KEHAMILAN
17 Juli 2020

Waktu Berhubungan Intim di Pagi/Malam, Benarkah Pengaruhi Peluang Hamil?

Ini pilihan waktunya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Mengatur waktu berhubungan intim disebut-sebut menjadi salah satu cara yang sangat efektif untuk meningkatkan peluang hamil.

Selain seberapa seringnya dilakukan, waktu berhubungan intim dalam sehari kabarnya juga turut mempengaruhi keberhasilan program hamil.

Lantas, berhubungan intim saat pagi, siang atau malah harikah yang paling tepat untuk meningkatkan keberhasilan promil?

Baca Juga: Aktif Berhubungan Intim, Berikut 4 Tips Merawat Vagina

Studi: Sperma Di Pagi Hari Yang Paling Berkualitas

Berhubungan Intim Saat Pagi/ Malam, Benarkah Pengaruhi Peluang Hamil? 1

Foto: freepik.com

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chronobiology International, pagi hari adalah waktu yang terbaik untuk berhubungan intim bagi pasangan yang menjalani program hamil.

Para peneliti menyebut bahwa alasannya adalah karena di pagi hari kualitas semen diketahui paling baik sehingga dapat meningkatkan keberhasilan konsepsi. Termasuk untuk pembuahan pada teknologi reproduksi berbantuan.

Baca Juga: Mengetahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Program Hamil?

Berhubungan Intim Di Pagi Hari “Mengejar” Ovulasi

Berhubungan Intim Saat Pagi/ Malam, Benarkah Pengaruhi Peluang Hamil? 2

Foto: freepik.com

Selain karena faktor kualitas sperma, Dr. Daniel Kort, seorang OB/ GYN dan ahli endokrinologi reproduksi di Neway Fertility, mengatakan kepada Fatherly bahwa waktu berhubungan intim di pagi hari saat program hamil juga dinilai sangat baik karena dapat menurunkan risiko melewatkan waktu ovulasi.

“Beberapa wanita akan berovulasi ketika mendekati pagi hari dan bagi mereka berhubungan seksual di pagi hari mungkin membantu (terjadinya pembuahan),” kata Dr. Kort.

Dr. Kort juga menjelaskan bahwa sperma umumnya membuahi sel telur dalam waktu 72 jam setelah berhubungan intim.

Tetapi ketika jendela ovulasi seorang wanita lebih pendek dari 72 jam, mencoba untuk berhubungan seksual di pagi hari membuat mereka memiliki peluang untuk “mengejar” waktu ovulasi yang mungkin berakhir sebelum malam hari.

Baca Juga: 3 Pelumas Alternatif Alami yang Aman Digunakan Saat Berhubungan Intim

Pagi atau Malam, Tidak Selalu Penting

Berhubungan Intim Saat Pagi/ Malam, Benarkah Pengaruhi Peluang Hamil? 3

Foto: freepik.com

Meskipun beberapa ahli dan penelitian menyebutkan bahwa berhubungan intim di pagi hari adalah yang terbaik, beberapa dokter dan ahli menyebut bahwa hal itu tidak selalu benar.

“Meskipun waktu berhubungan intim memang mempengaruhi sperma Anda, jika Anda memiliki sperma yang sehat, hasilnya tidak akan terlalu berbeda. Jadi itu tidak akan mempengaruhi peluang pasangan Anda untuk hamil,” jelas Amin Gafar, Konsultan Spesialis OB-GYN, seperti dikutip dari Baby Center Canada.

“Misalnya, katakan bahwa jumlah sperma Anda berubah dari 87 juta di pagi hari menjadi 88 juta di malam hari. Ini mungkin terdengar seperti banyak, tetapi hanya perlu satu ‘perenang’ kecil untuk membuahi sel telur.”

Lebih lanjut, Dr. Amin menyebutkan bahwa alih-alih terlalu memikirkan waktu berhubungan intim, pasangan yang melakukan program hamil harus lebih fokus untuk menjalankan gaya hidup sehat.

Menurutnya, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan bervariasi dapat sangat berguna untuk menjaga sperma dalam kondisi sperma. Selain itu, meluangkan waktu untuk bersantai dan melakukan hubungan seksual secara teratur, setiap dua atau tiga hari sekali, kapan waktunya. Juga dapat meningkatkan keberhasilan program hamil.

“Semakin rendah stres Anda dan pasangan, semakin tinggi gairah seks Anda. Beberapa wanita juga merasa lebih berminat untuk berhubungan seks selama masa subur. Jadi berhubungan seks-lah kapan pun Anda berdua dalam suasana hati yang baik, entah itu saat siang atau malam hari.”

Nah, jadi itulah Moms penjelasan mengenai pilihan waktu berhubungan intim terbaik saat program hamil. Di mana intinya, waktu terbaik tetaplah yang paling membuat Moms dan Dads merasa nyaman.

Baca Juga: Vagina Berdarah Saat Berhubungan Intim, Wajar Atau Malah Berbahaya?

Artikel Terkait