program hamil yang mengandung zat besi, yodium, dan kalsium, karena penting untuk kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.

Konsumsi asam folat bisa ditemukan pada makanan seperti kacang, jus jeruk alami, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli, dan sereal.

Baca Juga: Simak Manfaat Folavit, Suplemen Asam Folat untuk Program Hamil, Yuk!

2. Vitamin D

vitamin untuk program hamil, program hamil

Foto: healthifyme.com

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa jenis vitamin D dapat membantu Moms yang menjalani program hamil.

Berdasarkan jurnal Clinical Endocrinology & Metabolism (JCEM), ada hubungan antara kadar vitamin D dan tingkat keberhasilan program hamil IVF.

Dalam penelitian ini, wanita dengan asupan vitamin D yang cukup dua kali lebih berhasil untuk hamil dibandingkan dengan mereka yang kekurangan vitamin.

Para peneliti percaya hal ini karena vitamin D meningkatkan produksi telur yang sehat dan meningkatkan kemungkinan embrio tertanam dalam rahim. Vitamin D pun jadi vitamin penting dalam program hamil.

Vitamin D diproduksi oleh tubuh ketika terpapar sinar matahari dan juga dapat ditemukan di dalam makanan sehat yang dikonsumsi. Vitamin ini penting untuk program hamil, jadi Moms harus mengoptimalkan kadar vitamin D sebagai bagian dari perencanaan program hamil.

Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta tentang Program Hamil, Moms Wajib Tahu!

3. Seng

vitamin program hamil-zinc

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah penelitian dari Pennsylvania State University menyimpulkan bahwa kekurangan seng dapat memiliki efek negatif pada perkembangan sel telur.

Wanita yang mengikuti program hamil harus benar-benar memikirkan konsumsi seng dalam dietnya dan juga untuk Dads, dan perlu memikirkan seluruh makanan yang dikonsumsi dan faktor kesehatan lainnya.

Menurut National Institute of Health, sumber nutrisi seng terdapat pada tiram, daging merah dan unggas, kacang-kacangan, jenis makanan laut tertentu (seperti kepiting dan lobster), biji-bijian, sereal, dan produk susu.

4. Vitamin E

vitamin program hamil-vitamin e

Foto: Orami Photo Stock

Vitamin untuk program hamil selanjutnya yang dibutuhkan oleh para Moms adalah vitamin E. Kadar vitamin E penting karena vitamin ini ditemukan dalam cairan di sekitar telur yang sedang berkembang.

Ketika dikonsumsi oleh pria, vitamin E juga membantu meningkatkan kesehatan sperma. Ini juga memiliki sifat antioksidan yang kuat untuk kedua jenis kelamin.

Mengutip Harvard School of Public Health, sumber vitamin E bisa ditemukan dalam minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran seperti minyak biji gandum, minyak kedelai, biji bunga matahari, kacang almond, kacang tanah, selai kacang, bayam, mangga, dan alpukat.

Baca Juga: 3 Manfaat Serum Vitamin C untuk Kulit Ibu Hamil

5. Kolina

vitamin untuk program hamil, program hamil

Foto: sbs.com.au

Kolina atau choline termasuk vitamin untuk program hamil yang amat dibutuhkan agar sukses mendapatkan sang buah hati. Faktanya, hanya 5-10 persen wanita hamil yang memenuhi asupan vitamin ini.

"Kolin sangat penting untuk meningkatkan kesehatan di semua tahap kehidupan tetapi sangat penting untuk kesehatan otak di awal kehidupan janin, juga untuk mencegah penurunan kognitif," kata Elizabeth Shaw, ahli diet terdaftar dari California.

Kolina dapat diperoleh dari berbagai makanan, dan umumnya dalam bentuk fosfatidilkolin dari lesitin, sejenis lemak. Beberapanya seperti hati sapi dan ayam, telur, ikan kod segar, salmon, kembang kol, brokoli, dan minyak kedelai.

6. Vitamin B

vitamin program hamil-vitamin b

Foto: Orami Photo Stock

Vitamin B, yang sering disebut sebagai vitamin B kompleks, adalah vitamin penting untuk program hamil dan selama kehamilan, terutama vitamin B6, B9, dan B12.

Mengutip American Pregnancy Association, ketiga vitamin ini secara khusus membantu meminimalkan risiko cacat lahir serta meringankan beberapa gejala kehamilan.

Inilah sebabnya mengapa asupan vitamin prenatal berkualitas adalah cara yang bagus untuk memastikan Moms mendapatkan semua vitamin yang dibutuhkan Moms dan janin untuk kehamilan yang sehat.

Tentu saja, vitamin prenatal tidak dimaksudkan untuk menggantikan diet yang sehat, tetapi sebagai asupan nutrisi pendukung.

Moms bisa mendapatkan vitamin B dari buncis, biji-bijian utuh, sayuran berdaun hijau, daging, dan telur.

Baca Juga: Berapa Banyak Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh Dalam Sehari?

7. Vitamin C

vitamin program hamil-vitamin c

Foto: Orami Photo Stock

Dikenal sebagai vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga merupakan salah satu vitamin yang penting untuk program hamil lho, Moms.

Menurut jurnal Nutrients, vitamin C berkontribusi terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh, dan berpotensi melindungi tubuh terhadap stres oksidatif dari lingkungan sekitar.

Tetapi tidak hanya itu, vitamin C juga meningkatkan penyerapan zat besi dan produksi progesteron. Wanita yang memiliki cacat fase luteal masalahnya karena kadar progesteron yang tidak cukup.

Karena itu, peningkatan asupan vitamin C bisa meningkatkan kesuburan wanita. Sementara pada pria, vitamin ini membantu meningkatkan kesehatan dan motilitas sperma.

Moms bisa mengonsumsi jeruk, mangga, tomat, stroberi, ceri, kacang polong, dan kentang sebagai sumber vitamin C yang alami.

8. Asam Lemak Omega-3

vitamin program hamil-omega 3

Foto: Orami Photo Stock

Asam lemak omega-3 juga menjadi vitamin untuk program hamil yang penting. Mengutip Parents.com, asam lemak omega-3 penting karena tubuh tidak dapat memproduksinya secara alami.

Nutrisi ini membantu folikel ovarium melepaskan sel telur, meningkatkan aliran darah ke rahim, dan menyeimbangkan hormon. Banyak studi menunjukkan bahwa nutrisi ini dapat membantu perkembangan otak dan IQ janin.

Karena tidak semua vitamin mengandung omega-3 sehingga Moms mungkin membutuhkan suplemen tambahan.

Sumber alami asam lemak omega-3 bisa didapatkan dengan mengonsumsi biji rami, minyak biji rami, salmon, mackerel, ikan kod, sarden, ikan teri, kacang kenari, dan telur dari ayam yang diberi makan omega-3.

Baca Juga: Minum Suplemen Saat Hamil, Ketahui Mana yang Aman dan Tidak!

Rekomendasi Vitamin untuk Program Hamil

Jika Moms ingin mengonsumsi suplemen vitamin untuk program hamil, berikut ini beberapa produk yang bisa menjadi pilihan tepat.

1. Afolat 400 mcg

afolat.jpg

Afolat 400 mg bisa menjadi suplemen untuk program hamil dengan harga yang ekonomis. Afolat diproduksi oleh PT. Rama Emerald Multi Sukses dan telah terdaftar pada BPOM.

Mengutip K24, pada setiap tablet Afolat mengandung 400 mcg asam folat, tanpa ada tambahan nutrisi dan vitamin lainnya. Moms bisa mendapatkan Afolat 400 mcg dengan kisaran harga Rp1.400 untuk 1 strip dengan isi 10 tablet.

Afolat merupakan suplemen ibu hamil yang dapat membantu meningkatkan peluang hamil dengan cara menguatkan sel telur. Tetapi, suplemen ini juga bisa diminum oleh Dads untuk membantu tingkatkan jumlah dan kualitas sperma.

2. Blackmores Conceive Well Gold™

Blackmores-Conceive-Well-Gold.webp

Moms tentu sudah familiar dengan produk Blackmores. Blackmores punya varian suplemen vitamin untuk program hamil yaitu Blackmores Conceive Well™ Gold.

Dalam situs resmi Blackmores, suplemen ini menyediakan nutrisi penting, termasuk asam folat, yodium, zat besi, dan omega-3 yang dibutuhkan untuk program kehamilan yang sehat.

Suplemen ini mengandung dosis harian 500 mikrogram asam folat yang dapat mengurangi risiko cacat janin jika dikonsumsi selama 1 bulan sebelum pembuahan dan selama trimester pertama kehamilan.

Ada yodium yang mendukung perkembangan otak janin yang sehat, zat besi untuk perkembangan janin yang sehat, serta minyak ikan sebagai sumber asam lemak rantai panjang omega-3.

Dengan manfaat yang banyak, wajar jika produk Blackmores Conceive Well Gold cukup mahal. Dengan kisaran harga Rp300.000-an untuk isi 28 kapsul.

Baca Juga: Masih Mempertimbangkan Program Hamil IVF? Simak Penjelasannya di Sini!

3. Folavit Promil 400 mcg

Folavit Promil.jpg

Folavit Promil 400 mg juga bisa menjadi produk suplemen vitamin lain untuk program hamil.

Mengutip K24, vitamin ini cocok bagi Moms yang ingin merencanakan kehamilan dan bisa dikonsumsi selama kehamilan untuk mencegah efek neural tube pada bayi.

Konsumsi folavit sehari-hari selama masa kehamilan yang dianjurkan adalah 400 sampai 800 mcg per hari. Namun untuk kehamilan kembar, beberapa ahli menganjurkan untuk mengonsumsi 1 mg per hari.

4. Ever E 250

Ever E 250.jpg

Ever E 250 mengandung 250 IU vitamin E yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin E harian.

Meskipun fungsinya meregenerasi sel kulit untuk meelihara kesehatan kulit sehingga tetap lembap, kenyal, dan mencegah penuaan dini, tetapi suplemen vitamin ini juga bisa dikonsumsi untuk program hamil.

Dalam situs Konimex, Ever E 250 tersedia dalam kemasan botol isi 30 soft capsule dan kemasan dus isi 6 strip dan 12 strip.

5. Profertil

Profertil.jpg

Profertil menjadi rekomendasi suplemen vitamin untuk program hamil yang bisa menjadi pilihan lainnya.

Mengutip situs Kalbe Med, cara kerja Profertil bisa dilakukan dengan merangsang hipotalamus di otak sehingga mensekresikan GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) yang akan merangsang kelenjar hipofisis anterior untuk mensekresi FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone).

Pada wanita FSH dan LH akan merangsang ovarium sehingga terjadi ovulasi (pematangan dan pengeluaran telur dari ovarium).

Sementara, pada pria LH akan merangsang sel Leydig, yang akan mensekresikan testosteron yang bersama FSH akan merangsang tubulus seminiferus untuk memproduksi spermatozoa (proses spermatogenesis).

Itu dia beberapa daftar vitamin untuk program hamil yang dibutuhkan. Jika Moms ingin mengonsumsi suplemen vitamin tambahan, ada baiknya berkonsultasi ke dokter tentang anjuran dosis yang tepat ya, Moms.

Artikel Terkait