KESEHATAN
2 Oktober 2019

Waspada, Ini 4 Jenis Tumor Otak yang Paling Sering Dialami

Sakit kepala kronis hingga membangunkan tidur bisa jadi tanda alami kanker otak
Artikel ditulis oleh Amelia
Disunting oleh Dina Vionetta

Tumor otak adalah adanya pertumbuhan dan berkembangnya sel-sel yang tidak normal, di mana sel-sel ini berkembang biak secara tidak terkendali.

Mengutip American Associaton of Neurological Surgeons, ada lebih dari 150 tumor otak yang telah dicatat, tetapi ada dua kelompok utama tumor otak: primer dan metastasis.

Tumor otak primer berasal dari jaringan otak atau lingkungan terdekat otak. Tumor primer dikategorikan lagi menjadi: glial atau non-glial. Tumor jenis ini ada yang jinak atau ganas.

Sementara, tumor otak metastasis muncul di tempat lain di tubuh (seperti payudara atau paru-paru) dan bermigrasi ke otak, biasanya melalui aliran darah. Tumor metastasis dianggap kanker dan ganas.

Baca Juga: Mengenal Medulloblastoma, Tumor Otak Ganas Pada Anak

Gejala Tumor Otak

tumor otak.jpg

Mengutip Mayo Clinic, tanda dan gejala tumor otak sangat bervariasi, dan tergantung pada ukuran, lokasi, dan laju pertumbuhan tumor otak.

Tanda dan gejala umum tumor otak bisa termasuk:

  • Baru mengalami atau ada perubahan pola sakit kepala
  • Sakit kepala secara bertahap menjadi lebih sering dan lebih parah
  • Mual atau muntah karena alasan yang tidak bisa dijelaskan
  • Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda
  • Hilangnya sensasi atau gerakan secara bertahap di lengan atau kaki
  • Kesulitan menjaga keseimbangan
  • Kesulitan bicara
  • Kebingungan dalam urusan sehari-hari
  • Perubahan kepribadian atau perilaku
  • Kejang, terutama pada seseorang yang tidak memiliki riwayat kejang
  • Masalah pendengaran

Baca Juga: Kenali Gejala Gegar Otak Pada Balita

Jenis Tumor Otak

Ada banyak sekali jenis tumor otak. Namun, berikut ini 4 jenis tumor yang umum dan paling banyak terjadi, mengutip dari PennMedicine.org.

1. Metastatis

Sakit kepala.jpg

Tumor otak ini umumnya terjadi pada orang dewasa. Tumor metastasis muncul dari kanker yang terbentuk di tempat lain di tubuh, kemudian menyebar ke otak.

Meskipun tingkat kejadian pasti tidak diketahui, American Brain Tumor Association memperkirakan antara 200.000 dan 300.000 tumor otak metastatik didiagnosis setiap tahun.

Robert Lustig, M.D., Profesor Onkologi Radiasi Klinis, mengatakan bahwa tumor metastasis paling sering berasal dari kanker paru-paru atau payudara.

"Tumor metastasis yang lebih besar akan ditangani melalui pembedahan (yang berarti dihilangkan), sementara tumor yang lebih kecil dapat diobati dengan pisau gamma, bentuk terapi radiasi yang memfokuskan 200 sinar radiasi kecil ke daerah tumor," jelasnya.

2. Meningioma

kulit kepala gatal.jpg

Tumor ini secara teknis bukan tumor otak, karena mereka terbentuk di meninges, selaput yang melapisi tengkorak dan kanal vertebral.

Tetapi pertumbuhan tumornya dapat memengaruhi otak dengan menyebabkan kecacatan seperti gangguan penglihatan dan pendengaran, hilang ingatan, atau kejang.

Serangan meningioma semakin meningkat seiring bertambahnya usia, dan tumor yang bertumbuh lambat, sehingga gejalanya dapat berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu.

"Meningioma adalah tumor bersifat jinak. Namun, jika tumor mulai memengaruhi kualitas hidup, dokter akan mengangkatnya atau mengobatinya dengan terapi radiasi. Tanda awal meningioma yang paling umum adalah sakit kepala kronis," kata Dr. Lustig.

Baca Juga: Yuk Kenali Apa Saja Penyebab Tumor Otak, Penyakit yang Diderita Ibu Tya Ariestya

3. Glioblastoma

jenis sakit kepala-1.jpg

Glioblastoma adalah tumor otak primer paling umum, yang berasal dari otak. Tumor ini juga menjadi yang paling mematikan.

Sekitar 15.000 kasus baru glioblastoma didiagnosis setiap tahun, dengan tingkat kelangsungan hidup rata-rata dalam jangka waktu 11-15 bulan.

"Berbagai pendekatan perawatan sering digunakan untuk melawan glioblastoma, termasuk reseksi bedah, terapi radiasi, dan kemoterapi," kata Dr. Lustig.

4. Astrositoma

sakit kepala, kapan harus ke dokter 2

Tumor primer ini berasal dari sel yang disebut astrosit, terletak di serebrum otak.

Tingkat keganasan tumor astrositoma bisa bervariasi, kadang-kadang tumbuh lambat (Kelas II) dan kadang-kadang tumbuh lebih agresif (Kelas III).

"Pendekatan pengobatan untuk astrositoma selalu melibatkan pembedahan, dan kadang-kadang kemoterapi dan terapi radiasi," terang Dr. Lustig.

Secara garis besar, sakit kepala persisten adalah tanda-tanda awal paling umum dari tumor otak.

Dr. Lustig mengatakan ada beberapa cara untuk membedakan sakit kepala normal dengan sakit kepala yang bisa menandakan tumor otak.

"Jika frekuensi sakit kepala meningkat, dan terjadi selama berhari-hari dan berminggu-minggu, dan bila sakit kepala menjadi begitu kuat sehingga membangunkan Anda ketika tidur, ini bisa jadi gejala tumor otak," jelas Dr. Lustig.

Untuk orang yang tidak memiliki riwayat sakit kepala kronis, bila tiba-tiba mulai mengalami sakit kepala ini, maka ini adalah kondisi yang perlu dikhawatirkan.

Nah, itulah tumor otak yang paling sering dialami. Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit ini, ya, Moms. Jaga kesehatan selalu!

(AP)

Artikel Terkait